Sukses

Viral, Ocehan Anak PM Israel di Depan Kelab Tari Telanjang

Liputan6.com, Tel Aviv - Kabar tak mengenakkan kembali terdengar dari keluarga Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.

Belum usai kasus korupsi yang menjerat sang istri dan dirinya, baru-baru ini terungkap bahwa anak lelakinya terekam tengah membual soal kesepakatan gas sang ayah. Parahnya, rekaman suara itu terjadi di luar kelab tari telanjang.

Pengacara keluarga PM Israel langsung berusaha menghentikan peredaran rekaman suara Yair Netanyahu itu.

Dalam sebuah audiotape, terdengar Yair mengatakan ayahnya membantu mendorong kesepakatan senilai US$ 20 miliar bagi seorang konglomerat gas.

Dikutip dari The Guardian pada Rabu (10/1/2017), rekaman di luar kelab bugil itu adalah temuan terbaru soal dugaan hubungan keluarga Netanyahu dengan para konglomerat. Sejauh ini, relasi antara keduanya telah menelurkan dua investigasi korupsi  terkait sang perdana menteri.

Menurut Israel Television Channel, rekaman tersebut memperdengarkan suara Yair Netanyahu dan Ori Maimon, anak dari konglomerat gas Kobi Maimon.

Maimon Senior adalah pemegang saham di Isramco, yang memiliki ladang gas Tamar.

Menurut laporan tersebut, Yair dan teman-temannya, dikawal pengawal dan pengemudi yang digaji dari kas negara, berangkat dari satu klub striptease ke klub lainnya.

Dia dan Maimon terdengar berdebat tentang 400 shekel (US$ 116) saat mereka meninggalkan klub.

Terdengar suara Yair kepada kepada temannya, "Bro, jangan bercanda dengan saya. Ayah saya sudah membuat kesepakatan hebat untuk ayahmu. Dia bertempur di Knesset (parlemen) untuk ini."

Dia melanjutkan, "Bro, ayah saya sudah mengatur kesepakatan seharga US$ 20 miliar untuk ayahmu, dan kau tak mau memberikan 400 shekel?"

Rekaman tersebut diduga terjadi pada tahun 2015, di mana Israel saat itu berada di tengah kontroversi politik mengenai deposit gas alam yang baru ditemukan dan hak untuk mengebornya.

Selain isi ocehan Yair, yang paling menyebabkan kegemparan di Israel adalah temuan bahwa penjaga keamanan negara dan mobil yang disediakan pemerintah digunakan untuk mengangkut anak Netanyahu dan teman-temannya ke kelab-kelab tari telanjang.

Masalahnya, penyediaan pengawal keamanan untuk anak-anak Netanyahu sudah kontroversial sebelum temuan itu. 

 

1 dari 2 halaman

Seperti Apa Yair Netanyahu?

Yair, sekarang berusia 26 tahun, dikenal memiliki reputasi negatif atas perilaku kasarnya. Ucapannya, serius atau tidak, membuat kemarahan rakyat Israel meningkat.

Perilakunya yang berkawan dengan anak-anak tajir membuat publik makin kesal karena memperkuat adanya hubungan kongkalikong keluarga Netanyahu dengan para konglomerat.

Pengungkapan rekaman tersebut terjadi pada saat yang sangat sensitif bagi Benjamin Netanyahu.

Hal itu terjadi karena dia tengah menunggu rekomendasi kepolisian terkait dua penyelidikan kasus korupsi atas tindakannya, yang salah satunya melibatkan penerimaan hadiah dari para dermawan kaya.

Investigasi tersebut, yang dikenal dengan Case 1000, melibatkan pengusaha miliarder Australia James Packer, yang juga memiliki hubungannya dengan Yair Netanyahu.

Keprihatinan publik atas lambannya penyelidikan polisi telah menelurkan demonstrasi antikorupsi yang menuntut Netanyahu untuk mundur.

Pengacara keluarga Netanyahu, Yossi Cohen, mengirim sebuah surat mendesak kepada Israel Television News Company untuk menahan rekaman itu bocor ke publik.

Dalam sebuah pernyataan ke saluran televisi tersebut, juru bicara keluarga Netanyahu mengatakan, rekaman tersebut merupakan "perburuan penyihir" (witch hunt) yang dimaksudkan untuk merongrong wibawa perdana menteri."

"Perburuan penyihir Anda telah mencapai titik terendah baru dan belum pernah terjadi sebelumnya dengan menyiarkan rekaman rahasia dari hal-hal yang dikatakan secara bercanda dua setengah tahun yang lalu, antar dua anak muda yang tengah asyik minum alkohol," kata pernyataan tersebut.

Tahun lalu, Yair Netanyahu mendapat pujian tak terduga dari kelompok neo-Nazi AS, termasuk situs sayap kanan Daily Stormer, setelah memajang meme antisemit di media sosial.

Gambar tersebut menunjukkan filantropis miliarder George Soros -- yang kerap jadi sasaran serangan antisemit-- bersanding dengan dengan makhluk reptil dan tengkorak bertubuh besar yang dikenal dengan Elder of Zion.

Artikel Selanjutnya
Presiden Abbas Tolak Ide Abu Dis Jadi Ibu Kota Palestina
Artikel Selanjutnya
Israel Klaim Hancurkan Terowongan Hamas di Gaza Palestina