Sukses

Video Aksi Nekat Pemuda Bergelantung di Jendela Kereta

Liputan6.com, Perth - Pemuda ini nekat jadi penumpang gelap kereta. Namun, alih-alih menyusup ke gerbong, ia memilih bergantung di jendela. Tangannya berpegangan pada wiper atau penyeka kaca, saat sepur melaju dengan kecepatan 70 mph. 

Seperti dikutip dari Metro.co.uk, Senin (25/9/2017), video yang merekam aksinya itu diunggah oleh Lace Stone di laman Facebooknya. Rekaman berdurasi 19 detik tersebut hingga kini sudah dilihat lebih dari 5.000 kali.

Video tersebut menunjukkan sebuah kereta yang melaju di Mitchell Freeway, Perth, Australia. Saat gambar diperbesar, hal mengejutkan terlihat yakni seorang pria tengah mencengkeram bagian belakang gerbong sambil mencengkeram wiper.

Menurut laporan ABC, pemuda berusia 23 tahun itu terlihat naik ke bagian belakang kereta sebelum meninggalkan Leederville Station sekitar pukul 16.30 pada Sabtu 23 September.

Dia kemudian ditangkap dan ditahan oleh petugas Public Transport Authority (PTA) atau Otoritas Angkutan Umum, saat kereta tiba pada pemberhentian berikutnya di Stasiun Stirling. Pelaku lalu dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan kesehatan mental.

PTA mengatakan bahwa pria itu bisa saja terbunuh gara-gara aksi nekatnya. Diduga pelaku sengaja melakukannya agar bisa tenar. 

"Mereka umumnya ingin masuk situs berbagi video populer, mendapatkan publisitas... kami sering tak mengetahuinya sampai mereka beraksi," kata juru bicara PTA, David Hynes.

Menteri transportasi pemerintah Australia, Rita Saffioti, mengatakan akan menyelidiki insiden tersebut.

"Orang tidak boleh bersikap bodoh di seputar jalur kereta api, ini adalah infrastruktur serius. Tindakan itu bisa menyebabkan kematian, atau setidaknya luka serius," kata Rita.

Berikut ini rekamannya:

1 dari 2 halaman

Gelombang Air Dahsyat Guyur Penumpang Kereta

Insiden lain yang melibatkan kereta dan jadi sorotan terjadi di New Delhi, India.

Sebuah kereta yang melaju cepat di rel negara bagian tersebut dilaporkan tengah terendam banjir, dan memicu gelombang pasang air yang mengguyur penumpang di atas peron. Sepur tersebut disebutkan memasuki sebuah stasiun dengan kecepatan lebih dari 100 km / jam.

Dalam rekaman amatir seperti dikutip dari 9news.com.au pada 23 September 2017, kereta India yang meluncur melalui Stasiun Nallasopara itu disebut-sebut melaju lebih cepat dari biasanya. Sehingga membuat air banjir di rel menyembur ke penumpang yang tengah menunggu di atas peron.

Kendati demikian, otoritas kereta api India membantah bahwa kereta tersebut tak beroperasi sesuai aturan. Mereka mengklaim bahwa perlu ada lebih dari 100 mm air di atas jalur sepur sebelum batas kecepatan rendah diberlakukan.

Sementara seorang dari pihak kereta api India menyayangkan peristiwa tersebut.

"Tidak ada bahaya operasional. Ya, pilot lokomotif itu seharusnya mengurangi kecepatan kereta api setelah melihat orang-orang berdiri di peron," ujar seorang juru bicara kereta api kepada The Hindustan Times.

"Namun, ketinggian airnya tidak di atas 100 mm."

Menurut pemberitaan media Negeri Bollywood itu, kereta yang melintas tersebut adalah Ahmedabad-Mumbai Lokshakti Express atau Jaipur-Pune Express. Namun sejauh ini belum ada respons dari pihak terkait mengenai hal tersebut.

 

 

Artikel Selanjutnya
Parkir Sembarangan di Rel Kereta, Mobil Ini Digotong Warga
Artikel Selanjutnya
Pengendara Motor Berkeliling Kota Rantepao Sambil Bugil