Sukses

4 Gaya Busana Melania Trump yang Memicu Kontroversi

Liputan6.com, New York - Sosok Melania Trump memang lekat dengan kontroversi. Tak hanya suaminya, Donald Trump, ia juga sering menjadi sorotan media.

Baru-baru ini, First Lady Amerika Serikat tersebut kembali menjadi bahan olokan. Gara-garanya, ia tampil menggunakan sepatu hak tinggi jenis stiletto saat sedang menemani sang suami mengunjungi korban banjir di Negara Bagian Texas.

Penampilan Melania itu disorot oleh fotografer AFP. Dalam caption-nya, Nicholas Kamm menulis, "First Lady AS Melania Trump menggunakan hak tinggi ke wilayah bencana," demikian dilansir dari laman News.com.au.

Kala itu, Melania tampak meninggalkan Gedung Putih bersama Trump dengan mengenakan celana panjang hitam model capri dipadu dengan jaket bomber berwarna hijau tentara.

First Lady Melania Trump menggunakan sepatu hak tinggi ke daerah bencana (AFP/Nicholas Kamm)

Sekilas tampilan ibu negara tersebut benar-benar pas. Namun, jika dilihat secara jeli penggunaan sepatu hak tinggi saat mengunjungi korban banjir sangatlah tidak pas.

Tak hanya kontroversi sepatu hak tinggi ibu negara, ada beberapa contoh kasus lain yang membuat cara berbusana Melania kian jadi sorotan.

Seperti dilansir dari berbagai sumber, Rabu (30/8/2017), berikut 4 kontroversi cara berbusana Melania Trump:

1 dari 5 halaman

1. Pakai Kerudung di Vatikan, Bukan di Saudi

Pada Mei 2017, Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Ibu Negara Melania Trump tiba di Vatikan dalam kunjungan kerja.

Di sana, mereka bertemu Pemimpin Tertinggi Umat Katolik, Paus Fransiskus. Ini adalah pertemuan yang paling dinanti-nantikan oleh warga dunia yang penasaran, bagaimana dua tokoh yang pernah saling lempar kata-kata pedas itu bertemu.

Selain mengamati pertemuan Donald Trump dan Paus Fransiskus, ada yang menarik dari momentum tersebut.

Presiden Donald Trump bersama Melania Trump mengunjungi Paus Fransiskus di Vatikan, Selasa (23/5). Trump berdiskusi dengan Paus mengenai sejumlah isu dari soal migran sampai kapitalisme tak terkendali dan perubahan iklim. (AP Photo / Evan Vucci)

Dikutip dari laman The Week, Melania Trump mengenakan kerudung saat berada di Vatikan, hal yang tak ia lakukan di Arab Saudi.

Saat di Arab Saudi di mana peraturan perempuan harus memakai penutup kepala, Melania memutuskan untuk tampil seperti para pendahulunya: tak memakai abaya dan hijab.

Namun, di Vatikan, ia justru memakai mantilla, selendang brokat penutup rambut untuk perempuan Katolik.

Permasalahannya, mantilla tak wajib dipakai. Kalaupun digunakan, biasanya dikenakan saat menghadiri misa di gereja.

Sama halnya anak tiri Melania, Ivanka Trump, ia tidak memakai penutup kepala saat di Arab Saudi.

Namun, mengikuti gaya First Lady, istri Jared Kushner yang telah pindah kepercayaan memeluk Yudaisme menggunakan mantilla di kepalanya.

Kunjungan ke Vatikan adalah bagian dari perjalanan perdana Donald Trump ke luar negeri sebagai Presiden AS semenjak ia dilantik pada Januari 2017.

2 dari 5 halaman

2. Melania Trump Makan Berlian

Sebagai model dan istri miliarder, Melania Trump sering tampil di sampul majalah, menunjukkan kemolekan fisik dan kesehariannya yang bergelimang kemewahan.

Tak lama setelah resmi menjabat sebagai ibu negara, Melania menjadi sorotan karena kemunculannya di halaman muka Vanity Fair Meksiko -- sebuah majalah fashion.

Majalah Vanity Fair Mexico edisi Februari, dengan cover bergambar Melania Trump di sebuah lapak di Meksiko, 30 Januari 2017. Melania berpose melilitkan berlian dengan menggunakan garpu layaknya akan menyantap spagheti. (PEDRO PARDO/AFP)

Kontroversi itu dimulai ketika nyonya Trump yang mengenakan baju putih tampak mengenakan perhiasan mewah di kedua tangannya. Perempuan 46 tahun itu berpose di depan sebuah mangkuk penuh dengan aksesori berkilauan.

Melania Trump memutar-mutar rantai perak berkilau dengan garpu seolah-olah itu adalah pasta.

Deskripsi sampul majalah menjanjikan bocoran tentang First Family -- termasuk bagaimana Melania berurusan dengan suaminya, juga terkait niatnya menjadi Jackie Kennedy yang baru.

Sampul Melania yang dirilis Vanity Fair di Twitter -- sebagai preview untuk edisi bulan Februari -- memicu kemarahan banyak orang di negara itu.

Apalagi, warga Meksiko baru menyaksikan bangsanya terseret dalam krisis diplomatik terbesar dalam beberapa dekade -- gara-gara kebijakan suaminya.

3 dari 5 halaman

3. Jaket Rp 683 Juta

Kontroversi lain terjadi ketika Melania mengenakan jaket super mahal saat menemani suaminya, Donald Trump yang hadir dalam pertemuan G7 di Catania, Sisilia, Italia.

Dikutip dari Daily Mail, perempuan asal Slovakia itu tertangkap kamera dengan jaket mahal saat keluar dari mobil. Di tangannya juga ada sebuah dompet dengan aplikasi senada.

Ia mengenakan jaket berwarna dasar putih dihiasi aplikasi bunga warna-warni, yang ternyata harganya 'selangit'.

Lihat di sini bagaimana penampilan Melania Trump saat kenakan jaket seharga Rp 600 juta, penasaran?

Luaran rancangan Dolce & Gabbana itu dibanderol dengan harga 70 ribu dolar Australia atau senilai Rp 685 juta .

Busana Melania yang indah, mencolok, lagi mahal itu membuat netizen melontarkan cuitannya di media sosial. Ada yang suka dan memuji, lainnya berkomentar negatif dan mencela.

Tak berhenti di situ saja, ada pula cuitan netizen yang menggambarkan sebuah ironi, di mana harga busana tersebut lebih mahal dibanding rata-rata penghasilan orang Amerika setiap tahunnya.

Selain Melania, desainer Domenico Dolce dan Stefano Gabbana juga mendapat kritik dari netizen.

Kritik itu disampaikan karena kedekatan mereka dengan istri miliarder nyentrik itu, sementara banyak desainer yang menolak untuk mendandani Melania.

Dikabarkan, busana yang dikenakan oleh Melania tersebut belum tersedia di pasaran dan itu mengindikasikan kalau Melania Trump memang memesan secara khusus dari rumah mode yang sudah didirikan sejak 32 tahun lalu tersebut.

4 dari 5 halaman

4. Blus Mewah Pancing Kehebohan

Sebelum resmi menjadi ibu negara, kontoversi juga melanda istri ke-3 dari Donald Trump tersebut.

Melania Trump kenakan blus 'pussy-bow' berwarna fuschia yang dinilai mengingatkan publik pada komentar vulgar sang suami (Reuters)

Ketika tampil mendukung sang suami dalam debat capres kedua yang berlangsung di Washington University, St Louis, perempuan berusia 46 tahun yang juga merupakan mantan model itu mengenakan blus berwarna fuschia keluaran Gucci. Demikian seperti dilansir Nymag.com.

Sekilas tak ada yang salah dengan blus berleher tinggi tersebut. Potongannya pun tergolong sederhana dan sopan untuk menghadiri acara resmi seperti debat capres.

Namun yang menggelitik, blus berbahan sutra seharga US$ 1.100 atau setara dengan Rp 14 juta itu bernama pussy-bow. Ini seolah mengingatkan banyak orang pada komentar vulgar Trump tentang perempuan, "grab them by the pussy."

Artikel Selanjutnya
5 Selebritas Hollywood dengan Potongan Rambut Aneh bin Ajaib
Artikel Selanjutnya
6 Penyanyi Dunia Ini Dikabarkan Memuja Setan Demi Popularitas