Sukses

4 Insiden Mengerikan di Eskalator yang Berujung Maut

Liputan6.com, Andijan - Seorang ibu tak sengaja menjatuhkan bayinya hingga tewas ketika bajunya tersangkut di eskalator. Peristiwa tersebut sempat terekam kamera keamanan di pusat perbelanjaan O'zbegim, Andjian, Uzbekistan.

Dalam video itu terlihat sang ibu yang mengenakan gaun panjang dan jilbab, turun menggunakan eskalator. Ketika itu ia sedang menggendong bayi di lengan kanannya dan memegang seorang anak di sebelah kirinya.

Diduga gaunnya tersangkut di eskalator dan menyebabkannya tersandung saat menuruni tangga. Akibat hal itu, bayi yang digendongnya terjatuh dari tangannya.

Menurut laporan, bayi tersebut jatuh dari ketinggian yang setara dengan bangunan bertingkat empat atau sekitar 12 meter.

Tim darurat yang bergegas ke tempat kejadian tidak dapat menyelamatkan nyawa sang anak.

Dikutip dari Daily Mail, Rabu (1/2/2017), rekaman kejadian mengejutkan yang telah tersebar di dunia maya itu, menimbulkan berbagai reaksi dari sejumlah netizen.

Beberapa orang menyalahkan sang ibu atas kejadian tersebut. Mereka menganggap bahwa pakaian yang dikenakannya tidak sesuai.

Namun netizen lain memiliki komentar berbeda. "Bayi malaikat lainnya. Perempuan malang, aku membayangkan betapa hancurnya ia," ujar salah satu pengguna internet bernama Andrey.

Bukan kali itu saja kejadian nahas terjadi di eskalator. Sejumlah orang pun terenggut nyawanya akibat kecelakaan di tangga bergerak tersebut.

Seperti Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, berikut tiga peristiwa nahas lain di eskalator yang berujung maut:

1 dari 4 halaman

Main Ponsel di Eskalator, Orang Kaya Taiwan Tewas

Leslie Cheng-yun Koo  (Central News Agency)

Presiden dan CEO Taiwan Cement Corp (TCC), Leslie Cheng-yun Koo meninggal pada Senin 23 Januari 2017. Koo, yang merupakan orang lama dalam industri semen Taiwan, meninggal dalam usia 62 tahun.

Nyawanya tak bisa diselamatkan setelah terjatuh dan terguling di eskalator dua hari sebelumnya.

Ia terjatuh dan terguling di eskalator setelah menghadiri acara pernikahan di Regent Taipei. Pebisnis itu mengalami luka-luka parah dan segera dilarikan ke rumah sakit Mackay Memorial Hospital.

Menurut rekaman CCTV yang beredar di media sosial, Koo terlihat tengah main ponsel saat melangkah ke eskalator. Ia kehilangan keseimbangan sehingga jatuh terguling berulang kali.

Berikut rekaman CCTV bagaimana Koo jatuh dan mengalami luka parah yang kemudian menghilangkan nyawanya:

2 dari 4 halaman

Seorang Ibu Tewas Akibat Tertelan Eskalator

Panel logam, tempat berpijak runtuh, sebelum seorang ibu menghilang ke dalam eskalator, ia mendorong anaknya ke tempat aman.

Kamera keamanan di sebuah pusat perbelanjaan di Tiongkok merekam kejadian yang membuktikan bahwa seorang ibu rela berkorban nyawa demi anaknya.

Kejadian pada tahun 2015 itu berawal ketika seorang ibu bersiap-siap mengangkat anak lelakinya untuk turun dari eskalator. Tak disangka, panel logam, tempatnya berpijak, runtuh. Ia terjebak di celah-celah.

Berjuang dengan hanya bagian atas tubuhnya, ibu itu terlihat mendorong anaknya ke depan. Anak itu dengan cepat ditarik ke tempat yang aman oleh karyawan mal yang berdiri di dekat bagian atas eskalator.

Dua karyawan mal lain berupaya menarik ibu itu ke atas, tapi beberapa detik kemudian, ia jatuh dan menghilang ke dalam lubang poros eskalator. Karyawan mal gagal menyelamatkan sang ibu.

Operasi penyelamatan yang dilakukan selama empat jam tak berhasil menyelamatkan nyawa sang ibu.

3 dari 4 halaman

Wanita Tewas Akibat Syal Tersangkut di Eskalator

Ilustrasi (Wikipedia)

Seorang wanita di Kota Montreal, Kanada tewas akibat syalnya tersangkut di bagian gigi atau tempat kaki berpijak pada eskalator.

Kejadian mengerikan tersebut terjadi di eskalator Stasiun Kereta Api Bawah Tanah Montreal, pada Kamis 30 Januari 2014, sekitar pukul 09.00 WIB.

Polisi mengatakan, awalnya ia melihat wanita yang tak disebutkan namanya itu sedang berusaha menarik syalnya yang tersangkut di gigi eskalator. Saat perempuan itu menunduk, rambutnya ikut tersangkut.

"Semuanya terjepit hingga ujung eskalator," ujar polisi, Jean-Pierre Brabant.

Seorang saksi mengaku ia melihat korban dalam keadaan terjepit parah. Perempuan itu terbaring dengan setengah tubuhnya terperangkap di eskalator.

"Petugas pemadam kebakaran datang, namun wanita itu tak tertolong setelah mengalami serangan jantung."

Juru Bicara Badan Transportasi Kota Montreal, Isabelle Tremblay menyatakan, kecelakaan seperti itu merupakan pertama kali. Menurut dia, pihaknya sudah memasang alat pengamanan pada eskalator, namun pengamanan pada eskalator itu tak berfungsi.

Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki bagaimana proses terjepitnya wanita di eskalator. Polisi berusaha meninjau rekaman video atas insiden tersebut.