Sukses

Detik-Detik Meteor Meledak di Langit Inggris

Liputan6.com, London - Dua meteor terlihat berkobar di atas langit Inggris pada akhir pekan ini.

Puluhan pengamat langit melaporkan, meteor pertama jatuh melintasi langit Inggris, Wales dan Prancis utara saat lewat tengah malam pada Sabtu, 25 November.

Beberapa orang mengatakan mendengar gemuruh dan suara ledakan sepanjang 2-3 detik saat benda langit itu melintas. Sementara sisanya berkesaksian, mereka tidak mendengar apa-apa. Demikian seperti dikutip dari Daily Mail pada Senin (27/11/2017).

Para pakar mengklasifikasikannya sebagai bolide, atau meteor yang sangat terang.

Beberapa rekaman yang diambil di Wilcot, Wiltshire, memperlihatkan titik terang yang secara cepat membesar ketika melintasi langit.

Hal itu kemudian berujung pada kilatan cahaya yang sangat besar sebelum mengecil dan menghilang.

Meteor kedua terlihat terbang di wilayah yang sama enam jam kemudian. Beberapa saksi melaporkan, batuan angkasa itu terburai di angkasa.

Richard Fleet selaku anggota Badan Observasi Meteor Inggris mengatakan, meteor pertama adalah penampakan benda langit yang paling terang kedua yang pernah dilihat di negara tersebut dalam tiga tahun terakhir.

"Itu (meteor tersebut) melintas dengan kecepatan sekitar 20 kilometer per detik. Sementara itu, stasiun angkasa luar bergerak dengan kecepatan 8 km per detil ," jelas Fleet pada Sky News.

"Terdapat banyak kilatan ketika meteor hancur. Itu akan terjadi pada ketinggian sekitar 30 km," tambahnya.

Berikut ini rekaman meteor jatuh dan meledak:

1 dari 2 halaman

Meteor Setara 540 Ton Bom TNT Meledak di Langit China

Penampakan meteor juga sebelumnya terjadi di China, sekitar tiga bulan lalu.

Warga yang tengah mengamati bulan purnama pada Rabu 3 Oktober 2017 waktu setempat, terkejut ketika melihat tiga meteor meledak di langit malam. Bola api raksasa itu dilaporkan melintas di atas Kawasan Shangri-La, Provinsi Yunnan, barat daya China.

Seorang saksi mata mengatakan, bahwa ada dua meteor di mana satunya berukuran kecil dan yang lain besar. Saat meledak, keduanya membuat langit malam yang gelap menyala terang sekitar lima detik.

Berbagai klip di media sosial Tiongkok, menunjukkan satu meteor berubah menjadi bola api besar yang bergerak cepat saat melintasi langit.

Seorang pekerja di Desti Youth Park Hostel di Shangri-La mengatakan, bahwa dia dan banyak tamu di sana melihat batuan angkasa itu terbakar pada Rabu sekitar pukul 20.00 waktu setempat.

Pekerja tersebut mengatakan bahwa mereka sedang duduk di halaman belakang hostel ketika mengamati bulan purnama untuk merayakan Mid-Autumn Festival atau Festival Pertengahan Musim Gugur -- sebuah festival tradisional di China yang disimbolkan oleh bulan purnama.

Menurut keterangan pekerja itu, semua orang terpana saat bola api muncul di langit.

Pekerja tersebut juga mengatakan bahwa meteor itu jatuh di sebuah desa kecil sekitar 40 kilometer (25 mil) di luar Shangri-La.

Menurut NASA, bola api yang mereka amati pukul 12.07 GMT itu terletak pada 28 derajat lintang utara dan 99 derajat bujur timur. Waktu dan lokasi sesuai dengan laporan yang diberikan oleh media China dan saksi mata.

NASA melaporkan bahwa bola api itu diamati pada ketinggian 37 kilometer (23 mil) dan melaju dengan kecepatan 14,6 kilometer (sembilan mil) per detik.

Ledakan tersebut disebutkan telah menghasilkan energi 0,54 kiloton, setara dengan hasil ledakkan 540 ton bahan peledak atau bom TNT.