Sukses

Selain PCC, Ini 2 Jenis Zat yang Buat Pemakainya seperti 'Zombie'

Liputan6.com, Jakarta - Baru-baru ini, kota Kendari dihebohkan dengan ulah seorang bocah yang seperti berada dalam dunianya sendiri.

Benar, ia berusaha bangkit, tapi tidak mampu. Si bocah kemudian jatuh telentang, walaupun ada air kubangan di depannya.

Seperti dilaporkan Liputan6.com sebelum ini, adegan ganjil itu terekam dalam sebuah video yang diunggah akun Facebook milik Andi Muslimin, berjudul "Waspada, Flakka Masuk Indonesia - Bocah di Kendari Seperti Zombie".

Masalahnya, bocah Kendari yang dibilang seperti 'zombie' (mayat hidup) itu tidak sendiri. Ada puluhan orang lain mengalami hal yang kurang lebih sama.

Kepala BNN Kendari Murniati menyebutkan, para korban dimasukkan ke rumah sakit jiwa karena tingkah laku mereka seperti orang tidak waras atau mengalami gangguan kepribadian dan linglung.

Rupanya, mereka menjadi korban penyalahgunaan pil bertuliskan 'PCC' (Paracetamol Cafeine Carisoprodol) dan bukan narkoba jenis flakka seperti dugaan sebelumnya.

Selain PCC, flakka adalah salah satu zat zombie. (Sumber DEA)

Ternyata bukan hanya obat PCC yang menyebabkan pengguna menjadi seperti zombie.

Dikutip dari thesun.co.uk pada Jumat (15/9/2017), cannabis sintetis seperti Spice dan Black Mamba mengubah seseorang menjadi zombie.

Dengan demikian, keadaan pengguna sangat merepotkan layanan kedaruratan karena dampak yang sangat menghancurkan.

Di Inggris, zat-zat itu menebar kekacauan di jalan-jalan dan penjara.

Sudah ada upaya melarang zat-zat tersebut jika dijual untuk konsumsi manusia. Akan tetapi, para pembuatnya merekayasa ramuan agar bisa lolos dari celah-celah hukum.

Berikut ini adalah dua zat yang kerap dijuluki 'ganja buatan' dan bisa membuat penggunanya bertingkah seperti zombie. 

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

 

1 dari 3 halaman

1. Spice

Selain PCC, Spice adalah salah satu zat zombie. (Sumber spiceaddictionsupport.org)

Spice ditemukan secara tidak sengaja oleh seorang ahli kimia organik John Huffmann di Clemson University, South Carolina, Amerika Serikat.

Huffmann sedang mencari cara baru untuk mengembangkan obat anti-inflamasi. Saat itu, percobaan melibatkan penciptaan ratusan jenis cannabis sintetis, termasuk JWH-018.

Pada 2006, peneliti tersebut menyatakan bahwa zat temuannya tidak layak dikonsumsi manusia.

Namun dua tahun kemudian, zat itu malah mulai beredar di dunia maya, bersamaan dengan semakin populernya mefedron (mephedrone) atau akrab dijuluki mcat.

Dua zat tersebut tidak diiklankan sebagai obat, melainkan sebagai zat wewangian atau pupuk tanaman.

Zat itu disebutkan memberi dampak serupa dengan cannabis, tapi beberapa pendapat lain menyebutkannya berdampak seperti halusinogenik kuat semisal LSD.

Sekarang ini, zat zombie tersebut banyak beredar dalam bentuk kristal. Dr. Oliver Sutcliffe dari Manchester Metropolitan University pernah melakukan pengujian pada sampel Spice.

Menurutnya, zat itu 100 persen merupakan kristaline murni cannabinoid sintetis yang biasanya disemprotkan ke bahan tanaman yang dikeringkan sebagai bagian dari larutan kimia untuk membuat Spice.

 

2 dari 3 halaman

2. Black Mamba

Black Mamba adalah sintetis lain pengganti cannabis yang menjiplak dampaknya.

Serupa dengan Spice, Black Mamba menyebabkan pemakainya berhalusinasi dan juga menderita kesulitan bernafas, muntah, serta hilang kendali terhadap bagian-bagian tubuh.

Walaupun dirancang untuk meniru teler cannabis, Black Mamba jauh lebih kuat sehingga menjerumuskan pengguna kepada keadaan seperti mayat hidup.

Artikel Selanjutnya
Kulit Biji Alpukat Ternyata Ampuh Obati Sakit Jantung dan Kanker
Artikel Selanjutnya
Solusi Terbaru untuk Minimalisir Tampilan Jerawat