Sukses

Bangkai Kelelawar Ditemukan dalam Salad Kemasan

Liputan6.com, Florida - Dua orang direkomendasikan untuk melakukan pengobatan pasca-rabies setelah seorang konsumen melaporkan menemukan bangkai kelelawar dalam salad kemasan. Hal itu dikemukakan oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat.

Bangkai kelelawar dikirim ke CDC setelah ditemukan bercampur dengan salad kemasan bermerek Fresh Express Organic Marketside Spring Mix.

"Kondisi bangkai itu telah hancur sehingga CDC tak bisa menemukan apakah hewan itu mengandung rabies atau tidak," kata pernyataan badan yang berbasis di Atlanta itu.

Melansir CNN pada Senin (10/4/2017) AS adalah negara endemik penularan rabies. CDC mengatakan risiko tertular rabies dari bangkai sangat rendah tapi bukan berarti tak ada kasus, jadi dua orang yang telah makan salad itu direkomendasikan untuk berobat demi pencegahan.

Sejauh ini, mereka baik-baik saja dan tak menunjukkan tanda-tanda tertular rabies.

Fresh Express segera menarik kemasan salad mix yang dijual di Walmarts di Alabama, Florida, Georgia, Louisiana, Mississippi, North Carolina, South Carolina, dan Virginia.

"Setelah mendapat laporan, tim keamanan makanan dan respons cepat baik dari Walmart dan Fresh Express segera mengambil tindakan. Kami juga bekerja sama dengan pemerintah setempat, menggelar investigasi dan menarik produk," ujar pernyataan Fresh Ekspress.

Sejauh ini tak ada laporan berisi bangkai hewan lainnya.

Departemen kesehatan Negara Bagian Florida dan CDC kini menggelar investigasi terkait penemuan bangkai kelelawar itu.

Artikel Selanjutnya
Bangkai Paus Berbau Busuk Teronggok di Pantai Loleo
Artikel Selanjutnya
Bangkai Raksasa Diduga Paus Membusuk di Pantai Yeh Kuning