Sukses

Detik-Detik Banjir Bandang Tewaskan 9 Orang di Sungai Arizona

Liputan6.com, Arizona - Musim panas di Arizona, Amerika Serikat, menjadi saat paling tepat untuk berenang di sungai di Taman Nasional Tonto yang terkenal.

Namun, keceriaan kegiatan berenang di sungai pada Sabtu 15 Juli 2017 berubah menjadi petaka. Setidaknya sembilan orang tewas dan lainnya hilang setelah banjir bandang menerjang sungai yang biasanya tenang itu.

Dikutip dari The Guardian, Senin (17//2017), sheriff Gila County, Adam Shephered, mengatakan, aparat tengah mencari orang yang hilang.

"Sejauh ini, sembilan orang dinyatakan tewas, dan puluhan hilang," kata Shephered. 

Kepala Pemadam Kebakaran Ron Sattelmaier mengatakan, setidaknya ada 100 orang tengah berada di Sungai Cold Springs untuk menikmati musim panas. Namun, hujan badai yang terjadi di hulu, memicu naiknya permukaan air dan menyebabkan banjir bandang. 

Seorang saksi mata melihat beberapa orang berusaha menyelamatkan diri dengan bergelantungan di akar pohon terdekat.

"Empat jenazah telah ditemukan pada Minggu pagi, sementara lainnya ditemukan beberapa jam kemudian," kata Sattelmaier.

"Mereka tak mendapatkan peringatan akan terjadinya banjir bandang. Mereka hanya mendengar suara gemuruh, dan ternyata air datang dari atas mereka," lanjut Sattelmaier.

Rekaman video oleh Disa Alexander memperlihatkan kondisi pasca-banjir. Terlihat seorang pria bergelantungan di pohon menanti diselamatkan.

Saksikan video banjir bandang yang menewaskan sembilan warga AS di Arizona ini: 

Banjir bandang di lembah-lembah Arizona kerap memakan korban. Pada tahun 2015, tujuh orang tewas di Taman Nasional Zion Utah saat mereka terjebak dalam banjir bandang kala tengah hiking di ngarai sempit yang populer bagi turis pencari wisata yang memacu adrenalin

Pada tahun 1997, 11 turis tewas di dekat Page, Arizona, setelah banjir bandang akibat badai petir di hilir merobek sebuah dinding lengkungan batu spiral di Navajo yang dikenal sebagai Lower Antelope Canyon.