Sukses

Jet Tempur Rusia Celaka di Suriah, 2 Awak Tewas

Liputan6.com, Damaskus - Sebuah jet tempur Rusia terguling saat lepas landas dari Pangkalan Udara Hmeymim di Suriah pada 10 Oktober 2017 waktu setempat. Insiden itu dilaporkan oleh Kementerian Pertahanan Negeri Beruang Merah.

Jet jenis Sukhoi Su-24 Attack Aircraft itu hendak berangkat untuk sebuah misi tempur. Demikian seperti dilansir News.com.au, Selasa (10/10/2017).

Namun, saat tengah melakukan akselerasi persiapan terbang di landasan pacu, jet itu mendadak berbelok keluar jalur. Pilot dan co-pilot pesawat gagal melontarkan diri, sebelum akhirnya jet itu terguling dan menewaskan keduanya.

Kesalahan teknis mungkin sebagai penyebab utama kecelakaan itu, jelas jubir Kemhan Rusia.

Negeri Beruang Merah mengoperasikan Pangkalan Udara Hmeymim di Provinsi Latakia, sebagai basis operasi aviasi mereka dalam melakukan intervensi militer pada Perang Saudara Suriah.

Rusia melakukan operasi militer mendukung pasukan Presiden Suriah Bashar al-Assad sejak 2015.

Sebelumnya, pada November 2016, Jet tempur Rusia jatuh di Laut Mediterania setelah berupaya melakukan pendaratan di kapal induknya, Admiral Kuznetsov. Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, pilot MiG-29K tersebut dapat melontar dari pesawat dengan selamat.

"Armada kapal induk Rusia melanjutkan operasinya di Mediterania sesuai dengan rencana. Penerbangan pesawat tempur juga dilanjutkan," ujar Kementerian Pertahanan Rusia seperti dikutip dari The Telegraph, Selasa 15 November 2016.

Armada kapal Angkatan Laut Rusia, termasuk kapal induk Admiral Kuznetsov, tiba di pantai Suriah pada 12 November 2016. Kapal itu ditugaskan sebagai salah satu alutsista maritim pendukung operasi militer Moskow di Damaskus.

Artikel Selanjutnya
3-9-1998: Tragedi Pesawat Swissair Jatuh dan Meledak di Pesisir
Artikel Selanjutnya
1-9-1983: AS Tuduh Uni Soviet Dalang Jatuhnya Korean Airlines