Sukses

Pasca-Operasi, Bobot Perempuan Ini Susut 100 Kilogram

Liputan6.com, Mumbai - Perempuan asal Mesir ini diyakini sebagai manusia terberat di dunia. Bobot Eman Ahmed Abd El Aty, namanya, mencapai 500 kilogram.

Demi menyelamatkan hidup pasien, operasi mutlak dilakukan untuk mengurangi berat badannya.

Juru bicara Saifee Hospital di Mumbai, India, pasien berusia 36 tahun itu telah kehilangan 100 kilogram sejak tiba di India pada Januari 2017 lalu.

"Kami berupaya membuatnya cukup fit untuk diterbangkan kembali ke Mesir sesegera mungkin," demikian pernyataan pihak rumah sakit seperti dikutip dari BBC, Kamis (9/3/2017).

Pasien diperkirakan akan kehilangan lebih banyak berat badan dalam beberapa bulan mendatang.

Pembedahan dilakukan tim dokter yang dipimpin ahli bedah bariatrik, Dr Muffazal Lakdawala.

Pembedahan bariatrik (bariatric surgeon) atau dikenal sebagai operasi penurunan berat badan adalah upaya terakhir untuk merawat orang yang memiliki obesitas di level bahaya.

Memiliki indeks massa tubuh 40 atau 35 ke atas bisa membahayakan kesehatan seseorang.

Eman Ahmed Abd El Aty mengalami obesitas. Bobot tubuhnya mencapai 500 kilogram (Saifee Hospital)

Indeks massa tubuh atau body mass index (BMI) digunakan untuk menunjukkan kategori berat badan seseorang apakah sudah proporsional atau belum.

Pihak keluarga mengatakan, Eman Ahmed Abd El Aty tak pernah keluar dari rumah selama 25 tahun -- sebelum akhirnya tiba di Mumbai dengan pesawat carteran.

Saat baru lahir, kata pihak keluarga, bobot Eman Ahmed Abd El Aty mencapai 5 kilogram dan didiagnosis mengalami kaki gajah -- suatu kondisi di mana bagian tubuh membengkak karena infeksi parasit.

Namun, Dr Lakdawala yakin, pasien tak mengalami kaki gajah, melainkan lymphoedema terkait obesitas yang menyebabkan pembengkakan pada kaki.

Pada usia 11 tahun, berat badannya melonjak drastis. Ia bahkan menderita stroke yang membuatnya terus terbaring di tempat tidur.

Karena obesitas, Eman Ahmed Abd El Aty bergantung perawatan dari ibu dan saudari perempuannya.