Sukses

Bola Api Terlihat di Langit Tasmania, UFO atau....?

Liputan6.com, Hobart - Sebuah bola api yang melintasi langit Tasmania memicu sejumlah pegiat teori konspirasi berspekulasi, bahwa obyek yang terlihat di langit Hobart pada 28 Februari 2017 pagi itu merupakan UFO.

Namun Airservices Australia mengatakan, obyek itu merupakan sebuah pesawat yang melintasi wilayah udara Negeri Kanguru. Meski demikian tak semua orang percaya dengan penjelasan tersebut.

"Ini bukanlah pesawat, sadarlah orang-orang. Jika itu adalah pesawat, maka benda itu telah terbakar. Pesawat tidak meninggalkan jejak api, jadi buka matamu dan lihat persepsi baru," ujar salah seorang netizen di Facebook.

Hal serupa juga ditulis oleh netizen lain. "Menurutku, tidak ada obyek di gambar ini adalah pesawat, karena objek itu terlihat tidak bergerak, kami duduk di sana dan melihatnya sekitar 10-15 menit."

"Aku membaca itu merupakan penampakan UFO yang mendarat dengan pengawasan polisi. Potensi alien," ujar seseorang yang meyakini keberadaan UFO.

Sementara itu David Finlay dari Australian Meteor Reports mengatakan, ia tak menerima adanya laporan aktivitas meteor di sekitar Tasmania. Ia pun menyebut, bola api itu berasal dari jejak pesawat yang terkena cahaya pagi.

"Ini merupakan hal biasa di mana orang-orang mengira jejak pesawat sebagai meteor, terutama pada sore hari dan di bagian barat ketika Matahari terbenam," ujar Finlay seperti dikutip dari Daily Mail, Rabu (1/3/2017).

"Saya lihat beberapa orang yang menyaksikan jejak tersebut, yang berpikir bahwa benda itu adalah komet," imbuh dia.

"Video indah yang merekam jejak A380," ujar Finlay setelah melihat rekaman bola api yang diambil oleh penduduk Hobart, Lee-Ann Peters.

Dengan memeriksa data Flight Radar, Storyful dapat menemukan lokasi pesawat Emirates dengan rute penerbangan Dubai-Auckland. Penerbangan tersebut sesuai dengan laporan saksi mata yang menyebut bahwa obyek yang dianggap UFO terlihat di sekitar Hobart pada pukul 06.30.

Berikut rekaman penampakan bola api di langit Tasmania:

Artikel Selanjutnya
Pesawat Isi 4 Orang Raib, Segitiga Bermuda Kembali Menelan Korban
Artikel Selanjutnya
Ilmuwan Kuak Misteri Kilauan Bumi yang Terlihat dari Angkasa Luar