Sukses

Top 3: Nibiru Mendekat, Kiamat Terjadi pada 19 November?

Liputan6.com, Washington, DC - Sejumlah pencetus teori konspirasi berasumsi, mendekatnya Planet Nibiru ke Bumi akan menjadi sebab musabab terjadinya kiamat yang selama ini banyak orang takuti.

Mereka menyebutkan, Nibiru bisa saja bertabrakan dengan Bumi atau memicu perubahan iklim luar biasa yang berdampak mengerikan. Tulisan tersebut berhasil menyedot perhatian terbanyak pembaca Liputan6.com kanal Global pada Senin (20/11/2017) pagi.

Selain itu, derita pria Australia yang tengah berhadapan dengan bakteri jahat juga banyak menarik perhatian pembaca. Hal itu terjadi setelah luka ringan di jarinya terinfeksi bakteri pemakan daging yang mematikan.

Sementara itu, anomali kesehatan lainnya juga diminati oleh pembaca di Kanal Global. Kali ini, dokter menemukan adanya puluhan cacing dalam tubuh tentara pembelot Korut.

Berikut Top 3 Global selengkapnya:

1. Nibiru Diramalkan Dekati Bumi Hari Ini, Kiamat 19 November Pecah?

Benarkah 2017 adalah Tahun Terakhir Manusia Tinggal di Bumi?

Pada Oktober lalu, sejumlah pencetus teori konspirasi mengklaim bahwa Planet Nibiru pembawa maut akan muncul pada hari Minggu 19 November 2017. Menurut mereka, Nibiru akan memicu gempa yang menghancurkan sehingga memusnahkan seluruh kehidupan di Planet Biru ini.

Para pencetus teori konspirasi pun berkoar, kiamat akan terjadi 19 November 2017. Demikian seperti dikutip dari Daily Mail pada Minggu (19/11/2017).

Nibiru adalah sebuah planet yang belum dikonfirmasi keberadaannya. Namun, sejumlah orang meyakini bahwa planet tersebut berada di ujung tata surya dan mengorbit Matahari setiap 3.600 tahun sekali.

Selanjutnya...

2. Lewat Luka di Jari, Bakteri Pemakan Daging Masuk Tubuh Pria Ini

Jeffrey Beck berada di ruang perawatan intensif setelah melakukan kontak dengan bakteri pemakan daging dari luka di jarinya. (Facebook)

Seorang pria asal negara bagian Victoria, Australia, harus berjuang untuk bertahan hidup. Hal itu terjadi setelah luka ringan di jarinya menjadi terinfeksi bakteri pemakan daging yang mematikan.

Keluarganya mengatakan bahwa Jeff Beck, dari Moe, di tenggara Victoria, harus merelakan seperempat daging di badannya untuk memotong jaringan yang terinfeksi.

Dikutip dari Australia Plus, Minggu (19/11/2017), pria berusia 55 tahun itu mulai merasakan gejala seperti flu pada tanggal 3 November 2017. Sehari kemudian, ia dibawa ke rumah sakit setempat di Traralgon, di mana ia didiagnosa menderita fasciitis nekrosis -- peradangan yang menghancurkan kulit dan jaringan lembut.

Selanjutnya...

3. Dokter Temukan Puluhan Cacing dalam Tubuh Tentara Pembelot Korut

Ilustrasi (iStock)

Seorang tentara Korea Utara mendapat luka tembak enam kali oleh sesama rekan kerjanya yang mencoba membelot ke Korea Selatan melintasi zona demiliterisasi (DMZ). Saat menjalani perawatan intensif, dokter menemukan puluhan parasit berupa cacing di tubuh tentara tersebut.

Dokter mengatakan bahwa tentara yang tidak diungkap identitasnya itu saat ini dalam kondisi stabil. Namun, cacing dalam jumlah besar di tubuhnya mencemari lukanya dan membuat keadaannya bisa memburuk.

"Saya belum pernah melihat hal seperti ini selama 20 tahun bekerja sebagai dokter," ujar dokter asal Korea Selatan, Lee Cook-jong, kepada wartawan. Ia pun menjelaskan bahwa cacing terpanjang yang dikeluarkan dari tubuh tentara itu adalah 27 cm.

Selanjutnya...

Artikel Selanjutnya
Asteroid Terbesar yang Pernah Terdeteksi Melintas Dekat Bumi
Artikel Selanjutnya
Selain Hujan di Tebet, Ini 6 Fenomena Alam Misterius Lainnya