Sukses

Jangan Ditiru, Ini 5 Lelucon Halloween yang Berujung Fatal

Liputan6.com, New York City - Sebuah prank atau lelucon untuk merayakan satu peristiwa besar, semisal peringatan ulang tahun, mungkin merupakan hal yang biasa dilakukan pada saat ini. Keisengan pun kerap dilakukan saat merayakan Halloween yang jatuh pada setiap tanggal 31 Oktober.

Namun, tak jarang lelucon tersebut berujung fatal dan membahayakan. Hal tersebut bahkan menyebabkan pelakunya 'dihadiahi' vonis hukuman penjara, cedera, trauma psikologis, bahkan kematian pada sang korban.

Dikutip dari Listverse, Rabu (1/11/2017), berikut 5 lelucon Halloween yang sempat menghebohkan dan berujung fatal:

1. Panggilan Darurat Palsu

Sepasang suami-istri yang bermukim di Galatia, Illinois, Amerika Serikat, mencoba membuat lelucon Halloween untuk kedua anaknya. Namun sayang, lelucon tersebut berakhir dengan kehebohan.

Mereka awalnya coba menakuti kedua anak dengan merekonstruksi sebuah aksi pembunuhan palsu, dengan sang ibu menjadi korban. Melihat apa yang terjadi, kedua anak yang masih berusia 6 dan 8 tahun segera berlari mengabari tetangga.

Tetangga tersebut lalu segera bereaksi dengan melapor pada 911 bahwa telah terjadi tindak kriminal. Dijelaskan lebih lanjut di dalam telepon, sang korban tewas setelah tercekik oleh Michael Meyers, tokoh pembunuh fiktif dalam film Halloween yang kala itu tengah populer.

Menariknya, terdapat satu nama keluarga Meyers di wilayah yang sama.

Menanggapi peristiwa yang terjadi pada perayaan Halloween tersebut, perwakilan kepala kepolisian daerah setempat dengan cepat menghubungi nomor darurat, hanya untuk melaporkan sebuah kejadian yang nantinya akan diketahui sebagai sebuah tindak kriminal palsu.

1 dari 3 halaman

Bocah yang Tergantung

2. Hantu di Gedung Parlemen Amerika Serikat

Pada 31 Oktober 1885, seorang petugas kepolisian di Gedung Parlemen Amerika Serikat (AS) yang tengah berpatroli, mendengar suara menyeramkan dari dalam ruangan yang dipenuhi patung.

Ia lantas masuk ke dalam ruangan berbentuk melingkar tersebut dan menangkap sesosok bayangan misterius. "Hantu" tersebut sebenarnya hanyalah keisengan petugas lain yang tengah larut dalam suasana Halloween.

Melihat itu, sang petugas kepolisian spontan mengambil pistol dan menembakinya. Beruntung tembakannya meleset dan hanya mengenai dinding ruangan. Kejadian itu pun dikenang sebagai "cerita hantu" yang pernah terjadi di Gedung Parlemen AS.

3. Bocah yang Tergantung

Jordan Morlan, seorang bocah laki-laki berusia 16 tahun asal Louisville, Kentucky, Amerika Serikat, tewas tergantung pada tahun 2013. Ia awalnya berupaya untuk membuat lelucon Halloween dengan cara mengaitkan lehernya di tali yang berada di halaman depan rumahnya.

Adik perempuannya yang melihat itu kemudian memberitahu ibunya. Namun, sang ibu menanggapi santai bahwa itu hanyalah sebuah lelucon Halloween yang biasa dilakukan.

Sang ibu baru percaya telah terjadi sesuatu yang tidak biasa setelah anak perempuannya melaporkan sang kakak tengah tergantung dengan air liur yang keluar dari mulutnya. Ia segera berlari keluar dan berupaya menyelamatkan putranya, namun gagal. Morlan akhirnya tewas setelah sebelumnya sempat diberi pertolongan oleh tim medis.

 

2 dari 3 halaman

Invasi dari Mars

4. Melempar Telur Berujung Maut

Melempar telur merupakan salah satu ritual khusus yang biasa dilakukan di tengah perayaan Halloween. Namun, tak selamanya hal itu sukses dilakukan. Bahkan beberapa di antaranya dapat berujung kematian.

Seperti dialami oleh Karl Jackson, pria yang baru saja bertambah usia menjadi 21 tahun sebelum tanggal 31 Oktober 1998. Ia dan pasangannya pada saat itu tengah berkendara melewati Bronx, salah satu pemukiman miskin sarat kriminalitas di kota New York, demi menjemput anaknya yang sedang menghadiri sebuah pesta.

Saat melewati kawasan tersebut, mobilnya dilempari telur oleh sekelompok remaja setempat yang tengah melakukan perayaan Halloween. Jackson yang kesal lantas keluar dari mobil dan mengeluhkan tindakan tersebut. Salah seorang pemuda yang tidak suka dengan sikap Jackson kemudian menghadiahinya dengan sebuah tembakan tepat di kepala.

Curtis Sterling, pelaku penembakan yang kemudian dijatuhi hukuman penjara 20 tahun, kerap dikirimkan surat Halloween setiap tahunnya oleh ibu dari Jackson yang berisi tulisan, "Aku senang kau tetap ada di sana."

5. Invasi Angkasa Luar

Mungkin apa yang dilakukan Orson Welles pada tanggal 30 Oktober 1938 ini adalah salah satu kegagalan trik Halloween terbesar yang paling diingat banyak orang.

Dalam siaran radio bertajuk War of the Worlds -- diangkat dari judul novel karya Welles, diawali dengan sebuah kabar yang menginformasikan pengamatan akan sebuah gangguan aneh di planet Mars. Berikutnya, muncul kembali berita bahwa bencana alam sedang terjadi di salah satu bagian Bumi dan disebabkan oleh serangan dari angkasa luar yang akan membunuh banyak orang.

Meskipun setelahnya dibuat empat pengumuman bahwa siaran tadi hanyalah drama belaka, banyak dari para pendengar yang merasa hal tadi nyata terjadi. Lantas terjadi keheningan mencekam pada siaran radio, yang berlanjut pada kepanikan para pendengar bahwa Bumi akan kiamat diserang alien.

Setelah siaran usai, dilaporkan bahwa banyak pihak marah dan kesal akibat pembodohan konyol yang dilakukan oleh Welles dan pihaknya. Media menggambarkan kejadian tersebut sebagai 'gelombang pasang kepanikan'. Kejadian tadi juga tercatat sebagai salah satu lelucon Halloween yang paling menghebohkan dalam sejarah.

Artikel Selanjutnya
Agar Tak Seperti Justin Bieber, Ini Cara Hindari Testis Bengkak
Artikel Selanjutnya
KOLOM BAHASA: 6 Salah Kaprah dalam Berbahasa