Sukses

Perkuat Kerja Sama Militer, Armada Kapal India Berlabuh di RI

Liputan6.com, Jakarta - Dalam rangka mempererat tali relasi kemaritiman, satu armada kapal militer India berlabuh di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta pada 18 hingga 22 Oktober 2017.

Armada itu terdiri dari empat kapal yakni, INS Tir, INS Sujata, kapal layar latihan INS Sudarshini, dam ICGS Sarathi. Keempat kapal tersebut merupakan bagian dari formasi armada besar India Navy Southern Naval Command.

Selama lima hari, keempat kapal itu beserta para perwira dan personelnya melakukan latihan bersama dengan Angkatan Laut Republik Indonesia. Selain latihan gabungan, keduanya juga melakukan pertukaran pengalaman dan pengetahuan di bidang kemaritiman.

"Kunjungan kami merupakan upaya untuk memperkuat kerja sama kedua negara. Kami datang untuk berkolaborasi bersama AL Indonesia dalam melakukan pengawasan, kontrol perbatasan, dan keamanan maritim untuk menjaga stabilitas di kawasan," kata A R Karve, Komandan India Navy Southern Naval Command di Tanjung Priok, Jumat (20/10/2017).

"Kami juga berfokus dalam upaya penanggulangan ancaman perompakan dan illegal fishing yang saat ini menjadi perhatian kedua negara," tambahnya.

Tak melulu soal militer, kunjungan kapal AL India ke Indonesia juga menandai kentalnya hubungan diplomasi, kemaritiman, dan pemerintahan kedua negara yang telah terjalin sejak lama.

Komandan India Navy Southern Command, A R Karve (Rizki Akbar Hasan/Liputan6.com)

"Ini juga menandai hubungan khusus Indonesia - India yang penuh dengan kesamaan, kuat, dan saling rasa percaya antara kedua pemerintahan kita, yang awalnya dibangun oleh Sukarno dan Jawaharlal Nehru," ujar Karve.

"Selain itu, secara kultural-historis, maritim merupakan medium yang memicu berkembangnya kebudayaan India dan Indonesia," tambah sang komandan.

(kiri) Duta Besar India untuk Indonesia, Pradeep Kumar Rawat (Rizki Akbar Hasan/Liputan6.com)

Duta Besar India untuk Indonesia, Pradeep Kumar Rawat yang turut hadir di Tanjung Priok mengatakan, "Kedatangan kapal ini merupakan sebuah ajang untuk saling memahami satu sama lain, bukan hanya soal militer namun tentang hubungan antara masyarakat kedua negara."

"Kedua negara terhubung satu sama lain melalui lautan, dan ini dapat menjadi bentuk upaya memperkuat hubungan kita. Ke depannya, kita harus meningkatkan kerja sama maritim, tak hanya dalam aspek militer, namun juga dalam aspek kemanusiaan," tambah Pak dubes.

Sementara itu, bagi Angkatan Laut RI, kunjungan kapal militer India, INS Tir Cs dianggap dapat membuka peluang untuk angkatan laut kedua negara bertukar pengalaman dalam aspek keamanan maritim dan pendidikan personel.

"Kunjungan dan pertemuan ini dapat menjadi ajang pertukaran pengalaman serta nilai-nilai positif lain bagi perwira dan personel AL kedua negara. Tak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk meningkatkan kepercayaan kedua AL," kata Komandan Sekolah Staf dan Komando AL, Laksamana Muda Arusukmono Indra Sucahyo.

"India - Indonesia telah menjalin hubungan dekat di banyak sektor, seperti di bidang edukasi militer, patroli gabungan, dan penggalakkan keamanan gabungan. Dan ke depannya, saya harap hubungan ini dapat semakin berkembang," tambah Arusukmono.

Artikel Selanjutnya
Malaysia Bakar Kapal Nelayan Asing Ilegal, Tiru Menteri Susi?
Artikel Selanjutnya
Ini Spesifikasi KRI Nagapasa-403, Kapal Selam TNI Buatan Korsel