Sukses

Top 3: Rencana Evakuasi Ribuan WN AS di Korsel Picu Dugaan Perang

Liputan6.com, Jakarta - Bocornya sebuah informasi Gedung Putih ke publik tentang rencana simulasi evakuasi militer terhadap warga negara AS di Korea Selatan, seakan menjadi faktor prediksi kuat mengenai kemungkinan meletusnya perang di Semenanjung Korea. Rencana tersebut dikabarkan diotorisasi langsung oleh Presiden Donald Trump jika kemungkinan terburuk benar-benar terjadi di Korea.

Berita tentang rencana tersebut banyak perhatian pembaca Liputan6.com kanal Global pada Kamis (27/4/2017) pagi.

Selain itu, berita tentang latihan artileri berskala besar yang dilakukan Korea Utara juga menarik sejumlah perhatian pembaca.

Tak kalah menarik, artikel tentang seorang ahli nujum pelindung serangan Korea Utara yang akhirnya bertobat juga tak luput dari mata pembaca.

Berikut Top 3 Global Selengkapnya:

1. AS Akan Evakuasi 230 Ribu Warganya di Korsel, Perang Bakal Pecah?

Wakil Presiden AS, Mike Pence disambut tentara Amerika dan Korea Selatan setibanya di Camp Bonifas, pos komando PBB yang dipimpin AS, dekat bagian selatan Zona Demiliterisasi di perbatasan Korsel dan Korut, Senin (17/4). (AP Photo/Lee Jin-man)

Sebuah program latihan AS bernama Courageous Channel bocor ke publik. Menurut pejabat militer, program itu adalah permintaan dari Presiden Donald Trump untuk mengevakuasi warga negara Amerika Serikat di Korea Selatan jika perang meletus di Semenanjung Korea.

Program itu kabarnya akan berlangsung pada bulan Juni mendatang yang akan menyiapkan 'pintu keluar' aman bagi 230 ribu warga AS jika perang pecah. Demikian seperti dikutip dari Express.co.uk pada Rabu (26/4/2017).

Selengkapnya...

2. Rayakan Hari Bersenjata, Korut Latihan Artileri Skala Besar

Anggota AL Korea Selatan saat latihan gabungan dengan AL Amerika Serikat di Laut Kuning, perairan barat Korea Selatan, (26/4/2017). Pada hari yang sama, muncul laporan latihan artileri besar-besaran Korea Utara di Wonsan, 213 km timur Pyongyang (AP)

Korea Utara dilaporkan telah melakukan latihan artileri militer berskala besar. Latihan itu dilaksanakan dalam rangka merayakan hari jadi angkatan bersenjata negara tersebut, serta di tengah tensi politik yang sedang meningkat dengan Amerika Serikat beserta koalisinya.

Latihan artileri dengan menggunakan hulu ledak hidup itu dilaksanakan di Wonsan di pesisir pantai timur Korea Utara, 213 km dari Pyongyang, pada Selasa, 26 April 2017 siang waktu setempat. Kabar itu dilaporkan oleh militer Korea Selatan tanpa memberikan detil mendalam tentang jenis senjata serta unit militer yang terlibat pada latihan tersebut.

Selengkapnya...

3. Raja Dukun Malaysia Pelindung dari Serangan Korut Bertobat

Dukun Bomoh Sesumbar Lawan Rudal Korea Utara

Dukun terkenal di Malaysia Ibrahim Mat Zin alias Raja Bomoh Sedunia Nujum VIP meminta maaf atas ritual aneh yang pernah ia lakukan beberapa kali di muka publik.

Ia mengatakan, hal tersebut sepenuhnya drama. Sekarang dirinya mengaku sudah bertobat dan tak mau lagi melakukan tindakan bertentangan dengan Islam.

Selengkapnya...

 

Artikel Selanjutnya
PHOTO: Temui PM Jepang, Militer AS Perkuat Pertahanan Hadapi Rudal Korea Utara
Artikel Selanjutnya
Alasan Korut Akan Tembakkan Rudal Balistik ke Pangkalan AS di Guam