Sukses

25-7-1853: Akhir Sepak Terjang 'Robin Hood' Ala Meksiko

Liputan6.com, Meksiko City - Hari ini 164 tahun silam, pria yang dikenal sebagai Robin Hood Meksiko atau Robin Hood dari El Dorado tewas. Joaquin Murrieta Carrillo alias Murieta atau Murietta dan 2 anggota gengnya dibunuh.

Pada 1853, badan legislatif negara bagian California meminta sekelompok yang dikenal sebagai California Rangers untuk menangkap dan membunuh Murrieta dan gengnya.

Mereka merupakan kelompok yang beranggotakan veteran perang Amerika-Meksiko. Pada masa itu, rangers memperoleh bayaran US$ 150 per bulan untuk mencari Murrieta dan diberi uang tambahan sebesar US$ 1.000 jika berhasil membunuhnya.

Tepat pada 25 Juli 1853, para rangers bayaran itu mencegat kawanan Murrieta di Arroyo de Cantua di Diablo Range dekat Coalinga, California. Mereka kemudian terlibat konfrontasi berdarah.

Tiga orang meregang nyawa dalam insiden itu. Mereka diidentifikasi sebagai Murrieta, dan seorang yang diidentifikasi sebagai Manuel Garcia dan Three-Fingered Jack. Dua orang lainnya ditangkap.

Sebagai bukti eksekusi, California Rangers memenggal kepala Murrieta dan menyimpannya di sebuah botol alkohol. Tangan dari rekan Murrieta pun dipotong lalu dibawa serta.

Namun menurut laporan Alta, kepala yang pernah ditampilkan di Stockton, San Francisco dan kamp-kamp pertambangan Mariposa County bukan kepala Murrieta yang sebenarnya.

History.com mengulas bahwa kepala yang disebut-sebut sebagai Murrieta itu berakhir di Museum San Francisco -- bangunan itu kemudian hancur dalam gempa besar tahun 1906.

Sementara itu catatan sejarah tentang Murrieta yang dapat digunakan untuk mengonfirmasi kebenaran tentang kisah hidupnya sangat langka -- demikian dikatakan sejarawan Susan Lee Johnson.

Hal itu membuat kisahnya lebih dianggap sebagai cerita rakyat. Seperti halnya Zorro, ia menjadi sekadar legenda.

Ia merupakan seorang tokoh terkenal di California selama era demam emas Gold Rush California pada tahun 1850-an. Bagi masyarakat yang dibantunya seperti dikutip dari "Roaring Camp: The Social World of the California Gold Rush", dia dianggap pahlawan dari Meksiko. Sementara musuhnya menilai ia sebagai seorang bandit.

Kisah hidup Murrieta yang juga disebut sebagai Zorro konon diangkat ke dalam sebuah buku karya John Rollin Ridge yang dimuat tahun 1854. Diberi judul 'The Life and Adventures of Joaquin Murrieta, The Celebrated California Bandit'.  

Pada tahun 1919, seorang pengarang cerita film bernama Johnston McCulley tertarik dengan kisah tentang seorang penambang Meksiko yang menjadi bandit pada buku Ridge, utuk dijadikan karakter fiktifnya, Don Diego de la Vega yang lebih dikenal dengan Zorro.

Pemburu Emas

Menurut informasi yang beredar, Joaquin Murrieta lahir sekitar 1829 di Hermosillo, Meksiko. Pria itu menghabiskan sebagian besar hidupnya di California, di mana ia ikut memburu emas saat terjadi peristiwa California Gold Rush pada 1849.

Murrieta yang berasal dari Meksiko konon menghadapi perlakuan tak adil dari orang kulit putih Amerika. Hal tersebut membuatnya memberontak dan menentang aturan.

Ia membela hak-hak tambang bagi orang asli Amerika dan akhirnya menjadi penambang sukses. Hal itu membuat orang kulit putih Amerika merasa iri dan memperkosa istrinya sebagai bentuk balas dendam.

Seperti diberitakan Ancient Origins, peristiwa itu memicu hadirnya geng yang dibentuk Murrieta. Namun tak ada yang tahu jumlah pasti anggota kelompok tersebut, beberapa orang meyakini hanya terdapat 5 orang dan dijuluki dengan 'Five Murrietas Gang' atau 'Five Joaquins'.

Legends of America menjelaskan, Murrieta menjadi pahlawan setelah mengalami kejadian pahit di mana sekelompok penambang Amerika melakukan kekerasan kepadanya, menggantung saudara laki-lakinya, dan memerkosa serta membunuh istrinya.

Murrieta menjadi sosok gagah yang bersumpah untuk membalas kekejaman yang dilakukan pada keluarganya. Ia juga melakukan sejumlah tindak kriminal untuk memberantas ketidakadilan yang dialami oleh warga Meksiko.

Walaupun geng tersebut telah membunuh setidaknya 14 Anglo-Amerika dan 28 warga China, namun orang-orang yang tinggal di sekitarnya malah melindungi Murrieta dan gengnya.

Di belahan Bumi lain pada tanggal yang sama tahun 1978. Bayi tabung pertama bernama Louise Brown lahir. Sementara pada 25 Juli 2000, terjadi kecelakaan pesawat Concorde di dekat Paris yang menewaskan 113 orang.