Sukses

Top 3: Ini Alasan Mahar Pernikahan di China Makin Mahal

Liputan6.com, Jakarta - Mirip seperti hukum pemintaan dan penawaran dalam ekonomi, ternyata nilai mahar pernikahan di China semakin tinggi. Pada Jumat (6/2/2017) sore, peningkatan mahar di China menjadi pusat perhatian pembaca Liputan6.com kanal Global.

Tak lupa, para pembaca menyimak kelanjutan kabar terkait pelecehan seksual yang terjadi di India pada malam Tahun Baru. Teknologi CCTV mungkin dapat membantu mengungkapkan kasus ini.

Terakhir, kisah TKI yang 'hilang' selama 19 tahun di Saudi Arabia juga mengundang penasaran.

Selengkapnya dalam Top 3 Global berikut ini:

1. Mahar Pengantin Wanita di China Kian Tak Terjangkau, Kenapa?

Salah satu pasangan pengantin baru menghadiri upacara pernikahan massal yang merupakan bagian dari Festival Es dan Salju Harbin di provinsi Heilongjiang, China, Rabu (6/1/2016). ( REUTERS/ Aly Song)

Para pejabat di China timur berupaya membatasi biaya mahar yang kian melambung. Hal itu dilakukan dengan merekomendasikan harga maksimum yang harus dibayar pengantin pria kepada keluarga pasangannya.

Dalam beberapa dekade terakhir, telah menjadi tren di China bagi pria untuk memberi calon istrinya sejumlah uang tunai.

Namun 'harga pengantin perempuan' telah meningkat, terutama di wilayah pedesaan yang hanya terdapat lebih sedikit calon mempelai perempuan. Mahar di beberapa tempat dapat mencapai 100.000 yuan atau sekitar Rp 193,9 juta.

Selanjutnya...


2. CCTV Rekam Pelaku Aksi 'Horor' Pelecehan Seksual di India

Rekaman CCTV ungkap aksi 'horor' pelecehan seksual di India (BBC)

Polisi menahan empat pria atas dugaan pelecehan seksual yang dilakukan kepada seorang perempuan saat Malam Tahun Baru di Bangalore, India.

Penahanan tersebut dilakukan pada Kamis, 5 Januari 2017, setelah polisi memeriksa rekaman CCTV. Dalam video itu, terlihat seorang pria melecehkan seorang perempuan di sebuah gang di dekat Kammanahalli.

Dalam sebuah konferensi pers, Komisaris Polisi Bangalore Praveed Sood mengatakan bahwa pihak berwenang sedang mencari dua pria lain yang terlibat dalam aksi tersebut.

Selanjutnya...


3. Hilang 19 Tahun, Ternyata WNI Ini Betah Tinggal dengan Majikan

TKI Juariah Mastara (Foto: Kemlu.go.id)

Setelah 19 tahun, TKI asal Indramayu, Juariah Mastara akhirnya ditemukan. Sebelumnya, ia dilaporkan hilang jejak di Arab Saudi.

Juariah ditemukan oleh Tim Perlindungan WNI KJRI Jeddah, di Distrik Al-Qaim di daerah Taif, Arab Saudi, yang berjarak sekitar 200 km dari kota tersebut.

Tim Perlindungan WNI melacak keberadaan Juariah melalui komunikasi intensif dengan berbagai instansi setempat. Titik terang pencarian ditemukan usai menerima laporan pihak Kepolisian Saudi.

Selanjutnya...

Artikel Selanjutnya
Diam-Diam Rekam WN Indonesia Mandi, Majikan Mesum Dibui
Artikel Selanjutnya
Demi Tradisi, Bisnis Jual Beli Jenazah Marak di China