Sukses

Tari Bali Meriahkan Festival Bunga Terbesar di Australia

Liputan6.com, Canberra - Tari Gopala yang berasal dari Bali yang dibawakan oleh murid-murid Sekolah Dasar Australia dari Holy Family Primary School di Canberra, lengkap dengan kostumnya yang atraktif, berhasil memukau pengunjung Festival Floriade 2017.

Floriade merupakan festival bunga tahunan terbesar di Australia yang diadakan di Canberra dalam rangka menyambut datangnya Musim Semi.

Penampilan Tari Gopala Bali oleh murid-murid SD Australia ini merefleksikan dan sebagai simbol persahabatan dan kedekatan antara masyarakat Indonesia dan Australia.

 

 

Festival Floriade 2017 (KBRI Canberra)

Selain Tari Gopala, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Canberra secara khusus juga menghadirkan Tari Kecak di panggung budaya Floriade yang terletak di Commonwealth Park. Demikian menurut rilis pers resmi yang diterima Liputan6.com dari KBRI Canberra, Minggu (24/9/2017).

Tari Kecak yang dibalut dengan kisah Ramayana tersebut dibawakan secara apik oleh para staf KBRI Canberra.

Tiga figur utamanya, yakni Rahwana, Dewi Sita dan Hanoman, tampil atraktif. Banyak adegan lucu yang mengundang derai tawa penonton ketika Hanoman yang berwatak jenaka berusaha menyelamatkan Dewi Sita dari cengkeraman Rahwana.

 

1 dari 2 halaman

Promosi Indonesia, Tonjolkan Seni Pulau Dewata

Festival Floriade 2017 (KBRI Canberra)

Tak pelak, usai tampil, para penari Bali tersebut diserbu para pengunjung Australia yang ingin berfoto bersama.

Bali memang menjadi tema yang ditonjolkan KBRI Canberra dalam festival bunga yang berlangsung selama sebulan penuh dan rata-rata dihadiri oleh lebih dari 500 ribu orang ini.

Disaksikan langsung oleh Wakil Duta Besar RI untuk Australia, Derry Aman beserta isteri, dan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) KBRI Canberra, Caecilia S. Legowo, penampilan luar biasa murid-murid SD di Canberra dan staf KBRI Canberra tersebut dalam membawakan tarian Bali yang dikenal sangat dinamis dan indah, telah mengundang decak kagum para penonton yang datang.

Rebbeca McIntosh misalnya, mengaku bangga menyaksikan Tari Bali yang dibawakan oleh murid-murid sekolah di Australia.

"Saya kaget sekaligus bangga mereka memainkan Tari Bali dengan sangat bagus. Ini adalah simbol kedekatan dan persahabatan hubungan Indonesia dan Australia", ujar wanita asal Sydney itu.

Penonton lainnya, Robert Lund menyebut, penampilan dua tarian Bali yang disuguhkan oleh KBRI Canberra di ajang Floriade Festival menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang datang.

"Saya dan keluarga sangat menikmati dua tarian Bali dari Indonesia itu. Hari ini, penampilan Tari Bali menjadi yang terbaik yang saya lihat di panggung Floriade", imbuh pria yang datang membawa istri dan dua anaknya tersebut.

Menurut Wadubes Derry Aman, partisipasi KBRI Canberra dalam Festival Floriade ini adalah rutin dan untuk mempromosikan kekayaan seni-budaya dan pariwisata Indonesia di kalangan publik Australia.

"Panitia Festival Floriade secara khusus senantiasa mengundang KBRI Canberra setiap tahunnya untuk ikut menyemarakkan festival ini guna menampilkan tarian Indonesia. Tari-tarian Indonesia dipandang memiliki daya tarik yang luar biasa bagi para pengunjung", ujar Derry.

Selama pertunjukan berlangsung, juga ditampilkan beberapa kuis tentang Indonesia kepada para penonton. Sejumlah pertanyaan yang diajukan, mulai dari nama-nama binatang khas Indonesia, nama pulau hingga tempat destinasi pariwisata, dijawab dengan baik oleh pengunjung mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Mereka yang berhasil menjawab kuis, diberikan suvenir tas batik bertuliskan Indonesia yang berisi produk-produk UKM Indonesia yang masuk di pasar Australia, seperti makanan ringan.

 

 

Artikel Selanjutnya
RI Raih Juara 3 di Festival Musik Tradisional Uzbekistan