Sukses

5 Tayangan Kartun Ini Tak Layak untuk Anak Kecil

Liputan6.com, Jakarta - Sebagai orang dewasa, kita mungkin mengerti kesulitan untuk membuat film kartun yang benar-benar menarik bagi anak-anak.

Apalagi kartun itu ditujukan bagi pemirsa internasional. Misalnya, seberapa aneh jalan cerita yang dapat diterima?

Apa yang membuat sedih atau gembira? Seberapa seram isi tayangannya?

Disarikan dari listverse.com pada Rabu (6/9/2017), jika studio salah memahami aspek-aspek itu, maka tayangan kartun yang dihasilkan bisa salah sasaran.

Berikut adalah 5 tayangan kartun yang cenderung sadis sehingga malah tak pantas bagi anak-anak:

1. Hedgehog In The Fog (Landak Dalam Kabut), Rusia

Hedgehog in the Fog. (Sumber Pinterest)

Pada 1975, film pendek karya Yuriy Norshten ini memenangkan kategori Best Animated Film di Festival Anak Tehran.

Kartun ini menceritakan perjalanan seekor landak yang mencoba menuju pesta makan malam menembus kabut.

Dalam perjalanan, ia dikuntit oleh seekor kelelawar dan seekor burung hantu. Akibat dikejar-kejar, landak itu jatuh ke dalam parit.

Ia mengambang terlentang di air yang mengalir. Dengan tenang, si landak mengatakan, "Saya terbenam, saya akan segera tenggelam."

Cukup jarang ada film anak-anak yang tokoh utamanya pasrah memasuki kematian di ujung cerita.

Ia memang kemudian diselamatkan oleh temannya, seekor beruang. Tapi, akhir yang bahagianya tidak sesederhana itu.

Selama sedang pesta, si landak terus dihantui oleh ekspresi wajah seekor kuda yang dilihatnya dalam kabut.

Selain alur yang tak berarah, animasi tokohnya digambarkan bergerak secara tidak alamiah – terutama penggambaran si burung hantu.

2. Fat (Gemuk), Prancis

Fat. (CGsociety.org)

Film animasi pendek ini dibuat pada 2012 oleh sutradara Gary Fouchy, Yohann Bernard, dan Sebastien De Oliveira Bispo. Tayangannya sudah ditonton lebih dari 1 juta kali melalui kanal The Kids Club.

Diduga, kebanyakan anak yang menonton film tanpa dialog ini malah bingung dan sebagian lagi malah jijik.

Dalam alur cerita, seorang petani dan istrinya sedang melakukan kegiatan sehari-hari di pertanian mereka. Benda-benda di sekitar pertanian pun menggembung.

Awalnya, ternak-ternak menggembung, kemudian traktor dan garpu jerami. Akhirnya, istri petani itu pun menggembung dan meletus.

Tidak ada upaya menjelaskan humor di balik keanehan cerita. Gambaran istri yang sedang menderita ketika tubuhnya menggembung memenuhi lumbung dibuat seakan menggemaskan, tapi diakhiri secara menyeramkan.

Ada juga kisah si petani sedang memerah sapi, tapi kemudian tidak sengaja meremas seekor kerbau jantan ketika ia sedang melihat ke tempat lain.

3. Toell The Great (Toell Agung), Estonia

Toell the Great. (Sumber Pinterest)

Bagi pembaca yang tidak akrab dengan hikayat rakyat Estonia, film pendek tahun 1980 ini adalah tentang sepak terjang suatu raksasa bernama Toell.

Ia membawa pasukan memasuki pertempuran. Ia terpancung dalam pertempuran, lalu menempatkan kepala di ujung pedangnya sendiri dan berjalan sendiri ke kuburannya.

Ia kemudian bersumpah akan bangkit kembali dalam perang lain melawan Estonia.

Sutradara Rein Raamat secara grafis mengangkat hikayat ini ke dalam film 14 menit.

Isinya bukan hanya tentang penderitaan sang pahlawan, tapi juga tampilan grafis pertempuran dengan para prajurit yang ditikam menembus wajah.

Pada masa itu, pihak Uni Soviet menariknya dari peredaran karena adegan kekerasan yang ditampilkan, bukan karena pesan nasionalismenya.

4. Squirrel and Hedgehog (Bajing dan Landak), Korea Utara

Squirrel and Hedgehog. (Sumber tvtropes.org)

Pertunjukkan propaganda ini dimulai pada 1977. Secara teknis, film ini masih diproduksi oleh SEK Studios.

Dalam serial film, sekelompok makhluk mempertahankan tempat kediaman mereka yang dinamai Bukit Bunga dari serbuan penyerang yang bersenjata lebih baik.

Jelaslah bahwa alur cerita itu merupakan penyebutan tersamar tentang ancaman terus menerus dari Amerika Serikat dan Jepang terhadap Korea Utara.

Pihak Korea dilambangkan sebagai tupai, landak, dan bebek. Sedangkan Amerika dilambangkan serigala-serigala dengan kapal meriam laser yang cukup kuat untuk melempar sebuah jeep.

Pihak Jepang digambarkan sebagai musang dan Korea Selatan dilambangkan dengan tikus-tikus. Rusia digambarkan sebagai beruang mabuk.

Kartun itu bukan hanya penuh dengan tembak-menembak yang mematikan tapi juga tayangan menyate hewan hidup-hidup. Dialognya juga penuh dengan caci-maki dan ejekan.

Walaupun begitu, tayangan itu secara kultural diserap meluas dan sosok-sosoknya menghiasi dinding-dinding tempat penitipan anak.

 

Saksikan juga video menarik berikut ini:

5. Fun Kids Smile, Amerika Serikat

Fun Kids Smile. (Sumber BabyCenter)

Ternyata, di Amerika Serikat pun memiliki film kartun nyelenehnya sendiri.

Fun Kids Smile bisa dibilang sebagai suatu tipuan. Kanal YouTube itu sekadar mencomot tanpa izin tokoh-tokoh Mickey Mouse, Peppa Pig, dan burung-burung Angry Birds dn dijejalkan dalam alur cerita berulang.

Seperti dilaporkan dalam Baby Center, kartun-kartun itu berisi kejadian yang bukan anak-anak, misalnya ketika hidung Mickey Mouse dipotong oleh seorang bayi.

Ada juga balita-balita asuhan Mickey Mouse yang dikejar-kejar seekor anjing hingga kotor dan berdarah-darah. Di ujung cerita, Mickey dan Minnie Mouse tertawa-tawa ketika berdiri di atas anak-anak itu.

Masalahnya, kartun-kartun itu sengaja diiklankan kepada anak-anak, padahal isinya seperti ungkapan hati seorang sakit jiwa yang mencoba melucu.

Artikel Selanjutnya
Lakukan Hal Ini Jika Ingin Anak Jadi Orang Sukses
Artikel Selanjutnya
Ibu, Ini Rahasia Bikin Anak-anak Betah di Rumah