Sukses

Top 3: Restoran di Jakarta Jadi Markas Mata-Mata Korut?

Liputan6.com, Jakarta - Kisah seputar pembunuhan Kim Jong-nam masih menjadi pusat perhatian pembaca Liputan6.com pada Rabu (22/2/2017) sore, apalagi dengan adanya laporan harian Malaysia tentang keberadaan restoran di Jakarta sebagai pusat intelijen Korea Utara.

Para pembaca juga membaca pembatalan pertemuan wanita calon presiden Prancis dengan ulama Lebanon karena Marine Le Pen menolak memakai penutup kepala atau kerudung.

Terakhir, suntikan mati pada 57 monyet di Jepang menggelitik rasa ingin tahu pembaca. Apa alasan pembunuhan 57 monyet tersebut?

Berikut adalah Top3 Global berikutnya:

 

1. Restoran Korea Utara di Jakarta Diduga Jalankan Operasi Intelijen

Pemimpin Korut Kim Jong-un dan kakak tirinya Kim Jong-nam (AP)

Nama Indonesia turut terseret teka-teki kasus pembunuhan Kim Jong-nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-un. Ini tak lepas dari dugaan bahwa seorang WNI bernama Siti Aisyah terlibat dalam kasus ini.

Namun belakangan, dugaan lain mencuat. Akhir pekan lalu, surat kabar Malaysia, The Star, memuat ulasan tentang operasi Reconnaissance General Bureau (RGB) atau badan intelijen Korut di sejumlah negara seperti Malaysia, Singapura, dan Indonesia dalam dua dekade terakhir.

Laporan The Star mengutip pernyataan sumber intelijen yang mengatakan bahwa agen-agen Korut beroperasi di lini konstruksi, pabrik tekstil, dan sejumlah restoran di beberapa kota besar di Asia Tenggara, termasuk Jakarta.

Selanjutnya...


2. Tolak Pakai Kerudung, Capres Prancis Batal Bertemu Ulama Lebanon

Marine Le Pen, pemimpin partai sayap kanan Perancis, Barisan Nasional (FN) (Reuters)

Pemimpin partai sayap kanan Prancis Front National, Marine Le Pen yang saat ini mencalonkan diri sebagai presiden memilih membatalkan pertemuan dengan seorang ulama Lebanon. Alasannya, ia menolak mengenakan penutup kepala.

"Anda dapat menyampaikan salam hormat saya kepada ulama besar, tapi saya tidak akan mengenakan busana tertutup," ujar Le Pen seperti dikutip dari Itv, Selasa 21 Februari 2017.

Pihak ulama Lebanon sebelumnya telah menegaskan bahwa jika pertemuan tersebut hendak dilakukan maka Le Pen diharuskan memakai penutup kepala.

Selanjutnya...


3. Bawa Gen Alien, 57 Monyet Salju Jepang Disuntik Mati

Kawanan monyet salju ketika tengah berendam di sumber air panas di Jigokudani Monkey Park, Prefektur Nagano, Jepang, Senin (18/1). Taman ini memiliki satu kolam air panas buatan manusia yang selalu dikerumuni monyet salju liar. (AFP PHOTO/Yasuyoshi CHIBA)

Sebuah kebun binatang di utara Jepang terpaksa membunuh 57 snow monkey (monyet salju) dengan suntik mati. Alasannya, karena mereka menemukan primata tersebut membawa gen dari invasive alien species atau suatu spesies asing yang invasif.

"Tes DNA menunjukkan monyet tersebut merupakan hasil kawin silang dengan jenis Macaque Rhesus -- salah satu spesies monyet langka yang terkenal, banyak terdapat di Afganistan hingga ke India utara dan Tiongkok selatan," kata pihak Takagoyama Nature Zoo di Chiba seperti dikutip dari BBC, Rabu 22 Februari 2017.

Macaque Rhesus, monyet yang jenisnya tak asli dari Negeri Sakura dilarang hidup di bawah hukum Jepang. 

Selanjutnya...

Artikel Selanjutnya
6 Tahun Diculik Al Qaeda di Mali, Warga Swedia Ini Akhirnya Bebas
Artikel Selanjutnya
Turki: Tuntutan Saudi Cs atas Qatar Melawan Hukum Internasional