Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

4 Hotel Bereputasi 'Nakal' di Luar Negeri

Liputan6.com, Jakarta - Entah untuk memulai hubungan, menghidupkan lagi cinta, atau sekedar merawatnya, pasangan-pasangan kadang-kadang memerlukan liburan romantis.

Bersantai berdua di pantai mungkin bisa dilakukan oleh hampir semua pasangan, tapi ada beberapa pasangan perlu suasana yang 'lebih panas'.

Salah satu  kota yang terkenal untuk 'menghidupkan' gelora asmara adalah Las Vegas, di Amerika Serikat. Selain terkenal dengan kawasan judi, Las Vegas mendapat julukan "Sin City" – artinya "Kota Dosa".

Hal itu bukannya tanpa alasan. Pasangan-pasangan yang mampir di kota kegembiraan itu untuk berpesta, membebaskan diri, dan memanfaatkan kalimat terkenal itu, "Apa yang terjadi di Vegas, tetaplah berada di Vegas."

Salah satu lokasi untuk liburan romantis nan nakal ada hotel The Palms Casino Resort.

Hotel itu menawarkan beragam kamar mewah dengan tema-tema nakal. Sementara itu, ruangan yang paling bisa memenuhi imajinasi liar adalah Erotic Suite.

Sesuai namanya, ruang itu dilengkapi berbagai kelengkapan yang mendukung angan-angan nakal pasangan, mulai dari "show shower" yang dilengkapi tiang untuk menari telanjang dengan tata lampu mirip klub malam hingga ranjang berputar di bawah langit-langit bercermin.

Tak lupa karya-karya seni erotis bertaburan di berbagai sudutnya.

Seperti diringkas dari Oyster pada Rabu (1/11/2017), selain suite di Vegas, berikut ini adalah sejumlah hotel yang secara khusus menyediakan fasilitas dan kesempatan untuk melakukan hal-hal nakal yang dimaksud:

1 dari 5 halaman

1. Hotel Amour, Paris

Hotel Amour, Paris. (Sumber Flickr/ChrisGoldNY)

Amour dalam bahasa Prancis berarti "cinta". Jadi, sebenarnya tidak perlu banyak penjelasan tentang tujuan pasangan menginap di sana.

Hotel Amour dipenuhi dengan pernak-pernik berbentuk kelamin manusia dan juga tema-tema telanjang.

Rancangan hotel itu mendapat inspirasi dari hotel-hotel cinta di Jepang dan para pemiliknya tidak sungkan menggelontorkan banyak uang untuk mengembangkan konsep tersebut.

Misalnya, mereka membayar jasa perancang busana terkenal Chantal Thomass untuk merancang beberapa kamar, termasuk kamar-kamar yang dihiasi dengan perabot besar berbentuk penis agar para tamu benar-benar dalam mood untuk "amour."

Hotel itu terletak di jantung kawasan Pigalle yang terkenal di antara turis sebagai kawasan bertaburan toko-toko seks dan teater-teater dewasa.

Jaraknya hanya sekitar 10 menit jalan kaki dari Moulin Rouge, tempat pertunjukan kabaret terkenal di Paris.

2 dari 5 halaman

2. Desire Pearl Resort & Spa, Riviera Maya

Desire Pearl Resort & Spa, Riviera Maya. (Sumber Desire Pearl Resort & Spa)

Desire Pearl adalah resor yang diperuntukan bagi beberapa pasangan yang ingin berada dalam suasana pesta. Semua daerah dalam resor diizinkan untuk memakai pakaian. Artinya, pemakaian busana justru merupakan perkecualian.

Pasangan-pasangan boleh bermesraan di pantai berpasir putih atau dalam kamar-kamar yang luas, tapi kebanyakan bercengkerama dengan pasangan-pasangan lain di bar kolam atau klub malam yang seksi yang dilengkapi dengan ayunan, tiang-tiang tarian dan "kamar dosa."

Resor itu juga menggelar pesta-pesta malam hari dengan suguhan berbagai tema seperti "burlesque night" dan "mysterious masquerade."

Tapi, dalam pesta-pesta itu, pasangan-pasangan tidak usah pusing memikirkan pakaian yang dikenakan karena pakaian memang tidak diperlukan.

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

3 dari 5 halaman

3. Night Theater District, New York

The Standard Highline (Sumber Flickr/David Trawin)

Night Theater District berada beberapa blok dari Times Square di jantung Manhattan, tapi pasangan-pasangan bisa bersembunyi dengan aman karena tirai gelap sesuai dengan tema "malam" di hotel.

Ada berbagai perabot seksi, semisal ranjang dengan penerangan di bawah dan nuansa ruang berwarna hitam-putih. Dalam laci, para tamu disuguhi buku Kama Sutra untuk bacaan bersama.

Tapi kota New York memiliki cukup banyak tempat-tempat cinta seperti itu, misalnya The Standard High Line di kawasan Meatpacking. Hotel itu dilengkapi dengan restoran gourmet dan taman bir di luar ruang, lalu ada klub malam di puncak gedung.

Tapi yang menyedot perhatian adalah kamar-kamar luas dengan jendela-jendela kaca yang menghadap Hudson River. Jendela-jendela itu membentang dari langit-langit ke lantai kamar.

Jendela-jendela itu terkenal sebagai tontonan kegiatan-kegiatan tanpa busana dan menjadi tontonan warga lokal maupun para turis di jalanan.

4 dari 5 halaman

4. The Drake Hotel, Toronto

The Drake Hotel, Toronto, Canada. (Sumber The Drake Hotel)

Lengkap dengan klub musik, The Drake Hotel di Kanada menyedot pengunjung kaum muda. Kamar-kamarnya memang lebih sempit, tapi apik dan gaya dengan kamar mandi berdinding kaca menghadap ke kamar tidur, ditambah dengan karya-karya seni di dinding-dinding bata.

Menu kenikmatan penambah mood menjadi bagian dari layanan standar. Para tamu boleh "memesan" kondom aneka rasa, mainan seks, dan benda-benda lain sejenisnya.

Selain itu, para tamu juga bisa memesan makanan sesungguhnya, termasuk coklat dan tiram yang disebut-sebut bersifat afrodisiak – mendongkrak birahi.

Artikel Selanjutnya
Deretan Hotel Bintang 5 Bakal Mejeng di Meikarta Cikarang
Artikel Selanjutnya
Wisatawan Meikarta Bisa Menginap di Hotel Bintang Lima