Sukses

3 Kasus Kriminal Ini Terungkap Lewat Program Televisi

Liputan6.com, New York - Televisi dianggap sebagai salah satu media paling ampuh dalam menyampaikan informasi. Bukan hanya sekadar penyampaian audio, tetapi tv juga menampilkan visual.

Pada faktanya, televisi tak hanya berfungsi sebagai sarana edukasi dan hiburan saja, melainkan juga dapat membantu menyingkap kasus kejahatan. 

Seperti dikutip dari Listverse.com pada Kamis (17/8/2017), berikut tiga kasus kriminal yang terungkap melalui program televisi, mulai dari kasus penggelapan dana pajak, pembunuhan, hingga kerusuhan.

1 dari 4 halaman

1. Luciana Byrne

Luciana Byrne, ibu dari tiga anak berusia 39 tahun mengharapkan ketenaran setelah mengikuti kontes masak dalam program Master Chef Inggris tahun 2009. Ia tampak cantik, menarik, berbakat dan cerdas.

Sejak kemunculannya perdananya di tv, Byrne tampil meyakinkan layaknya koki profesional.

Ilustrasi Uang. (foto: valleycovenant.org)

Tak lama setelah kemunculannya, dewan kota Havering Council yang kala itu dipimpin oleh Michael White muncul secara tiba-tiba dan memanggil Byrne sebagai "selebritas penjahat".

Sebutan itu dikatakan bukan tanpa alasan, ternyata Byrne terlibat dalam kasus penipuan pajak yang selama ini berusaha ditutupinya.

Tuduhan itu terungkap setelah anggota dewan investigasi mengenalinya di acara kompetisi masak. Tim investigasi mengklaim, Byrne telah menerima uang lebih dari Rp 450 juta dari perusahaan tempat dulu ia bekerja -- yang tersandung dalam kasus penggelapan dana.

Akibat perbuatannya, pelaku dikenai hukuman penjara selama 11 bulan dan membayar denda atas segala kerugian yang telah ia lakukan.

2 dari 4 halaman

2. Ray Gosling

Pada akhir tahun 1970, Ray Gosling adalah salah satu sosok yang paling dikenal karena wajahnya kerap menghiasi layar kaca.

Sepanjang kariernya, Gosling menulis dan membuat dokumenter televisi. Tak hanya itu, ia juga diketahui berprofesi sebagai penyiar radio.

Ilustrasi Pembunuhan (iStock)

Tahun 2010, Gosling kembali menjadi sorotan warga. Bukan karena tayangan dokumenter yang ia buat, melainkan pernyataan kontroversial yang ia utarakan lewat program televisinya.

Dalam sebuah acara televisi, Gosling mengaku menyimpan rahasia besar. Kala itu ia mengaku telah membunuh sang kekasih bernama Bryn Allsop -- yang sebelumnya diketahui mengidap penyakit kanker pankreas.

Ia memaparkan kronologi pembunuhan tersebut. Bermula ketika ia datang ke kamar rumah sakit tempat Allsop dirawat. Setiba di sana, ia menindih kepala Allsop dengan bantal hingga tewas.

Berdasarkan pengakuan, Gosling tak ingin melihat sang kekasih menderita akibat penyakit yang terus menggerogoti tubuhnya. Untuk itu ia memilih jalan tersebut.

Meski begitu, polisi tak dapat menemukan bukti apapun atas pengakuan yang ia sampaikan. Namun, polisi tetap menangkap Gosling berdasarkan pengakuan yang ia sampaikan.

3 dari 4 halaman

3. Ursula dan Sabina Eriksson

Pada Mei 2008, sebuah tim produksi televisi memantau aktivitas yang dilakukan oleh tim kepolisian kota London.

Dalam siaran yang semula berjalan normal tersebut, tiba-tiba terlihat sebuah kejadian aneh yang dimulai dengan upaya bunuh diri dan diakhiri dengan kasus pembunuhan.

Ursula dan Sabina Eriksson adalah dua kakak beradik berkewarganegaraan Swedia. Keduanya sempat membuat kekacauan di jalan tol kota London dan hampir mencelakai diri mereka.

Ilustrasi Pembunuhan (iStock)

Dalam siaran televisi tersebut, Ursula dan Sabina tampak berlarian tanpa arah di jalan tol yang saat itu dilalui oleh kendaraan.

Tiba-tiba, Ursula yang hilang kendali tertabrak mobil dari arah berlawanan. Tak lama, Sabrina pun mengikuti jejak sang kakak. Ia juga tertabrak mobil dan terlempar beberapa meter.

Semua orang dibuat terheran-heran ketika melihat dua kakak beradik itu bangun dan berlarian kembali. Warga yang menonton acara itu pun kaget apakah ini kejadian sungguhan atau palsu.

Polisi yang bertugas menganggap kedua perempuan ini memiliki kekuatan super. Setelah ditangkap, Ursula dan Sabina dilarikan oleh polisi ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan. Setelah dinyatakan tak terdapat masalah, keduanya pun dilepas.

Kejadian pun semakin runyam akibat tingkah perempuan-perempuan tersebut. Tanpa alasan yang jelas, Sabina berpisah dengan Ursula dan mengikuti seorang pria.

Tak tahu apa yang dipikirkan oleh Sabina, yang jelas ia menikam pria tersebut hingga tewas. Setelah melakukan tindakan keji tersebut. Sabina bunuh diri dengan melukai dirinya sendiri menggunakan palu.

Saat diselidiki, dua kakak beradik ini diduga mengalami gangguan mental.