Sukses

Kapal Perang AS yang Ditorpedo Jepang Ditemukan di Laut Filipina

Liputan6.com, Washington, DC - Sebuah kapal perang Angkatan Laut Amerika Serikat ditemukan di Pasifik Utara setelah lebih dari tujuh dekade karam. USS Indianapolis tenggelam jelang berakhirnya Perang Dunia II.

Seperti dikutip dari Sky News pada Minggu (20/8/2017), USS Indianapolis dihantam torpedo yang dilepaskan dari kapal selam Jepang pada dini hari tanggal 30 Juli 1945. Dalam waktu 12 menit, USS Indianapolis karam sebelum sempat mengirimkan sinyal bahaya atau para kru menggunakan peralatan keselamatan.

Sekitar 800 dari 1.196 kru kapal berhasil selamat. Namun beberapa hari berikutnya, sebagian besar dari mereka tewas akibat menjadi korban keganasan hiu atau dehidrasi.

Empat hari setelah insiden karamnya USS Indianapolis, hanya 316 kru yang tersisa. Mereka berhasil diselamatkan setelah sebuah pesawat pengebom melintas.

"Hanya 22 orang yang masih hidup hingga hari ini," ujar pihak Angkatan Laut AS.

USS Indianapolis karam setelah menyelesaikan misi terakhirnya: mengirimkan bagian bom atom yang akan digunakan untuk menghancurkan kota Hiroshima di Jepang. Kelak, peristiwa pengeboman Hiroshima memaksa Jepang keluar dari peperangan.

Kisah tentang USS Indianapolis banyak diangkat dalam buku dan film. Salah satunya film "USS Indianapolis: Men Of Courage" yang dibintangi oleh Nicolas Cage. Sutradara kenamaan Hollywood Stephen Spielberg juga pernah mengisahkannya dalam film thriller Jaws.

Kini, setelah 72 tahun tenggelam, bangkai kapal USS Indianapolis ditemukan di Laut Filipina oleh 13 peneliti sipil dari Research Vessel Petrel. Menurut Paul Allen, pemimpin tim peneliti tersebut, kapal bersejarah itu terletak 3,5 mil di bawah permukaan laut.

Allen, yang merupakan salah satu pendiri Microsoft dalam sebuah pernyataan yang dirilis Angkatan Laut AS mengatakan bahwa penemuan ini adalah cara untuk menghormati orang-orang pemberani di USS Indianapolis serta keluarga mereka yang memainkan perang penting dalam mengakhiri Perang Dunia II.

"Sementara pencarian kami akan sisa puing-puing kapal terus berlanjut, saya harap semua orang yang terhubung dengan kapal bersejarah ini akan merasakan tanda-tanda akhir pencarian ini tidak begitu lama lagi," imbuhnya.

Ini bukan ekspedisi pencarian kapal pertama yang dipimpin Allen. Sebelumnya pria yang juga dikenal sebagai filantropis itu juga pernah menemukan kapal perang lainnya dan pada Agustus 2015. Kala itu Allen dan timnya menemukan serta mengembalikan lonceng kapal HMS Hood.

 

Saksikan video berikut:

Artikel Selanjutnya
1-9-1983: AS Tuduh Uni Soviet Dalang Jatuhnya Korean Airlines
Artikel Selanjutnya
Ini Spesifikasi KRI Nagapasa-403, Kapal Selam TNI Buatan Korsel