Sukses

Panjat Pagar Gedung Putih, 1 Penyusup Dibekuk Secret Service

Liputan6.com, Washington, D.C - Seorang pria pembawa tas ransel dilaporkan menyusup ke Gedung Putih. Ia berhasil menembus perimeter luar pagar bangunan itu pada Jumat 10 Maret 2017 malam waktu setempat.

Informasi tersebut disampaikan oleh US Secret Service.

Dilansir dari BBC, Minggu (12/3/2017), Presiden Donald Trump tengah berada di bangunan saat si penyusup beraksi. Pria itu kemudian ditangkap di sisi selatan Gedung Putih.

"Tak ada keributan dalam insiden itu. Benda atau bahan berbahaya juga tak ditemukan dalam ransel," kata pihak Secret Service.

Trump dan Menteri Keamanan Dalam Negeri John Kelly sudah diberitahu atas insiden tersebut.

Suami Melania Trump itu kemudian memuji Secret Service atas "pekerjaan fantastis" yang mereka lakukan. Lalu ia menyebut si penyusup sebagai "orang bermasalah".

Agen Secret Service mengatakan pihaknya telah menyisir sekitar Gedung Putih paska-penyusupan tersebut. Sejauh ini tak ditemukan sesuatu yang mengkhawatirkan operasi keamanan.

Penyusup dilaporkan dibekuk di Gedung Putih sesaat ia memanjat pagar perimeter. Mereka biasanya diserahkan ke polisi setempat.

Peristiwa serupa pernah terjjadi pada 2014 lalu. Saat itu, Omar Gonzales yang berusia 42 tahun berhasil melewati pintu serambi utara Gedung Putih.

Omar membawa pisau lipat berukuran 3,5 inci atau sekitar 9 cm. Dia kemudian berhasil dibekuk Secret Service.