Sukses

Perusahaan Tambang Rusia Temukan Berlian Pink 27,85 Karat

Liputan6.com, Moskow - Perusahaan pertambangan berlian Rusia bernama Alrosa berhasil menambang berlian merah muda 27,85 karat. Hasil penemuan berlian ini, tujuh kali lebih berat dibanding rekor temuan berlian 3,86 karat perusahaan sebelumnya.

Dikutip dari laman RBTH Indonesia, Minggu (24/9/2017), menurut perwakilan perusahaan Evgeny Alrosa, berlian itu memiliki dimensi 22,47 x 15,69 x 10,9 milimeter, dengan warna merah muda pudar dan tanpa cacat sama sekali.

"Para ahli di Alrosa sedang meneliti batu ini untuk menentukan apakah harus menjualnya sebagai berlian mentah atau memotongnya," ujar pihak Alrosa.

"Mengingat bahwa Alrosa belum pernah menambang berlian seperti ini sebelumnya, kami dapat mengatakan hasil tambang ini akan menjadi berlian termahal sepanjang sejarah, jika dipotong oleh perusahaan," tambahnya.

Alrosa sebelumnya menemukan berlian 3,86 karat pada 2012.

Dalam delapan tahun terakhir, perusahaan hanya mampu menambang sekitar tiga berlian merah muda dengan berat di atas 2 karat.

1 dari 2 halaman

Berlian Biru Langka 25,5 Karat di Afrika Selatan

Sebelum penemuan berlian 27,85 karat di Rusia, sebongkah berlian biru langka pernah ditemukan di Afrika Selatan.

Batu berharga berukuran 25,5 karat itu diangkat dari dalam bumi oleh Petra Diamonds, tahun 2013 di tambah Cullinan. Berlian itu diprediksi telah membawa keuntungan besar.

Para ahli berpendapat, nilainya bisa mencapai US$ 10 juta atau sekitar Rp 97 miliar. Temuannya juga berhasil mendongkrak harga saham Petra Diamonds.

Temuan serupa berharga mahal dihasilkan dalam beberapa tahun di tambang Cullinan. Petra, yang juga beroperasi di Botswana dan Tanzania, berharap mendapatkan laba besar dari pembelinya.

"Sangat jarang untuk berlian dengan kualitas dan ukuran seperti ini ditawarkan ke pasar," kata juru bicara Petra Diamonds, Cathy Malins, seperti dimuat BBC.

Tambang yang terletak di timur laut Pretoria tersebut telah memproduksi ratusan berlian besar. Dan mahsyur dengan produksi berlian biru.

Artikel Selanjutnya
Harta Karun, Ferrari Langka 40 Tahun Teronggok di Gudang
Artikel Selanjutnya
Jerman Tarik Simpanan Emas Saat Perang Dingin dari Amerika