Sukses

Hiu Buaya Ditemukan di Inggris untuk Pertama Kali dalam Sejarah

Liputan6.com, Hope Cove - Seekor hiu buaya telah ditemukan di pesisir Inggris untuk pertama kalinya dalam sejarah. Padahal spesies dengan nama latin Pseudocarcharias kamoharai itu biasanya hidup di perairan tropis Brasil dan Australia.

Menurut National Marine Aquarium, Hewan tersebut ditemukan telah mati di sebuah pantai di Hope Cove.

"Spesies ini sebelumnya belum pernah ditemukan di Inggris, dan biasanya ditemukan di perairan dalam iklim tropis, seperti Brasil dan Australia, dan akan berenang ke permukaan pada malam hari untuk mencari makan," ujar kurator National Marine Aquarium, James Wright, seperti dikutip dari Independent, Jumat (3/3/2017). 

"Ini merupakan insiden yang sangat jarang terjadi, namun ada insiden terdampar serupa di Afrika Selatan. Tahun ini perairan Inggris berada dalam suhu terdinginnya, sehingga kejadian ini sangat tak biasa," kata Wright.

Ia menambahakan, hiu buaya itu kemungkinan meninggal karena air di Inggris terlalu dingin.

Museum tersebut meminta siapa pun yang melihat hiu buaya lain untuk melaporkannya. Hal itu bertujuan untuk menentukan apakah penemuan hewan tersebut hanya insiden atau menjadi tren abru.

Menurut International Union for Conservation of Nature (IUCN) Red List of Threatened Species, hiu buaya kemungkinan akan terancam dalam waktu dekat. Hal itu dikarenakan hewan tersebut rentan terhadap penangkapan ikan yang tak disengaja (bycatch) oleh kapal nelayan.

"Hewan tersebut tak terlihat melimpah di mana pun, dengan pengecualian di Selat Mozambik di Samudra Hindia barat selama tahun 1960an," ujar Red List.

Hiu buaya tersebut ditemukan oleh Steven Greenfields. Ia mengaku belum pernah melihat sesuatu seperti hal itu sebelumnya.

"Seluruh keluarga saya tertegun karena hewan tersebut memiliki bentuk yang tak biasa. Aku memiliki pengelaman soal hiu saat berenang dan menyelam di lautan luar negeri," ujar Greenfields.

"Namun, meskipun kerap memancing dan berenang di Inggris sepanjang hidupku. Aku tak pernah melihat adanya hiu di perairan Inggris selain hiu dogfish," imbuh dia.

Direktur Pelaksana The Shark Trust, Paul Cox, mengatakan bahwa penemuan hiu buaya tersebut sangat menarik.

"Hiu kecil dengan gigi runcing, merupakan yang terkecil dari hiu makarel," ujar Cox. "Mereka merupakan spesies yang relatif jarang ditemukan dan Inggris bukan merupakan wilayahnya, jadi penemuan ini benar-benar menarik."

"Saat ini terdaftar sebagai hewan hampir terancam di IUCN Red List of Threatened Species, hiu buaya terlalu kecil untuk bernilai dalam perikanan."

"Namun, mereka pun tertangkap, sama seperti hiu lainnya, sebagai bycatch yang kemungkinan akan berdampak pada status masa depan mereka. Untuk semua hiu, terutama yang kurang umum, setiap informasi yang bisa kita dapatkan berguna, jadi laporan dan identifikasi penemuan hiu tersebut sangat luar biasa," jelas Cox.