Sukses

Top 3: Bui 48 Tahun untuk Ayah Sodomi Anak Kandung 623 Kali

Liputan6.com, Kuala Lumpur - Adalah sebuah tugas dan kewajiban bagi seorang ayah untuk menyayangi serta melindungi anak kandungnya. Namun, seorang ayah keji asal Malaysia justru menyalahi kodrat tersebut.

Seorang pria 36 tahun asal Negeri Jiran tega menyodomi anak kandungnya sebanyak 623 kali. Atas perbuatannya, pengadilan menjatuhkan vonis 48 tahun penjara. 

Artikel tersebut rupanya paling menyedot perhatian pembaca Liputan6.com pada Minggu (10/9/2017) pagi.

Selain itu, kisah remaja transgender yang ingin kembali menjadi pria juga menarik perhatian pembaca. Siswa Australia yang memutuskan mengubah dirinya menjadi perempuan, kini berharap bisa seperti sedia kala.

Berikutnya, berita tentang ISIS dan Al Qaeda yang mengungkapkan suka cita atas bencana Badai Irma di Florida, AS, juga menyita perhatian sejumlah pembaca.

Berikut selengkapnya dalam Top 3 Global :

1. Sodomi Anak Kandung 623 Kali, Ayah Asal Malaysia Dibui 48 Tahun

Seorang pria asal Malaysia harus mendekam dipenjara selama 48 tahun akibat perbuatan yang ia lakukan. Dalam sebuah pemeriksaan yang dilakukan oleh kepolisian setempat, pria berusia 36 tahun tersebut terbukti melakukan kekerasan seksual berupa sodomi kepada anak perempuannya.

Dikutip dari laman Straits Times, Sabtu 9 September 2017, pria tersebut diketahui telah melakukan praktik kejinya sebanyak 623 kali.

Ilustrasi kekerasan pada anak. Sumber: Istimewa

Hakim dari pengadilan negeri yang khusus menangani masalah kekerasan seksual, Yong Zarida Sazali, mengatakan pihaknya telah menjatuhkan hukuman penjara kepada pelaku yang telah melecehkan anak kandungnya yang masih berusia 15 tahun.

Selengkapnya...

 

2. Kisah Remaja Transgender yang Ingin Kembali Menjadi Pria

Seorang siswa Australia yang memutuskan mengubah dirinya menjadi perempuan, kini memikirkan kembali keputusannya itu. Dua tahun setelah menjalani program transisi, ia ingin kembali menjadi laki-laki.

Pada usia 12 tahun, Patrick Mitchell memohon kepada ibunya agar mendapat terapi hormon estrogen setelah dokter mengdiagnosis bahwa dirinya mengidap disforia gender.

Ilustrasi (iStock)

Dikutip dari Independent, Jumat 8 September 2017, disforia gender adalah kondisi di mana seseorang mengalami penderitaan karena ada ketidakcocokan antara jenis kelamin biologis dengan identitas gender.

Selengkapnya...

 

3. ISIS dan Al Qaeda Rayakan Derita Warga AS Hadapi Badai Irma

Badai Irma tak menunjukkan tanda-tanda akan melemah. Badai itu tetap pada Kategori 5 yang dianggap mengancam siapa saja yang ia lewati.

Setelah memporakporandakan Karibia dan kepulauan sekitarnya, Badai Irma menuju Kuba. Pada akhir pekan, diperkirakan akan menghantam Florida dan negara-negara bagian di kawasan Tenggara.

Sebuah mobil hancur tertimpa puing bangunan usai dilanda badai Harvey di Rockport, Texas (26/8). Akibat badai tersebut, Wali Kota Rockport Charles Wax mengungkapkan bahwa satu orang ditemukan meninggal. (Courtney Sacco/Corpus Christi Caller-Times via AP)

Masyarakat Florida dan sekitarnya panik. Gubernur Rick Scott memerintahkan evakuasi warga yang akan terdampak oleh Badai Irma.

Selengkapnya...

Artikel Selanjutnya
Nasib Bocah Jadi Korban 'Serigala Berbulu Domba' di Ambon
Artikel Selanjutnya
Suami Ungkap Mel B Pecandu Heroin dan Alkohol