Sukses

Kakek 83 Tahun Nekat Dorong Perampok dari Atap Rumah

Liputan6.com, La Puente - Seorang kakek berusia 83 tahun geram melihat kelakuan tersangka perampok yang melompat dari atap rumah ke atap rumah ketika meloloskan diri dari kejaran polisi.

Kakek itu pun memutuskan untuk membantu petugas. Ia naik ke atap, dan menghadapi tersangka. Dalam pergulatan, ia mendorong perampok itu dari atap rumah hingga terjatuh.

Dikutip dari Oddee pada Jumat (22/9/2017), kakek bernama Wilford Burgess pergi meninggalkan rumahnya untuk menjadi sukarelawan di gereja setempat.

Ketika sedang bertugas, ia mendapat panggilan telepon dari putrinya yang bercerita tentang seorang pria di atap rumah mereka di La Puente, California.

Burgess kemudian bergegas pulang dan menyaksikan lingkungan tetangga yang sedang kacau balau. Polisi sedang membujuk tersangka perampok di atap rumah agar menyerah.

Sebelumnya, tersangka melompat dari atap rumah satu ke atap rumah lainnya demi menghindari kejaran.

Karena kesal melihat proses yang bertele-tele, kakek tersebut memutuskan untuk bertindak.

Ia mengaku meminjam tangga milik tetangga dan mengatakan kepada petugas bahwa ia akan menangani urusan itu.

Kakek itu menegaskan, "Kamu datang ke rumah saya, kamu tidak usah khawatir tentang dia karena saya akan mengatasinya."

"Saya akan naik ke atap dan si bajingan itu harus turun."

 

Berikut video aksi si kakek:


 

1 dari 2 halaman

Terus Menjaga Kebugaran

Wilford Burgess (83) mengaku kepada wartawan bahwa menjaga kebugaran merupakan hal yang penting baginya. (Sumber Fox 11 Los Angeles)

Cucu perempuan Burgess yang bernama Ashley Wrenn merekam seluruh kejadian itu dan mengunggahnya ke dunia maya. Kisah duel di atas atap itu pun menjadi viral.

Setelah didorong dengan keras, tersangka terjatuh dan diringkus. Ia kemudian dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan kesehatan jiwa.

Sementara itu, Burgess baik-baik saja.

Ketika ditanya tentang stamina yang memampukannya melakukan tindakan tersebut, si kakek mengaku kepada wartawan bahwa menjaga kebugaran merupakan hal yang penting baginya.

Katanya, "Saya bilang ke semua orang, 'Hanya karena orang sudah tua, bukan berarti harus duduk-duduk santai. Selama masih sanggup, bergeraklah terus'."

Ia menambahkan bahwa latihan kebugaran yang paling disukainya adalah membantu mengangkat barang-barang sumbangan warga ke gereja tempat ia melakukan tugas sukarela.