Sukses

Donald Trump Tuai Kontroversi Gara-Gara Menjabat Tangan Istri

Liputan6.com, Washington, DC - Kontroversi mewarnai kehidupan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Ada saja pernyataan atau tindakannya yang mengundang komentar negatif publik.

Teranyar, Trump berjabat tangan dengan Melania yang tak lain dan tak bukan adalah istrinya sendiri. Tak ada yang salah memang dengan berjabat tangan, tapi bagi suami istri, gaya Trump ini menunjukkan kurangnya kehangatan di antara mereka sebagai pasangan.

Seperti dikutip dari News.com.au pada Minggu (17/9/2017) momen canggung tersebut terjadi ketika Melania memperkenalkan suaminya dalam sebuah acara di pangkalan udara Joint Base Andrews pada Jumat, 15 September.

Alih-alih mendaratkan ciuman di pipi sang istri, Trump justru memberi jabat tangan canggung dan mengucapkan terima kasih kepada Melania. Dan setelah itu, gesturnya menunjukkan bahwa ia meminta Melania untuk menyingkir.

Saksikan video saat Trump menjabat tangan Melania berikut:

Sontak hal ini mendatangkan berbagai reaksi di media sosial. Pemilik akun Twitter @nataliehaddad_ mengomentarinya, "Sejauh ini, itulah momen tercanggung yang pernah saya saksikan, ketika Trump menjabat tangan Melania di podium. Peluk dia, dude!".

Sementara itu, pemilik akun Twitter @SomeSanityNow berkicau, "Ini terlampau aneh. Dia sangat baik terhadap Ivanka, ada apa ini? Rauh wajah Melania setelah jabat tangan dan diusir..."

Ada pun pemilik akun Twitter @KellyCalberry berkomentar, "Jadi, ia memeluk putrinya saat berpidato dan hanya memberikan istrinya jabat tangan? Melania benar-benar bingung saat Trump menunjukkan di mana ia harus berdiri".

Kabar yang menyebutkan bahwa hubungan Trump dan Melania jauh dari gambaran mesra sebagai suami istri sebelumnya dikuatkan oleh berbagai peristiwa. Lihat saja bagaimana pada hari pelantikan Trump, media berbondong-bondong memuat sejumlah ekspresi wajah Melania yang tampak bermuram durja. Tak hanya sekali, tapi beberapa kali ia tertangkap kamera dengan raut wajah serupa.

1 dari 2 halaman

Tolak Digandeng

Pada Mei lalu, dalam kunjungan luar negerinya di Roma, Italia, pasangan Trump dan Melania juga menjadi pemberitaan menyangkut dengan keharmonisan rumah tangga mereka.

Sesaat setelah keluar dari pesawat kepresidenan Air Force One, pasangan ini sempat melambaikan tangan. Ketika hendak menuruni tangga pesawat, Trump mencoba meraih tangan Melania. Namun, upayanya gagal karena Melania menggerakkan tangan kirinya untuk merapikan rambut.

Saat Donald Trump mengulurkan tangannya, Melania justru merapikan rambutnya (AP Photo/Andrew Medichini)

Sontak kejadian ini menghiasi pemberitaan berbagai media massa dunia. Telegraph memuat ulasannya dengan judul "Melania again appears to refuse Donald Trump's attempted hand-hold in Rome".

Melalui artikel bertajuk "Melania Trump Snubs ANOTHER Of Donald’s Attempts To Hold Her Hand", Huffington Post juga menyoroti kabar serupa. Sementara itu, The Guardian memilih "Video clip of Donald and Melania Trump failing to hold hands overshadows Israel arrival" sebagai judul artikelnya.

Adapun Business Insider mengambil tajuk "People can’t stop talking about the weird body language between Donald and Melania Trump" untuk mengulas kabar yang sama.

Boleh jadi peristiwa ini tidak disengaja, tapi ini bukan kali pertama keduanya mempertontonkan sikap yang dianggap aneh di muka publik. "Insiden" serupa terjadi dalam lawatan pasangan ini ke Israel.

Ketika mendarat di Bandara Internasional Ben Gurion, Tel Aviv, Trump dan Melania disambut Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan istri. Berjalan di karpet merah, Trump mengulurkan tangannya ke arah Melania.

Bukannya disambut, Melania yang mengenakan setelah putih justru menepis tangan sang suami. Peristiwa tersebut terekam dengan jelas dan menjadi viral di media sosial.

Kecanggungan bahasa tubuh pasangan nomor satu di Negeri Paman Sam tersebut sempat pula menjadi perhatian sebelumnya. Bulan lalu, Trump dikritik karena meninggalkan istrinya jauh di belakang saat turun dari Air Force One.

Menanggapi peristiwa tersebut, seorang ahli etiket Elaine Swann mengatakan kepada Huffington Post bahwa seharusnya Trump menunggu pasangannya di ujung tangga pesawat dan kemudian mengulurkan tangannya untuk membantu Melania turun.