Sukses

Harta Karun hingga Jasad, 5 Temuan Tak Terduga dalam Brankas Tua

Liputan6.com, Jakarta - Sejak lama, perburuan harta karun telah menjadi hal yang mengusik imajinasi manusia. Orang senang membayangkan menemukan timbunan besar harta karun sehingga menjadi kaya raya.

Demikian juga halnya dengan brankas. Dalam beberapa tahun terakhir ini, kotak penyimpan itu menjadi populer.

Orang berburu brankas tua yang terkunci dengan harapan bisa membukanya dan menemukan benda berharga.

Tentu saja, seperti dikutip dari toptenz.net pada Jumat (29/9/2017), brankas yang beredar adalah yang sudah terbengkalai dan tidak dipakai lagi. Kebanyakan tidak berisi apa-apa.

Namun, ada beberapa perkecualian. Temuan dalam brankas-brankas tua bisa juga memberikan kejutan seperti 5 temuan berikut ini:

 

1 dari 6 halaman

1. Brankas Usang Berisi Koin Emas

Ilustrasi krugerrand Afrika Selatan. (Sumber Wikimedia Commons)

Kisah ini terdengar seperti dalam film. Suatu hari, ada sebuah brankas yang dibawa ke pedagang loak.

Pedagang barang loak itu memanggil temannya, seorang juru kunci, untuk memeriksa karena brankas tersebut tampak masih bagus.

Setelah dibuka, mereka menemukan koin-koin berharga senilai US$ 2,5 juta, terutama dalam bentuk koin perak dan krugerrand.

Temuan itu sangat berharga sehingga mereka kemudian memasang kunci baru dan melaporkan temuan kepada polisi agar harta tersebut bisa dikembalikan kepada pemilik sebenarnya.

Ternyata, brankas tersebut tadinya ada dalam garasi milik anggota keluarga mendiang pengoleksi koin.

Anggota keluarga yang masih hidup memberikan brankas itu kepada seorang teman agar diloak, tapi dengan harapan agar apa pun yang berharga di dalamnya dikembalikan.

Teman tersebut langsung menjual brankas tanpa mencoba membukanya. Beruntung pada akhirnya polisi berhasil melacak keluarga pemilik brankas dan mengembalikan koleksi koin-koin milik almarhum ayah mereka.

 

2 dari 6 halaman

2. Manuskrip Komposer Mozart yang Pernah Hilang

Ilustrasi halaman pertama manuskrip Coronation Mass K317 karya Mozart. (Sumber Wikimedia Commons)

Pada awal 1990-an, seorang akuntan sedang bersih-bersih di Baptist Seminary tua. Ia menemukan brankas yang tampak menarik.

Benda itu sudah lama sekali ada di sana, sehingga akuntan tersebut tertarik untuk mengetahui isinya dan mendapatkan izin untuk membukanya dengan dibantu seorang ahli.

Di dalamnya, mereka menemukan beberapa manuskrip asli musik klasik, termasuk dua karya Mozart yang dianggap telah hilang. Yang pertama adalah Fantasia dalam tangga nada C Minor, K. 475 dan Sonata dalam tangga nada C Minor, K. 475.

Selain dua karya itu, mereka menemukan manuskrip-manuskrip karya Johan Strauss, Franz Joseph Haydn, dan sejumlah komposer besar lainnya.

Setelah riset mendalam, pihak seminari mengetahui bahwa sejumlah manuskrip itu disumbangkan kepada mereka bertahun-tahun yang lalu, bersamaan dengan sejumlah besar dana untuk membantu pembangunan gedung seminari itu sendiri.

Dana yang diterima telah dipakai untuk mendirikan bangunan, tetapi manuskrip-manuskrip tersebut dikunci dalam brankas, diduga menjadi tabungan seandainya seminari itu memerlukan dana tambahan.

Manuskrip-manuskrip itu memang bernilai luar biasa dan meraup lebih dari US$ 1 juta ketika dilelang.

 

3 dari 6 halaman

3. Bayi di Dalam Brankas Hotel

Ilustrasi hotel Howard Johnson di Niagara Falls. (Sumber TripAdvisor)

Suatu kali, sebuah keluarga sedang berlibur ke Niagara Falls dan menginap di hotel Howard Johnson.

Ketika ibu dan ayah pergi ke luar sebentar, mereka meninggalkan anak-anak yang sudah lebih besar bersama dengan seorang adik mereka yang masih bayi.

Begitulah anak-anak, mereka melakukan berbagai permainan dan kemudian memutuskan untuk bermain petak umpet.

Dalam kamar hotel itu, ada brankas dan mereka tergoda untuk menggunakannya. Entah bagaimana, si bayi masuk ke dalam brankas dan kotak itu terkunci ketika anak tersebut masih di dalam.

Cerita yang diterima polisi dan media agak simpang-siur. Tidak jelas apakah anak yang lebih dewasa mengunci adiknya sebagai guyonan dan kemudian panik karena tidak dapat mengeluarkannya atau benar-benar suatu kecelakaan.

Apa pun alasannya, si bayi sempat menghabiskan waktu hampir 1 jam dalam brankas. Keluarga itu pun segera meninggalkan hotel dan petugas sempat mendatangi untuk memastikan tidak ada pelanggaran apa pun.

Mereka kemudian dipersilakan pergi setelah dipastikan bahwa semua itu memang tidak disengaja.

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

 

4 dari 6 halaman

4. Meninggal dalam Brankas Senjata

Ilustrasi brankas khusus senjata. (Sumber Amazon)

Brankas khusus senjata berukuran tidak terlalu besar, tapi harus ditangani dengan sangat hati-hati. Secara umum, brankas harus tetap terkunci agar anak-anak tidak bisa meraih senjata.

Brankas yang lumayan besar bisa juga dimasuki hewan peliharaan, seorang anak, dan bahkan seorang dewasa.

Suatu hari, seorang pria ditemukan terkunci di dalam brankas senjata miliknya setelah ia dilaporkan hilang selama beberapa hari. Setelah diperiksa, polisi berkesimpulan bahwa ia meninggal karena kekurangan oksigen.

Namun, pria itu juga memiliki kandungan besar zat narkoba dalam tubuhnya. Polisi juga tidak yakin kalau korban bisa sedemikian mudahnya mengunci diri di dalam.

Pada saat kejadian, mereka tidak yakin apakah memang pria itu yang sebenarnya memasukkan diri ke dalam brankas senjata. Kedengarannya mengada-ada, apalagi karena brankas yang satu ini tidak terlalu besar untuk dijejalkan seorang dewasa.

Memang ada kemungkinan bahwa kejadian itu merupakan upaya bunuh diri, walaupun seperti tidak mungkin mengunci diri secara tidak sengaja dalam ruang sedemikian sempitnya dan hanya cukup untuk 12 pucuk senjata.

 

5 dari 6 halaman

5. Brankas Berisi Marijuana, Heroin, dan Narkotika

Ilustrasi razia polisi di negara bagian New York. (Sumber Flickr)

Kebanyakan orang menggunakan brankas untuk menyimpan benda berharga dalam rumah. Jarang ada orang membawa brankas itu ke luar kecuali sedang pindah rumah.

Akan tetapi, ada saja orang yang menemukan kegunaan lain dan malah berurusan dengan polisi. Ketika kendaraannya dihentikan polisi untuk pemeriksaan, pemilik brankas mengaku baru saja merokok mariyuana.

Polisi kemudian memutuskan untuk memeriksa kendaraan secara keseluruhan. Mereka kemudian curiga ketika menemukan ada brankas dalam mobil.

Setelah dibuka secara paksa, petugas menemukan 24,6 gram narkotika, 1,4 gram heroin, dan 19,3 gram mariyuana. Si tersangka diduga berniat berjualan dan ia malah diganjar hukuman penjara.

Rencana terpidana dengan brankas itu sebenarnya agak ganjil, karena kotak tersebut tidak dapat benar-benar menyembunyikan bau barang-barang terlarang di dalamnya.

Selain itu, setelah polisi mendapat izin secukupnya dan mulai menggeledah kendaraan, maka mereka tidak akan sungkan membuka brankas yang terkunci sekali pun.

Artikel Selanjutnya
Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Kalibaru Bogor
Artikel Selanjutnya
Ingin Punya Bayi, Pasangan Ini Nekat Culik dan Bunuh Ibu Hamil