Sukses

Ini Bukti Pangeran Charles Tak Peduli Putri Diana Selingkuh

Liputan6.com, London - Pangeran Charles mengetahui perselingkuhan Putri Diana dengan James Hewitt dan tidak peduli dengan hal itu.

Sebuah foto yang diambil pada tahun 1987 memperlihatkan Pangeran Charles sedang bercengkerama dengan James Hewitt yang telah tidur bersama istrinya selama beberapa tahun.

Penyiar dan penulis Clive James, yang menjadi teman dekat sekaligus teman makan siang sang putri, mengamati bahwa, "Ia sangat memilih kaum pria yang terlibat dengannya karena mereka semua harus rahasia, tapi ada satu pengecualian."

Tentu saja, pengecualian itu adalah James Hewitt. Bahkan, melalui wawancara dengan Panorama, Diana terlihat seperti mengenangnya sembari berkata, "Aku mengaguminya."

Dikutip dari Daily Mail pada Senin (31/7/3017), perwira yang mengajari William dan Harry berkuda itu telah mengembalikan rasa percaya diri pada saat terendah dalam kehidupan Putri Diana.

Pada saat itu, Putri Diana berpendapat bahwa Pangeran Charles sudah kembali ke ranjang bersama dengan Camilla Parker Bowles yang jauh lebih matang. Diana pun bertanya kepada temannya, "Apakah aku tidak menarik?"

Kisah romantis dengan Hewitt dimulai secara sangat rahasia. Ketika sedang berakhir pekan di Highgrove tanpa Charles, Hewitt rutin mengendarai mobil sport warna mereka ke stasiun Kemble, Gloucestershire, untuk dijemput oleh Paul Burrell dan dibawa dalam perjalanan 13 kilometer menuju Highgrove, di kursi belakang, sambil ditutupi selimut.

Masyarakat tidak tahu tentang perselingkuhan itu selama beberapa lama, tapi kalangan istana sudah mengetahuinya. Pada 1987, setahun setelah hubungan dimulai, Diana difoto sedang bersama Pangeran Charles dan Hewitt dalam suatu acara resepsi di Guards Polo Club di Windsor.

Saat itu, Pangeran sudah tahu tentang perselingkuhan istrinya dan tampak tidak peduli karena ia sendiri berbagi ranjang dengan Camilla Parker Bowles.

Prajurit berambut warna tembaga itu mungkin bukan pria paling hebat, tapi ia memiliki kehangatan dan -- tentu saja -- ganteng. Terlebih lagi, ia adalah seorang yang berani. Selama Perang Teluk, ia adalah komandan kesatuan tank yang bertempur di garis depan.

Tragedi sebenarnya adalah karena pahlawan Perang Teluk itu sebenarnya bisa menjadi pahlawan cinta, seandainya ia tetap merahasiakan perselingkuhan mereka.

Namun, ia malah menjadikan hubungan itu seperti bisnis, gencar memasarkan kisah hubungan terlarangnya dengan Putri Diana.

Yang lebih mengkhawatirkan Diana, ia menuliskan kisahnya dan sesumbar ke seluruh dunia, sesuai bayaran. Hewitt juga menuliskan kisah perselingkuhan itu menurut sisi pandangnya.

Surat-surat cinta Diana bahkan disebut-sebutnya telah ditawar senilai 10 juta pound sterling. Padahal, kepada Diana ia mengaku telah membakar surat-surat itu.

Ia mengaku meraup sekitar 100 ribu pound sterling dari tulisannya. Lalu, ia pernah juga menjajal bisnis bar bernama Marbella di selatan Spanyol dengan mengandalkan ketenarannya. Namun bisnis itu gagal.

Hewitt sekarang berusia 59 tahun dan sendiri lagi. Pada awal tahun, ia dirawat beberapa minggu di rumah sakit. Ia dilaporkan mendapat serangan jantung dan stroke. Sekarang pun ia tinggal dalam sunyi dalam apartemen dua kamar bersama ibunya yang renta, Shirley, di Desa Devon, pinggiran Exeter.

Hanya beberapa minggu sebelumnya, ia masih berbicara tentang hubungan mereka dalam suatu dokumenter televisi Australia. Ia mengaku "tercabik antara tugas dan cinta."

 

Saksikan juga video menarik berikut ini:

1 dari 2 halaman

Pria-Pria Lain di Hati Putri Diana

Mantan kekasih Putri Diana mengaku bahwa Sang Putri seakan dilingkupi aura istimewa. Mudah jatuh cinta kepadanya. (Sumber Sunday Night (Channel Seven), Australia)

Tentu saja Hewitt bukan yang pertama menjadi tempat curahan hati Diana. Pengawal pribadi bernama Barry Mannakee yang berusia 39 saat bertugas, dipindahkan oleh atasannya ke tugas lain karena diduga "terlalu dekat" dengan Putri Diana.

Diana tidak pernah mengakui, bahkan kepada teman-teman dekatnya, bahwa ia memiliki hubungan perselingkuhan dengan Mannakee, tapi mengaku "ia sangat berarti bagiku, ia adalah sosok ayah bagiku dan menjagaku."

Mannakee sudah menikah saat itu. Ia meninggal pada 1987 dalam kecelakaan motor. Istrinya, Susan, kemudian menikah lagi dan mengaku tidak akan pernah tahu apa yang terjadi antara almarhum suaminya dengan Putri Diana.

Ken Wharfe, mantan inspektur yang bergabung sebagai pengawal pribadi setelah kematian Mannakee ingat bahwa Diana menyebutkan selentingan perselingkuhan itu tidak benar, dan ia adalah "korban kampanye menjelekkan dirinya oleh kubu Pangeran Charles."

Hanya ada dua pria lain yang cukup penting dalam hidup Diana sebelum ia akhirnya berpisah dari Pangeran Charles pada 1992, yaitu Hewitt dan James Gilbey.

Tak ada yang mengetahui tentang Gilbey hingga muncul rekaman berisi perbincangan intim eksekutif balap motor itu dengan Diana. Akan tetapi, bagian paling berkesan dalam perbincangan rahasia itu adalah tentang perasaan tidak dihargai oleh Keluarga Kerjaan dan cara Ibunda Ratu memandangnya dengan penasaran.

Kenyataannya, ia sudah mengenal Gilbey yang periang sejak masih berusia 17 tahun melalui hubungan keluarga Norfolk. Gilbey adalah seorang berpendidikan Ampleforth yang empat tahun lebih senior. Ia memberikan kenyamanan seorang teman lama sehingga membantu Diana melewati kehidupan yang kesepian di Istana Kensington.

Hal itulah yang paling dirindukannya. Kata Putri Diana, "Aku bisa menikmati wine dan makan setiap malam di restoran mana pun, tapi yang paling kusuka adalah pergi ke rumah seorang pria. Hal demikian membuatku normal."

Gilbey sekarang berusia 60 tahun dan menikah pertama kalinya 3 tahun lalu. Ia sekarang memiliki lima anak tiri dan tinggal tenang di London.

Jadi, apa yang dicari Diana ketika ia jatuh cinta kepada Oliver Hoare, seorang spesialis seni Persia yang sukses dan telah menikah dengan tiga anak?

Hoare berusia 16 tahun lebih tua dan lebih gelap, tapi sejumlah teman menduga, perilaku santun pria itu memuaskan kebutuhan Diana akan sosok ayah, bukan kekasih.

Sejumlah orang berpendapat bahwa baginya ada sedikit debar memuaskan dalam hubungan kerena Hoare adalah teman dekat Charles. Namun Diana jelas kepincut, seperti diakuinya kepada Lady Bowker, seorang janda diplomat, bahwa ia "memimpikan tinggal di Italia bersama si ganteng Hoare."

Akan tetapi, hubungan itu jugalah yang paling berbahaya sehingga melibatkan Komisaris Polisi Metropolitan, Sir Paul Condon. Ketika Hoare mencoba memutuskan hubungan, ada beberapa telepon 'gila' ke rumah Hoare di Chelsea sehingga bikin kesal istri Hoare, Diane de Waldner. Putri keluarga pebisnis minyak Prancis itu pun kemudian menghubungi polisi.

Setelah ditelusuri beberapa kali, ternyata panggilan-panggilan telepon itu berasal dari nomor pribadi Putri Diana di Istana Kensington dan beberapa lainnya berasal dari kotak telepon umum di kawasan Kensington.

Komisaris polisi mendadak menghentikan penyelidikan "berdasarkan permintaan Hoare." Pria itu sekarang masih tinggal di Chelsea bersama istrinya dan lanjut melakukan jual beli karya-karya seni.

Satu lagi yang terlibat dalam hubungan bermasalah dengan Putri Diana adalah Will Carling. Diana menjadi teman kapten rugby Inggris itu ketika berlatih di gim di Chelsea Harbour Club. Ia mendatangi pria itu ketika sedang melakukan sit up sambil berkelakar, "Kamu tidak tahu cara yang benar melatih perutmu."

Artikel Selanjutnya
Pangeran William Merasa 'Arwah' Putri Diana Ada di Dekatnya
Artikel Selanjutnya
Kisah Bocah India yang Dianggap 'Anak Perempuan' Putri Diana