Sukses

Polisi Jerman Sita 5.000 Pil Ekstasi Berwajah Mirip Donald Trump

Liputan6.com, Lower Saxony - Kepolisian Jerman menyita 5.000 pil ekstasi berbentuk wajah Presiden Amerika Serikat Donad Trump. Menurut otoritas, barang haram itu bernilai sekitar puluhan ribu euro, jika berhasil diedarkan.

Ribuan pil itu ditemukan di dalam mobil di Provinsi Lower Saxony, Jerman, ujar kepolisian dalam sebuah konferensi pers pada Senin, 21 Agustus 2017. Demikian seperti dikutip dari CNN, Rabu (23/8/2017).

"Pada pencarian di kendaraan itu, polisi menemukan sekitar 5.000 pil ekstasi berbentuk wajah Presiden Amerika Serikat. Harga beli seluruh tablet berkisar 11.000 euro (setara Rp 172,6 juta), jika berhasil dijual, omzet dan keuntungan dapat berjumlah sekitar 39.000 euro (setara Rp 612 juta)," ujar keterangan kepolisian.

Menurut laporan, seorang pria berusia 51 tahun dan anak laki-lakinya yang berusia 17 tahun akan diseret ke pengadilan. Polisi juga telah merilis surat perintah penangkapan.

Pil ekstasi berwajah Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Kepolisian Lower Saxony)

1 dari 2 halaman

Benda 'Berwajah' Donald Trump

Bukan hanya satu kali sebuah benda berwajah atau mirip dengan postur sang presiden eksentrik dari Negeri Paman Sam itu menjadi sebuah pemberitaan.

Pada 9 Agustus lalu, sebuah balon raksasa berbentuk ayam berjambul emas diletakkan di Taman Ellipse, menghadap ke Gedung Putih, Washington, DC. Balon ayam raksasa tersebut cukup terlihat mirip dengan Presiden Donald Trump, terutama pada bagain rambut.

Wisatawan melewati balon raksasa berbentuk ayam dengan rambut seperti Donald Trump di sebuah taman di belakang Gedung Putih, 9 Agustus 2017. Pemandangan langka balon ayam raksasa berukuran 23 kaki itu dengan cepat menarik perhatian. (Mandel NGAN/AFP)

Balon ayam setinggi 23 meter berambut emas menyerupai Trump itu dipajang sebagai bentuk protes terhadap kepemimpinan sang presiden yang dinilai tidak tegas.

Wisatawan mengamati balon raksasa berbentuk ayam yang diletakkan di sebuah taman di belakang Gedung Putih, Washington DC, 9 Agustus 2017. Balon itu sebagai bentuk protes terhadap kepemimpinan Donald Trump yang dinilai tidak tegas. (Mandel NGAN/AFP)

Sementara itu, pada 14 Agustus lalu, terpajang sebuah boneka balon karikatur sang presiden yang digambarkan sebagai seekor tikus raksasa beberapa meter dari menara. Balon karikatur itu dipampangkan sebagai bentuk protes atas demonstrasi berdarah di Charlottesville, Virginia.

Aksi Protes di Kota New York mengutuk demonstrasi berdarah di Charlottesville, Virginia (AP)

 

Saksikan juga video berikut:

 

Artikel Selanjutnya
Pikat Hati Wanita, Pria di Bogor Jadi Polisi Gadungan