Sukses

'Dear David' Hantu Berkepala Setengah Ini Mendadak Viral, Kenapa?

Liputan6.com, New York - Ada hantu anak kecil yang berkeliaran di apartemen Adam Ellis. Belakangan, hari-hari pria yang bekerja sebagai ilustrator dan penulis itu tak tenang. Beberapa hari ini Adam mengaku susah tidur karena dihantui penampakan dan bisikan aneh.

Tak ingin menyimpan kisah horornya sendiri, Adam pun curhat tentang kisah menyeramkan yang ia alami. Tak disangka, pengalaman pribadi yang berbau mistis ini sudah dibagikan lebih dari 23 ribu kali dan di sukai lebih dari 30 ribu orang.

Dikutip dari laman Bustle.com, Kamis (10/8/2017), Adam tinggal di apartemen secara mandiri dan hanya ditemani oleh dua ekor kucing peliharaannya.

Kisah ini bermula dari sebuah mimpi yang dialami oleh Adam. Saat itu, ia merasa aneh ketika melihat kursi goyang yang biasa ia gunakan terlihat bergerak-gerak pelan.

Langkah Adam bergetar, namun ia penasaran dengan sosok yang tengah asik duduk di kursi tersebut. Adam kaget bukan main, ketika mendapati ada seorang bocah laki-laki dengan kondisi kepala terpotong pada bagian sebelah kanan.

Bocah itu mulai bangkit dari kursi goyang, berjalan ke arah Adam sambil terhuyung-huyung menuju tempat tidurnya. Adam terbangun dan teriak. Ia sadar jika itu hanya mimpi.

"Sejak mimpi itu saya tak bisa tidur dan selalu terbayang setiap langkah kaki bocah menyeramkan itu," tulis Adam dalam akun Twitter-nya.

"Kepala bocah itu cacat, seperti terbelah pada bagian kanan. Saya pun berusaha untuk menggambarnya," tambah Adam.

Hasil sketsa Adam Ellis tentang penampakan hantu bocah berkepala cacat (Twitter/@moby_dickhead)

Setelah beberapa hari tak bisa tidur, pada suatu malam ia mulai dapat terjaga. Namun lagi-lagi ia mengalami mimpi buruk.

Kali ini bukan bertemu dengan bocah berkepala cacat, melainkan mendengar suara gadis kecil yang seolah-olah ingin memberikan petunjuk.

Kepada Adam, gadis itu membisikkan, "Bocah itu namanya David. Ia sudah meninggal dan ingin cerita kepada kamu pada malam hari."

"Jika kamu berkata 'Dear David', maka bocah laki-laki itu akan kembali menemuimu," kata gadis tersebut kepada Adam.

"Kamu bisa mengajukan pertanyaan kepada 'Dear David'. Tapi ingat, hanya dua kali ya.."

Meski begitu, si gadis dalam mimpi memberi peringatan kepada Adam seputar hal yang tak boleh ia lakukan.

"Kamu hanya boleh bertanya kepada David sebanyak dua kali. Jika kamu bertanya sebanyak tiga kali, maka David akan membunuhmu," kata si gadis.

Entah apa yang dirasakan oleh Adam. Pikirannya terus berkecambuk, teringat akan suara-suara itu.

Suatu malam, Adam kembali bermimpi dan bertemu dengan sosok David. Ia penasaran dan mulai bertanya seputar bocah laki-laki tersebut.

Adam bertanya, "David, bagaimana kamu meninggal?"

"Di sebuah toko," jawab hantu itu.

"Seperti apa kejadiannya?"

"Sebuah rak menghantam kepala kepalaku."

Saat Adam ingin menggali pertanyaan selanjutnya, David tak menjawab. Ia benar-benar lupa jika hanya mempunyai dua kali kesempatan untuk bertanya.

Beberapa hari berlalu, Adam memutuskan untuk pindah apartemen dan sudah sedikit melupakan mimpi buruknya.

1 dari 2 halaman

Hantu Ikut Pindah Apartemen

Pindah tempat tinggal tak membuat Adam terlepas dari gangguan hantu bocah berkepala cacat. Hal itu ditandai dengan kebiasaan tak lazim yang ditunjukkan oleh dua ekor kucing peliharaannya. Kedua kucing itu sering diam terpaku menatap satu objek.

Kebiasaan tak lazim yang ditunjukkan kucing peliharaan Adam Ellis saat melihat bayangan di ruangan lain (Twitter/@moby_dickhead)

Suatu malam, kedua kucingnya suka mengintip sela pada bagian bawah pintu. Adam yakin, kucing miliknya melihat gerakan asing dari ruang lain. Saat ia membuka pintu, tak ada orang di sana.

Dari sana Adam mulai merasa, kehadiran Dear David masih menghantuinya hingga saat ini. Apartemen keduanya menjadi angker, sama halnya dengan kediaman pertamanya.

Menanggapi hal tersebut, banyak netizen yang membanjiri kolom komentar pada cuitan Adam di Twitter. Kebanyakan dari mereka tampaknya ingin meyakinkan Adam bahwa ia tak berdiri sendiri. Percaya atau tidak, masing-masing orang punya pandangan yang berbeda.

Para Ahli Menilai

Menurut ahli dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), keracunan karbon monoksida dapat menyebabkan kebingungan yang berkepanjangan. Tak hanya itu, halusinasi adalah gejala lain yang ditimbulkan.

Beda halnya dengan Joe Nickell. Peneliti senior untuk Komite Penyelidikan Skeptis mengatakan, ia tak pernah melihat ada situasi penampakan hantu, halusinasi, dan kebingungan yang diakibatkan oleh keracunan karbon monoksida.

 

 

Saksikan video menarik berikut ini:

Artikel Selanjutnya
Penampakan Mirip Kuntilanak di Kaca Mobil, Fakta atau Ilusi?
Artikel Selanjutnya
VIDEO: Takut Disuntik, Balita Ini Histeris Minta Ampun