Sukses

29-6-1974: Argentina Dipimpin Presiden Wanita untuk Pertama Kali

Liputan6.com, Buenos Aieres - Hari ini tepat 43 tahun silam, wanita bernama Maria Estela Isabel Martinez de Peron disumpah sebagai pemimpin sementara Republik Argentina.

Mantan penari kabaret itu kemudian menjadi presiden Argentina atau lebih tepatnya presiden wanita pertama Argentina, sekaligus kepala negara Amerika Latin termuda sejak 29 Juni 1974.

Seperti dikutip dari BBC on This Day, insiden itu terjadi karena sang suami, Presiden Juan Peron mendelegasikan tanggung jawab ke pundak sang istri setelah dokter mengatakan dia memerlukan perhatian medis selama 24 jam dan istirahat total untuk sembuh.

Suaminya yang berusia 78 tahun itu tak muncul di muka publik selama dua minggu. Ia dilaporkan sakit parah, mengidap bronkitis dan influenza.

Dalam siaran persnya, Nyonya Peron mengatakan bahwa suaminya "sadar bahwa kesehatannya yang menurun menjadi penyebab ketidakhadirannya dalam urusan pemerintahan, hal itu berlangsung sampai kondisinya pulih".

Nyonya Peron, yang dikenal sebagai publik Argentina sebagai 'Isabelita', adalah istri ketiga dari Juan Peron. Ia menjadi wakil presiden setelah suaminya kembali berkuasa pada September 1973.

Pasangan ini bertemu di sebuah kelab malam di Panama. Saat itu Juan Peron dalam masa pengasingan setelah digulingkan dari kekuasaan dalam sebuah kudeta militer pada tahun 1955.

Di belahan Bumi lain pada tanggal yang sama tahun 1957, Menara Tokyo mulai dibangun. Sementara pada 29 Juni 1958, tercatat sebagai momen saat Brasil menjadi pemenang Piala Dunia FIFA 1958, juara dunia pertama kalinya.