Sukses

Ini 6 Fokus Donald Trump dalam Rencana Kebijakan 100 Hari Pertama

Liputan6.com, Washington DC - Presiden Amerika Serikat terpilih, Donald Trump, mengungkap transisi dan rencana kebijakan 100 hari pertamanya. Hal tersebut disampaikan melalui rekaman berdurasi 2 menit 37 detik yang diunggahnya melalui situs berbagi video.

Melalui saluran Transition 2017, Trump menitikberatkan enam hal yang akan dijalankannya, yakni menarik diri dari kerja sama Trans-Pasifik, pembatalan pembatasan energi, regulasi pemerintah, keamanan nasional, imigrasi, dan reformasi etik.

Pebisinis sukses asal New York tersebut mengungkap bahwa agenda yang akan dijalankannya mengutamakan Amerika, di mana membuka lapangan pekerjaan menjadi fokus utama.

"Apakah itu memproduksi baja, membuat mobil, atau menyembuhkan penyakit, saya ingin generasi produksi dan inovasi berikutnya terjadi di sini, di tanah air hebat kita: Amerika," ujar Trump.

"Sebagai bagian dari rencana ini, saya sudah meminta tim transisi untuk mengembangkan daftar tindakan eksekutif yang bisa kita ambil sejak hari pertama untuk memulihkan hukum dan membawa kembali pekerjaan kita," imbuh dia.

Pada fokus pertamanya, yakni berjanji untuk menarik diri dari negosiasi Kerja Sama Trans-Pasifik, Trump menyebut TPP sebagai potensi berbahaya bagi Amerika Serikat.

"Kita akan berfokus pada kerja sama perdagangan bilateral yang adil," kata Trump, di mana hal tersebut dianggapnya dapat membawa kembali pekerjaan dan investasi ke negaranya.

Selanjutnya, Trump juga akan membatalkan pembatasan energi yang sebelumnya diberlakukan Barack Obama. Menurutnya hal tersebut mematikan lapangan pekerjaan.

"Saya akan membatalkan sejumlah pembatasan produksi energi di AS yang mematikan mematikan lapangan pekerjaan, terutama gas serpih dan batu bara bersih yang dapat menciptakan jutaan lapangan kerja berupah tinggi," kata pria kelahiran 14 Juni 1946 itu.

"Itu apa yang kita inginkan. Itu apa yang telah kita nantikan," tegasnya.

Dalam hal regulasi, Trump menyebut bahwa peraturan yang sudah terlalu lama harus dieliminasi.

Untuk isu keamanan nasional, Trump meminta tim keamanan untuk membuat rencana komprehensif untuk mengamankan infrastruktur penting Amerika terhadap adanya cyber attacks dan bentuk serangan lain.

Mengenai imigrasi, ia meminta Departemen Tenaga Kerja menyelidiki penyalahgunaan program visa yang melemahkan pekerja Amerika. Namun, dirinya sama sekali tidak menyebut soal pembangunan tembok pembatas AS-Meksiko yang beberapa kali disebutnya selama masa kampanye.

Salah satu hal mengenai reformasi kode etik pejabat, Trump akan memberlakukan larangan baru kepada pejabat eksekutif untuk melakukan lobi atas nama pemerintah untuk seumur hidup.

"Langkah-langkah ini dilakukan untuk mereformasi Washington dan membangun kelas menengah," ujar Trump dalam akhir videonya.

Dikutip dari CNN, Selasa (22/11/2016), enam rencana kebijakan yang diungkapkan Trump dinilai akan mudah dilakukan, karena hal tersebut dapat segera dilakukan setelah Trump menandatanganinya tanpa memerlukan persetujuan Kongres.

Berikut transisi dan rencana kebijakan 100 hari pertama yang diungkapkan oleh Donald Trump:

Artikel Selanjutnya
Marak Skandal Politik, Rusia Ganti Dubes di AS
Artikel Selanjutnya
Menlu AS Desak Saudi Cs dan Qatar untuk Duduk Bersama