Sukses

Paus Fransiskus Jual Hadiah Lamborghini untuk Umat Kristen Irak

Liputan6.com, Vatikan - Paus Fransiskus ketiban rezeki nomplok. Kepala Gereja Katolik Roma pertama asal Amerika Latin tersebut mendapat kendaraan super mahal, yaitu Lamborghini.

Dilansir dari laman ABC News, Rabu (15/11/2017), meski kunci mobil sudah ada di tangan, Lamborghini tersebut tak akan terparkir di kediamannya yang berada di Vatikan.

Ternyata, mobil produksi Italia nantinya akan dilelang oleh Sotheby.

Sotheby adalah perusahaan multinasional yang bermarkas di New York City dan merupakan balai lelang benda seni rupa, seni dekoratif, perhiasan, real estate serta barang-barang koleksi.

Nantinya, hasil dari pelelangan tersebut akan ditujukan untuk membantu membangun tempat tinggal komunitas Kristen yang ada di Irak. Pemukiman tersebut hancur lebur setelah diserang oleh kelompok militan ISIS.

Lamborghini edisi Huracan sengaja dipersembahkan oleh pemilih perusahaan. Tipe Huracan dikenal dengan desain yang begitu keren. Mobil jenis ini begitu ramping dengan detail emas kuning yang menambah kesan mahal.

Lamborghini Huracan pertama kali diperkenalkan pada tahun 2014. Pada awal kemunculan, mobil ini dihargai 183 ribu euro atau setara dengan Rp 2,9 miliar.

Namun, banyak pihak yang menilai bahwa harga Lamborghini Huracan yang nantinya akan dilelang melebihi harga normal.

Pembangunan pemukiman warga di Irak tersebut berupa membangun rumah, gereja dan fasilitas umum.

 

1 dari 2 halaman

Pengakuan Paus Fransiskus: Terkadang Saya Tertidur Saat Berdoa

Selain Lamborghini, pemberitaan seputar Paus Fransiskus yang sempat bikin heboh baru-baru ini adalah pengakuannya pernah tertidur saat berdoa.

Ia mengaku bahwa kadang-kadang tertidur saat berdoa. Ia mengklaim orang-orang kudus juga mengalami hal serupa.

"Saat saya berdoa, terkadang saya tertidur," kata paus kelahiran Buenos Aires, Argentina, tersebut dalam sebuah episode terbaru program acara televisi berjudul Catholic TV2000 seperti dikutip dari The Guardian.

"Santa Theresa juga melakukannya," kata Paus Fransiskus mengacu pada seorang biarawati Prancis abad ke-19.

Pemimpin tertinggi umat Katolik dunia tersebut selama ini selalu memancarkan energi dan antusiasme saat bertemu dengan banyak orang. Namun, ekspresinya berubah sangat serius ketika ia berdoa. Ia kerap memejamkan mata dan menundukkan kepala untuk waktu yang lama.

Paus dilaporkan sangat menjaga waktu tidurnya. Setiap hari, ia sudah berada di tempat tidur untuk bersiap terlelap pada pukul 21.00 dan kembali terjaga pada pukul 04.00 pagi.

Fransiskus telah menjadi Kepala Gereja Katolik Roma sejak 2013. Ia memiliki jadwal kunjungan internasional dan penampilan publik yang padat.

Sri Paus dikenal karena beberapa reformasi moderat dan keterbukaan dalam masa kepausannya, khususnya penggunaan bahasa yang sederhana dan langsung. Demikian seperti dikutip dari BBC.

Artikel Selanjutnya
PM Trudeau: Idul Adha Refleksikan Kontribusi Islam bagi Kanada
Artikel Selanjutnya
Putin: Tradisi Idul Adha Memperkuat Keagamaan Muslim Rusia