Sukses

6-11-1963: Kudeta Berhasil, Jenderal Minh Pimpin Vietnam Selatan

Liputan6.com, Hanoi - Akhir tahun 1963, tepatnya pada 54 tahun silam, November 1953, Vietnam Selatan mengalami krisis pemerintahan. 1 November 1963, militer melakukan kudeta terhadap kekuasaan Presiden Ngo Dinh Diem. Sang kepala negara tewas dibunuh dalam operasi penggulingan pemerintahan yang sah tersebut.

Seperti dimuat History.com, pemerintahan yang kosong ini pada akhirnya diambil alih oleh Jenderal Duong Van Minh, pada 6 November 1963, dengan posisi sebagai Kepala Komite Revolusioner Militer Vietnam Selatan.

Sementara itu, Perdana Menteri diisi oleh seorang politisi bernama Nguyen Ngoc Tho. Meski ada sosok Ngoc Tho, namun, kekuasaan sesungguhnya tetap dikendalilan oleh Jenderal Minh.

Amerika Serikat yang saat itu menjadi sekutu Vietnam Selatan merestui Jenderal Minh mengambil alih kekuasaan, dengan syarat tidak menjadi pemimpin diktator, otoriter, dan harus menjunjung tinggi demokrasi dan keterbukaan.

Meski demikian, kekuasaan Jenderal Minh tak bertahan lama. Pada Januari 1964, hanya berselang 2 bulan sejak berkuasa, ia digulingkan oleh Jenderal Nguyen Khanh karena dianggap tak transparan.

Presiden Diem dikudeta Tentara Republik Vietnam yang menolak kebijakan pemerintah dalam krisis Buddha, ketegangan politik dan keagamaan yang sejak Mei 1963. Kala itu, pemerintah serangkaian tindakan represif dari pemerintahan Vietnam Selatan dan sebuah kampanye perlawanan sipil, terutama dipimpin oleh biksu Buddhis

Krisis ini mulai membesar sejak penembakan sembilan warga sipil tak bersenjata pada tanggal 8 Mei di pusat kota Huế yang memprotes pelarangan bendera Buddhis. Diem ditangkap kubu Jenderal Minh. Ia dan saudaranya yang bertindak sebagai penasihat presiden, Ngo Dinh Nhu dieksekusi mati oleh militer.

Presiden AS John F Kennedy menegaskan, meski AS sebagai sekutu Vietnam Selatan, tapi pihaknya tak turun tangan mengintervensi kudeta tersebut. Tapi ia prihatin dan mengaku kaget dengan dieksekusinya Presiden Diem.

Sejarah lain mencatat pada 6 November 1860, Abraham Lincoln dipilih sebagai Presiden ke-16 Amerika Serikat. Pada tanggal yang sama tahun 2004, sebuah kereta ekspres bertabrakan dengan mobil berisi alat tulis di dekat desa Ufton Nervet, Inggris. Tujuh orang tewas dan 150 lainnya luka-luka.

Kemudian 6 November 2012, sosok bernama Tammy Baldwin dilaporkan menjadi politisi gay pertama yang terpilih menjadi anggota Senat Amerika Serikat.

Artikel Selanjutnya
Sepak Terjang RI Akhiri Konflik Rohingya di Myanmar Disorot Dunia
Artikel Selanjutnya
Wartawan AS Tewas di Sudan Selatan, Dibunuh atau...