Sukses

Bosan dengan Hunian Lama, Pria Ini Ciptakan Rumah Bongkar Pasang

Liputan6.com, New York - Permasalahan krisis lahan yang terjadi di beberapa negara di belahan dunia, membuat para arsitek terus berinovasi untuk menemukan hal-hal baru. Tentunya, menciptakan rumah dengan harga murah, terjangkau, berkualitas, dan praktis.

Untuk itu, sebuah solusi berhasil diciptakan. Seorang arsitek membuat sebuah rumah dengan harga murah dan mudah untuk dibangun. Penemuan tersebut dinamai rumah mikro.

Rumah mikro adalah tempat tinggal dengan ukuran yang sangat kecil. Meski begitu, rumah ini sudah memiliki dapur, kamar mandi, dan ruang tidur.

Hebatnya, rumah ini dapat dikatakan sebagai rumah portable (bongkar pasang) dan hanya membutuhkan waktu enam sampai tujuh jam untuk membangunnya. Demikian dilansir dari laman Independent, Jumat (24/11/2017).

Renato Vidal, seorang arsitek asal Italia adalah oknum di balik ide gila tersebut. Dengan harga Rp 443 juta, Anda bisa memiliki rumah ciptaannya.

Selain murah, rumah ini diklaim oleh Vidal sebagai tempat tinggal yang ramah lingkungan. Rumah inovatif yang dinamai M.A.Di tersebut dibuat di pabrik, dikemas dengan rapi dan dapat dibawa ke lokasi mana pun dengan mudah. Rumah tersebut dapat dibangun tanpa pondasi beton di bawahnya.

Rumah yang ramah lingkungan itu juga dilengkapi dengan panel surya, lampu LED, dan grey water system.

Grey water system adalah sebuah sistem yang dapat mengubah air sisa pembuangan rumah dan kantor untuk digunakan kembali. Bisa manfaatkan untuk minum, mencuci dan memasak.

Rumah mungil ini tersedia dalam berbagai macam ukuran, tergantung dari anggaran yang Anda miliki dan besarnya ruangan yang dibutuhkan. Affifa Zahra

 

1 dari 2 halaman

Bisa Dirotasi 90 derajat

Desain rumah unik dan inovatif juga pernah dibuat oleh sebuah perusahaan arsitektur di Teheran, Iran pada 2014.

Desain Rumah Sharifi-ha ini sangat unik. Pasalnya, kamar yang berada di rumah ini bisa berotasi hingga 90 derajat, sehingga bisa beradaptasi sesuai dengan kondisi cuaca.

Kamar ini bisa bergeser secara otomatis ke luar, menghadap matahari atau membelakangi matahari. Ada sudut di mana kotak kamar-kamar ini bisa berubah posisi.

Di musim panas, Rumah Sharifi-ha akan lebih terbuka dan lebih lebar.

Sebaliknya, saat musim dingin dan bersalju, rumah ini akan menutup, sehingga hawa dingin tidak akan banyak masuk ke bagian dalam.

Artikel Selanjutnya
6 Rumah Unik Tak Kasat Mata, Bikin Bengong yang Melihatnya
Artikel Selanjutnya
Ini Gubuk Derita Mak Cacih yang Miring dan Hampir Roboh