Sukses

Topan Hato Tewaskan 3 Orang di Makau dan Putus Aliran Listrik

Liputan6.com, Hong Kong - Setelah melanda Hong Kong, Topan Hato menerjang Macau. Terjangan badai pada Rabu, menurut pemerintah di China Daratan itu, menewaskan tiga orang.

Sebanyak dua orang dilaporkan hilang.

Seperti dikutip dari South China Morning Post, Rabu (23/8/2017), seorang pria berusia 30 tahun dilaporkan meninggal akibat tertimpa tembok runtuh tertiup angin kencang Topan Hato. Korban lainnya, pria berusia 62 tahun jatuh dari tempat tinggalnya di lantai 11 sebuah gedung apartemen.

Secara terpisah, seorang turis China Daratan berusia 45 tahun dilaporkan tewas dalam insiden tabrak lari.

Empat orang hilang di Fai Chi Kei saat pagi hari, dua di antaranya berhasil diselamatkan. Sementara itu, sekitar pukul 15.00, rumah sakit umum Conde S Januario menerima 20 orang terluka yang membutuhkan perawatan.

Sementara itu, listrik di beberapa kasino terputus sejak Rabu siang. Beberapa wilayah pulih sekitar pukul 15.00. Laporan berita lokal menyebutkan pemadaman listrik terkait dengan pemutusan ekstensif di Kota Zhuhai yang berdekatan.

Menurut data resmi, produksi listrik lokal hanya menyumbang 15 persen dari total konsumsi daya Makau pada 2016. Sekitar 82 persen listrik kota tahun lalu diimpor dari Daratan China.

Cuaca Buruk

Beberapa hotel mewah di Kota Makau mengatakan kepada South China Morning Post bahwa mereka berhenti menerima tamu, dan tidak akan melakukan reservasi sampai mendapat pemberitahuan lebih lanjut karena mereka telah kehabisan daya cadangan.

Semua tamu dan wisatawan disarankan untuk menginap di hotel demi keamanan.

Seorang staf Wynn Hotel Makau mengatakan bahwa dia tak tahu kapan pasokan listrik akan pulih.

"Semua sistem sumber daya kami mogok. Kami tidak memiliki listrik dan air. Kami tidak akan terburu-buru meminta tamu check out, meski beberapa dari mereka mungkin sudah melewati batas waktu. Mereka harus tinggal bersama kami dan tetap aman karena cuacanya sangat buruk," kata staf Hotal Wynn.

Seorang karyawan Galaxy Hotel mengatakan masih memiliki cadangan listrik air dan listrik, yang hanya bisa digunakan untuk penerangan seperti di pintu darurat. Dia mengatakan, hotel tidak bisa menerima tamu yang telah memesan kamar untuk hari Rabu atau Kamis.

"Kami sudah menyarankan agar para tamu yang sudah menginap untuk tinggal di kamar, oleh karena itu kami tidak bisa memberikan layanan check-in dan check-out saat ini. Kami akan membuat pengaturan lebih lanjut saat situasi membaik," tutur staf tersebut.

Pihak Mandarin Oriental mengatakan tidak tahu berapa lama daya cadangannya akan bertahan. Mereka juga belum bisa menentukan sampai kapan akan berhenti menerima tamu baru.

Sektor telekomunikasi lokal telah meluncurkan rencana kontinjensi yang mencakup cadangan daya tiga jam, termasuk rencana darurat untuk persediaan air.

"Semua orang di Makau ketakutan oleh angin kencang dan ketidakefisienan para pejabat," kata seorang pengguna Facebook menambahkan bahwa bangunannya berguncang selama sekitar 30 menit.

Warga Macau bernama Luisa Lei Sio Fong berkata, "Sekarang tak ada listrik di seluruh Makau ... termasuk Taipa dan Coloane".

"Banyak pohon tumbang ... dan karena pemadaman listrik, kita tidak bisa menonton televisi dan hanya bisa mengandalkan informasi dari internet. Kami tidak tahu kapan listrik akan diperbaiki, dan sepertinya hanya ada persediaan air selama lima jam lagi. "

Lei mengatakan, pasokan daya mulai kembali normal sekitar pukul 14.25 di lingkungannya di Costa, distrik permukiman barat laut di semenanjung Makau. Kendati demikian, pemadaman listrik berlanjut di sebagian besar wilayah lain.

Seorang juru bicara pemerintah mengatakan berbagai departemen tengah berkoordinasi, dan meminta masyarakat untuk tinggal di daerah yang terlindung.

Inner Harbour Semenanjung Makau secara tradisional menjadi salah satu daerah yang paling terkena dampak banjir. Seorang penduduk Makau mengatakan bahwa ketinggian air di daerah tersebut telah meningkat lebih dari 1 meter.

Dalam foto yang beredar, terlihat salah satu jalan utama kota, Avenida da Amizade, tempat kasino Starworld berada, tergenang banjir. Ada juga laporan bahwa kasino di Cotai bernasib sama.

1 dari 2 halaman

Topan Hato Batalkan Penerbangan

Topan Hato melanda sekitar 60 km selatan Hong Kong pada Rabu pagi, dan bergerak menuju Pearl River Delta di China Daratan. Pihak berwenang juga menaikkan tingkat ancaman badai ke level 10, tingkat tertinggi untuk pertama kalinya dalam lima tahun terakhir.

Seperti dikutip dari The Guardian, Topan Hato diperkirakan mengembuskan angin kencang maksimal 165 km per jam dengan kekuatan hingga 192 km per jam.

Peringatan bahaya badai itu membuat kegiatan bisnis, kantor pemerintah, sekolah, dan pengadilan di Hong Kong ditutup untuk sementara waktu. Selain itu, pasar saham yang menunda aktivitas perdagangannya, membuat jalan-jalan di pusat keuangan Asia yang biasanya ramai jadi sepi.

Sejauh ini, 420 penerbangan dibatalkan, operator kapal feri juga menghentikan layanan ke pusat perjudian China terdekat di Macau dan kota-kota di China Daratan.

Saksikan juga video berikut ini: