Sukses

Top 3: Cara Berlindung dari Radiasi Bom Nuklir

Liputan6.com, Jakarta - Pada Selasa (21/3/2017) pagi, para pembaca Liputan6.com paling tertarik membaca cara aman berlindung dari radiasi nuklir.

Kemudian, artikel tentang cara hewan mungil tardigrade untuk mempertahankan hidup juga menyedot perhatian pembaca, terutama karena ketahanan hewan itu menghadapi lingkungan ekstrem.

Masih terkait kesehatan, pembaca penasaran dengan faktor-faktor yang menyebabkan sebuah suku di Amazon memiliki jantung yang relatif lebih sehat.

Berikut Top 3 Global selengkapnya:

1. Lakukan Hal Ini untuk Berlindung dari Radiasi Bom Nuklir

Di mana tempat paling aman untuk bersembunyi bila bom nuklir meledak akibat perang?

Beberapa waktu lalu Donald Trump telah menyerukan untuk memperkuat senjata yang dimiliki Amerika Serikat. Sementara itu, Rusia makin sering memperlihatkan kehebatan senjata nuklirnya.

Tak hanya itu, negara yang kerap mendapat kecaman dunia internasional, Korea Utara, sedang mengembangkan rudal jarak jauh dan beberapa kali melakukan uji coba rudal.

Meski masing-masing negara belum menunjukkan sinyal perang, namun hal tersebut telah membuat sejumlah pihak prihatin dan khawatir. Pertanyaan, "apa yang harus saya lakukan untuk bertahan dari serangan bom nuklir?" mungkin pernah terlintas di pikiran sejumlah orang.

Selanjutnya...

2. Terungkap, Cara Makhluk Tangguh Ini Bertahan di Kondisi Ekstrem

Dua ekor tardigrade bisa bertahan hidup setelah 30 tahun lebih terperangkap es. Si 'beruang air' bahkan bisa bertelur!

Tardigrade, atau dikenal dengan beruang air, merupakan organisme air yang berukuran sangat kecil. Mereka tersegmentasi, memiliki delapan kaki, mempunyai panjang 1 mm, dan merupakan salah satu makhluk paling tangguh di Bumi.

Organsime yang dapat ditemukan di seluruh dunia itu, dapat bertahan hidup di dalam tekanan ekstrem. Ia juga bisa hidup di ruang vakum antariksa selama beberapa hari.

Ketika berada dalam kondisi beku, tardigrade, makhluk tersebut memasuki keadaan yang disebut cryptobiosis. Dalam kondisi itu, proses metabolismenya akan dimatikan dan tak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

Selanjutnya...

3. Masyarakat di Amazon Ini Punya Jantung Tersehat, Apa Resepnya?

Hutan Amazon di Bolivia (Voyagers)

Peneliti mengklaim menemukan pembuluh darah paling sehat di dunia, yakni pada orang-orang Tsimane yang tinggal di Hutan Amazon Bolivia.

Orang-orang Tsimane berisiko lima kali lebih rendah menderita aterosklerosis atau pengerasan pembuluh darah dibanding warga Amerika Serikat. Penyakit tersebut merupakan faktor terbesar penyebab penyakit jantung.

"Hampir sebagai besar orang Tsimane hidup tanpa mengalami aterosklerosis koroner. Ini tidak pernah terlihat di setiap penelitian sebelumnya," ujar penulis studi senior yang merupakan seorang ahli jantung di Memorial Care Heart & Vascular Institute di California, Dr. Gregory Thomas.

Selanjutnya...

Artikel Selanjutnya
Pasca-Uji Coba Nuklir Korut, Trump Setuju Jual Senjata ke Korsel
Artikel Selanjutnya
Teknologi Rudal Korut, Bersumber dari Rusia dan Ukraina?