Sukses

5 Operasi Plastik yang Paling Sering Dilakukan di AS, Apa Saja?

Liputan6.com, New York - Prosedur kosmetik atau biasa disebut operasi plastik masih menjadi hal yang populer di Amerika Serikat. Sebuah laporan terbaru menunjukkan, sebagian besar warga AS lebih memilih melakukan operasi untuk membentuk wajah atau menyingkirkan lemak.

Hal tersebut terkuak melalui laporan yang dirilis oleh American Society of Plastic Surgeon. Dokumen itu juga mengungkap operasi yang paling populer dilakukan AS pada tahun 2016.

Hampir 1,8 juta prosedur operasi plastik dan 15,5 juta tindakan invasif minimal dilakukan pada tahun lalu. Seperti dikutip dari CNN, Kamis (2/3/2017), berikut daftar tindakan kosmetik yang paling sering dilakukan.

5 Prosedur Operasi Plastik Teratas:

1. Pembesaran Payudara
Dimaksudkan untuk memperbesar atau mengubah bentuk payudara (290.467 prosedur).

2. Sedot Lemak
Dimaksudkan untuk menghilangkan kelebihan lemak tubuh (235.237 prosedur).

3. Mengubah Bentuk Hidung
Dimaksudkan untuk mengubah bentuk hidung (223.018 prosedur).

4. Operasi Kelopak Mata
Dimaksudkan untuk mengangkat penurunan kelopak mata (209.020 prosedur).

5. Facelift
Dimaksudkan untuk mengencangkan kulit bagian wajah dan leher yang telah kendur dan keriput.

5 Prosedur Invasif Minimal Teratas:

1. Botox
Menyuntikkan obat ke dalam wajah untuk menyamarkan kerutan (7 juta prosedur).

2. Soft-Tissue Fillers
Menyuntikkan fillers untuk membuat wajah dan bibir lebih halus atau penuh (2,6 juta prosedur).

3. Chemical Peel
Pengelupasan kulit secara kimia untuk menyamarkan kerutan dan membuat penampilan tampak lebih muda (1,36 juta prosedur).

4. Laser Hair Removal
Menghilangkan rambut yang tak diinginkan dari berbagai tempat di tubuh (1,1 juta prosedur).

5. Mikrodermabrasi
Pengelupasan dengan menggunakan kristal-kristal mikro untuk menghilangkan sel-sel kulit mati untuk mempercantik kulit (775.000 prosedur).

Untuk pertama kalinya, laporan baru tersebut termasuk data labiaplasty, yakni operasi untuk mengubah alat kelamin wanita, terutama labia. Menurut laporan, angka tersebut mengalami peningkatan sebanyak 39 persen pada tahun lalu.

Namun itu bukan kali pertama terdapat laporan ada kenaikan dalam prosedur tertentu.

Sebuah artikel American Society of Aesthetic Plastic Surgery tahun 2014 mengungkap, terdapat kenaikan 58 persen untuk operasi pengangkatan bokong dibanding dengan tahun sebelumnya.

Laporan terbaru dari American Society of Plastic Surgeons menunjukkan, pembesaran bokong melalui cangkok lemak--dengan menggunakan lemak dari bagian tubuh lain--meningkat sebanyak 26 persen tahun lalu.

Artikel Selanjutnya
Body Sculpting, Solusi Kilat Wanita Miliki Tubuh Seksi
Artikel Selanjutnya
Implan Payudara Berpotensi Timbulkan Bentuk Kanker yang Langka