Sukses

Mencekam... Ban Pesawat AS Ini Meledak Saat Mendarat

Liputan6.com, New Jersey - Maskapai penerbangan milik Amerika Serikat, United Airlines dilaporkan mengalami masalah saat proses mendarat.

Para penumpang yang panik mengatakan, dua roda pesawat itu meledak saat menyentuh landasan.

Dilansir dari laman Independent, Selasa (28/11/2017), maskapai United Airlines dengan nomor penerbangan 961 tersebut tiba di Newark Liberty International Airport, New Jersey, AS pada Minggu, 26 November 2017, setelah terbang dari Frankfurt, Jerman.

Dalam penerbangan tersebut, ada 264 penumpang dan 15 awak kapal. Keseluruhan penumpang tersebut dinyatakan selamat.

Pihak United Airlines tak menjelaskan secara detail kejadian. Namun, seorang penumpang mengatakan bahwa dua roda pesawat tersebut meledak saat mendarat.

"Jika Anda mendengar tentang pendaratan pesawat dengan rem yang tak berfungsi, maka jangan khawatir, kami baik-baik saja," ujar Hillary Kwiatek dalam akun Twitter-nya.

Setelah pemberitaan seputar ban pesawat meledak jadi perbincangan di media sosial, juru bicara maskapai United Airlines akhirnya memberikan tanggapan soal insiden tersebut.

"United Airlines dengan nomor penerbangan 961, tipe Boeing 777-222, sempat mengalami masalah roda saat mendarat," ujar juru bicara.

"Meski demikian, pesawat mendarat dengan selamat dan para penumpang langsung dipindahkan menuju terminal," tambahnya.

 

1 dari 2 halaman

Pesawat Ini Mendarat dengan Ban Berbentuk Kotak

Maskapai penerbangan British Airways dengan tipe Airbus A380 yang bertolak dari Hong Kong pada Mei 2016, terpaksa mendarat darurat di bandara Heathrow, London. Salah satu dari 22 ban roda pesawat tiba-tiba saja berbentuk kotak.

Seperti dikutip dari CNN, sesaat setelah maskapai tersebut lepas landas, awak British Airways menerima peringatan tekanan pada ban pesawat.

Pilot memutuskan untuk tetap melanjutkan penerbangan setelah meminta untuk disediakan mobil derek (tow tug) di bandara Heathrow, berjaga-jaga apabila pesawat tidak bisa mendekati gerbang kedatangan.

Tiga belas jam kemudian, pesawat tersebut mendarat dengan selamat di landasan 09L dan berhasil mencapai gerbang kedatangan pesawat tanpa terjadi insiden apapun.

Setelah diperiksa oleh badan aviasi The Aviation Herald, salah satu roda depan bagian luar pesawat penyok di bagian atas dan bawah, sehingga berbentuk kotak.

Sontak, keadaan roda pesawat tersebut mengagetkan para ahli penerbangan.

"Mengherankan, belum pernah ada kejadian seperti ini sebelumnya," kata juru bicara bandara.

Patrick Smith, seorang penulis Cockpit Confidential, mengatakan foto yang disebarkan pihak maskapai terlihat asli, bukan hasil edit.

"Aku tidak yakin bagaimana hal tersebut bisa terjadi," kata Patrick.

Bagaimana itu bisa terjadi?

Kumar Mysore, anggota institusi penerbangan global Royal Aeronautical Society mengatakan, bentuk persegi pada ban diduga terjadi akibat adanya tekanan dari pesawat terhadap ban yang kempes.

Hal ini terlihat dari tidak adanya kerusakan pada roda, yang memang didesain untuk menahan beban pesawat.

"Efeknya sama seperti ketika meremas cincin karet dengan intensitas yang berbeda, berakibat pada perubahan bentuk karet tersebut. Pada kasus A380, perubahannya berbentuk kotak," kata Kumar.

Kumar menambahkan, ada banyak kemungkinan kenapa bentuk ban berubah. Namun tidak ada yang perlu dikhawatirkan karena pilot sudah terlatih untuk mengatasi hal tesebut.

Juru bicara maskapai British Airway juga meyakinkan bahwa pesawat mereka mendarat dengan selamat, walaupun salah satu bannya kempes.

"Teknisi kami langsung mengganti ban dan pesawat kembali berfungsi," kata dia.

Artikel Selanjutnya
3-9-1998: Tragedi Pesawat Swissair Jatuh dan Meledak di Pesisir
Artikel Selanjutnya
20-8-2008: Virus Malware Buat Pesawat Spainair Terbakar