Sukses

Top 3: Penolakan Panglima TNI Masuk AS

Liputan6.com, Jakarta - Penolakan masuk AS untuk Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menjadi pusat perhatian pembaca Liputan6.com kanal Global pada Selasa (24/10/2017) pagi. Padahal, kehadiran Panglima TNI adalah berdasarkan undangan dinas, bukan sekedar wisata.

Pertama, pembaca mengikuti tentang penjelasan Wakil Duta Besar AS terkait larangan tersebut. Berikutnya, sorotan dunia terhadap larangan itu juga mengusik rasa ingin tahu.

Selain berita larangan masuk AS, pembaca juga tersedot perhatiannnya membaca tindakan tega seorang pria yang mendorong seorang wanita ke jalur kereta api di Hong Kong. Apa alasannya?

Berikut adalah Top 3 Global selengkapnya:

 

1. Ini Penjelasan AS soal Larangan Panglima TNI ke Negaranya

Wakil Duta Besar (Wadubes) Amerika Serikat untuk RI, Erin Elizabeth Mckee. (USAID.Gov)

Wakil Duta Besar (Wadubes) Amerika Serikat untuk RI, Erin Elizabeth Mckee, dipanggil Kementerian Luar Negeri untuk menjelaskan perihal larangan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo masuk ke negaranya. Pihak Negeri Paman Sam kemudian mengatakan sangat menyesali dan menyayangkan telah terjadi hal demikian.

"Kami sangat menyesal atas ketidaknyamanan yang muncul akibat insiden tersebut. Kami meminta maaf. Saya meminta maaf kepada mereka, termasuk Menteri Retno pagi ini," jelas Mckee di Kemlu RI selepas bertemu Menlu Retno, Senin 23 Oktober 2017.

Selanjutnya...

 

2. Panglima TNI Ditolak Masuk ke AS Jadi Sorotan Dunia

Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo meninjau Geladi Resik HUT ke-72 TNI di Cilegon, Banten, Selasa (3/10). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Masyarakat Indonesia mendadak sontak dibuat terkejut dengan berita yang muncul pada 22 Oktober kemarin. Otoritas Amerika Serikat dilaporkan menolak kedatangan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo yang hendak berkunjung ke Negeri Paman Sam.

Kunjungan Jenderal Gatot ke AS adalah untuk memenuhi undangan Jenderal Joseph Dunford, Panglima Angkatan Bersenjata Amerika Serikat, untuk hadir dalam acara Chiefs of Defense Conference on Countering Violent Extremism di Washington DC yang diadakan pada 23- 24 Oktober 2017.

Berbagai pejabat, baik dari Indonesia dan Tanah Air, sudah memberikan keterangan terkait peristiwa itu.

Selanjutnya...

 

3. Teganya... Pria Ini Dorong Wanita hingga Jatuh ke Rel Kereta

Pria mendorong wanita hingga jatuh ke rel kereta. (Facebook/Ellis Kwong)

Seorang pria berusia 56 tahun ditangkap pihak berwenang karena mendorong seorang wanita ke jalur kereta api di Hong Kong. Rekaman CCTV dari stasiun kereta api di Yuen Long menjadi buktinya.

Dalam rekaman yang juga dimuat di Daily Mail yang dikutip Senin 23 Oktober 2017, terlihat seorang pekerja wanita di rel kereta berusia 59 tahun berdiri di peron sambil menunggu di peron kereta api.

Dalam klip yang kemudian viral di media sosial, pria tersebut tampak dengan tenang berjalan di belakang si wanita. Lalu pria itu mendorongnya begitu saja sampai korban terjungkal ke rel.

Selanjutnya...