Sukses

Asteroid 27 Meter Melintas Dekat Bumi pada 12 Oktober, Berbahaya?

Liputan6.com, Pasadena - Sebuah asteroid seukuran bus melintas di dekat Bumi pada 12 Oktober 2017 pagi. Batu angkasa luar 2017 SX17 yang berukuran 8 meter itu, mengorbit Bumi dengan jarak rata-rata sekitar 384.600 km.

Menurut para peneliti di Center Near-Earth Object yang berbasis di Jet Propulsion Laboratory NASA, Pasadena, 2017 SX17 berada dalam jarak terdekatnya, yakni 26.310 km dari Bumi.

Asteroid 2017 SX17 ditemukan pada 24 September 2017. Asteroid tersebut telah dipelajari oleh beberapa teleskop dan sejumlah pengamatan, termasuk Steward Observatory dan Mount Lemmon Survey di Arizona, dan Panoramic Survey Telescope and Rapid Response System (Pan-STARRS 1) di Haleakala Observatory di Hawaii.

Berdasarkan pengamatan tersebut, diketahui bahwa asteroid itu menyelesaikan satu orbitnya setiap 467 hari.

Melintasnya asteroid tersebut dianggap sebagai "awal" atas pertemuan dekat Bumi dengan batu angkasa luar lain. Pada 12 Oktober, asteroid TC4 2012 akan melintas dengan jarak 43.500 km dari Bumi.

TC4 2012 diperkirakan berukuran 12 hingga 27 meter. Ukuran tersebut menempatkannya dalam kelas batuan angaksa luar yang meledak di Chelyabinsk, Rusia, pada Februari 2013.

Seperti namanya, TC4 2012 pertama kali ditemukan pada lima tahun lalu.

Saat ini para astronom telah melacak batuan angkasa luar itu dalam beberapa minggu ini. Hal itu menjadi bagian latihan untuk membantu menemukan dan mengikuti asteroid yang dapat menimbulkan ancaman bagi Bumi di masa depan -- TC4 2012 sendiri tak membahayakan Bumi setidaknya sampai 2050.

Hingga saat ini, para astronom telah menemukan hampir 17.000 asteroid di dekat Bumi.

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: