Sukses

Top 3: Dua Kisah Menyeramkan Dieng di Masa Lalu

Liputan6.com, Jakarta - Kawah Sileri, Dieng, mendadak mengeluarkan lahar dingin pada Minggu 2 Juli lalu. Ternyata, di masa lalu, Dieng juga memiliki kisah-kisah serupa itu. Pada Selasa (7/7/2017), para pembaca Liputan6.com paling tertarik membaca dua tragedi Dieng di masa lalu.

Sisi kelam wisata Thailand juga menarik perhatian pembaca. Bukan sekedar kehilangan harta benda, ada 7 turis yang meninggal secara misterius di kawasan pulau Koh Tao.

Para pembaca juga terusik membaca rencana penerbangan murah di Kolombia yang ingin menyediakan penerbangan murah tanpa tempat duduk, alias para penumpang berdiri. 

Berikut adalah Top 3 Global selengkapnya:

 

1. 2 Kisah 'Horor' di Dieng: Tragedi Sinila dan Raibnya Legetang

Wisatawan panik saat Kawah Sileri Dieng meletus, Minggu (2/7/2017) siang. (dok. BPBD Bojonegoro)

Minggu siang, 2 Juli 2017, para wisatawan berkumpul di sekitar kawah Sileri, Dieng di Desa Kepakisan, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Mereka menghabiskan libur Lebaran di sekitar liang yang mengepulkan asap tebal beraroma berlerang itu.

Tiba-tiba, sekitar pukul 12.00, Kawah Sileri meletus dan mengeluarkan semburan lumpur dan gas setinggi 50 meter. Akibatnya, 17 orang terluka.

Selanjutnya...


2. 7 Turis Tewas Misterius di Pulau 'Surga' Thailand

Pulau Koh Tao Thailand (iStock)

Thailand memang terkenal akan tempat wisatanya yang sangat luar biasa. Keindahan pantai, penduduk yang ramah, serta harga berwisata yang tak terlalu mahal. Banyak turis mancanegara yang menjadikan lokasi ini sebagai destinasi wisatanya saat memasuki masa liburan.

Musim dingin di kawasan Asia Tenggara memang dikenal pas bagi wisatawan barat. Bosan dengan dinginnya suhu di negara mereka, membuatnya Thailand masuk dalam daftar kunjungan.

Selanjutnya...


3. Demi Tiket Murah, Maskapai Ini Gelontorkan Ide Terbang Berdiri

Demi Tiket Murah, Maskapai Ini Gelontorkan Ide Terbang Berdiri (Independent)

Maskapai murahVivaColombia kini tengah mempertimbangkan untuk menghilangkan seluruh kursi di pesawat-pesawat mereka. Para penumpang akan berdiri menikmati perjalanan di udara.

Mereka berharap langkah ini akan menurunkan tarif dengan menambah jumlah penumpang bagi kelas pekerja Kolombia dan turis.

Dikutip dari The Independent pada Minggu 2 Juli 2017, keinginan ini diungkapkan oleh VivaColombia setelah menambahkan 50 pesawat Airbus 320 baru ke armadanya untuk memanfaatkan pasar turis yang berkembang di negara itu.

Selanjutnya...

Artikel Selanjutnya
Top 3: Ritual Seks Gunung Kemukus, Kisah Pilu Korban First Travel
Artikel Selanjutnya
Top 3: Penampakan Smartphone di Lukisan Tua Paling Hits