Sukses

Warga Slovenia Hormati Melania Trump Melalui Anggur Merah

Liputan6.com, Ljubljana - Kemenangan Donald Trump membawa kebahagiaan serta kebanggaan tersendiri bagi sebuah negara kecil di Eropa, Slovenia. Dari sanalah Ibu Negara Amerika Serikat, Melania Trump, berasal.

Baru-baru ini, empat produsen anggur memanfaatkan momentum naiknya pamor Melania sebagai ibu negara untuk memproduksi anggur merah dengan label "First Lady". Alasan mereka melakukannya adalah untuk menghormati mantan penduduk yang kini paling terkenal di negara itu.

Minuman itu berasal dari anggur Blaufrankisch yang aslinya berasal dari Slovenia timur. Demikian seperti dikutip dari Fox News, Kamis, (16/3/2017).

Anggur merah itu pertama kali dipasarkan di Sevnica Castle, sebuah kawasan ramai turis. Yang mengejutkan, 300 botol anggur laris terjual hanya dalam waktu tiga hari.

Sementara itu, sekitar 2.000 botol lainnya kini siap dijual di toko-toko cenderamata di kawasan tersebut. Para turis juga dapat membeli anggur merah ini di kantor resmi pariwisata.

Anggur yang dipanen tahun 2015 dihargai sekitar US$ 30 atau setara dengan Rp 399.540. Menurut pengelola castle, kisaran tersebut merupakan "harga yang wajar". Namun, perlu diketahui nilainya nyaris dua kali lipat dibanding anggur Slovenia lainnya yang berasal dari wilayah dan tahun yang sama.

"Kami memiliki anggur dengan kualitas baik. Kami memiliki salami terbaik, dan kami memiliki produk lain yang sangat bagus, sehingga kami tidak perlu merasa malu menawarkannya secara luas," ujar penjaga toko di Sevnica Castle, Rok Petancic, yang menambahkan bahwa beberapa orang telah menyarankan agar minuman tersebut dijual sebesar 500 euro.

"Saya rasa ini adalah salah satu cara terbaik untuk mempromosikan anggur buatan kami, pariwisata kami, dan Blaufrankisch sebagai sebuah keanekaragaman, di mana ini sangat penting bagi kami untuk menjadi pusat Blaufrankisch," ujarnya.

Koleksi The First Lady juga menyediakan salami yang terbuat dari jenis babi langka, cokelat, bahkan krim kecantikan.

Namun keempat produsen tersebut masih harus berhati-hati karena Trump senang "mengejar" siapa saja yang melawan hukum dengan menggunakan nama pasangan itu untuk memasarkan produk yang teraviliasi.

Petancic sendiri mengatakan ia tidak khawatir tentang laporan bahwa Melania telah menyewa sebuah firma hukum di Slovenia demi menghentikan produsen lokal dari upaya mencatut namanya dalam dagangan mereka.

Sevnica terletak di jantung Posavje, sebuah wilayah perkebunan anggur Slovenia dan satu-satunya area di negara itu yang memproduksi anggur merah dibanding anggur putih.

Artikel Selanjutnya
Misteri Sepetak Lahan Milik Donald Trump, Ada Apa di Dalamnya?
Artikel Selanjutnya
Mahkamah Agung AS Restui Kebijakan Anti-Imigran Muslim ala Trump