Sukses

Top 3: Dokter Ini Meniduri Jasad Pasien Wanita

Liputan6.com, Jakarta - Pada Senin (21/11/2016) sore, para pembaca Liputan6.com paling tersita perhatiannya membaca kisah seorang dokter yang meniduri jasad seorang pasien wanita.

Semua dilakukan karena sang dokter tergila-gila pada salah seorang pasien yang ia rawat. 

Kemudian, para pembaca kembali tenggelam dalam kisah-kisah seputar Donald Trump dan keluarganya. Kali ini, ada kabar bahwa Melania Trump sebenarnya tidak pernah lulus kuliah di Ljunljana, Slovenia.

Kisah berikut terkait keluarga itu adalah alasan mengapa Melania Trump dan Barron Trump tidak akan tinggal di Gedung Putih, melainkan memilih tinggal di New York. Mengapa demikian?

Berikut adalah Top 3 Global selengkapnya: 

 

1. Kisah Mengerikan Dokter yang Meniduri Jasad 'Gundik' yang Cantik

Elena

Carl Tanzler von Cosel adalah seorang ahli mikrobiologi dan bakteriologi di Rumah Sakit Marinir Amerika Serikat di Key West, Florida. Pada tahun 1931, ia merawat dengan kasih seorang pasien TBC, seorang gadis Kuba-Amerika bernama Elena "Helen" Milagro de Hoyos dan merasa terobsesi padanya.

Dia melakukan segala sesuatu yang dia bisa untuk menyelamatkan hidupnya. Meski demikian, Helen meninggal meskipun ia telah berusaha sekuat mungkin. Namun, cinta dan obsesi Tanzler tetap ada.

Tanzler lahir pada tahun 1877, di Dresden, Jerman. Ada laporan tentang dia tinggal di Australia di tahun 1910-an di mana ia pergi untuk mempelajari pola cuaca. Sebaliknya, ia mulai tertarik di bidang teknik dan listrik sehingga ia membeli sebuah properti dan tinggal di sana sampai pecahnya Perang Dunia I.

Selanjutnya...


2. Calon Ibu Negara AS Melania Trump Tak Lulus Kuliah?

Melania Trump ialah istri calon presiden Amerika, Donald Trump

Calon ibu negara Amerika Serikat (AS) Melania Trump tak hanya memiliki fakta-fakta menarik seputar dirinya. Ia juga tak luput dari kontroversi. Mulai dari pernah berpose telanjang, besar di negara komunis, hingga tudingan menjiplak pidato Michelle Obama ketika tampil dalam pembukaan Konvensi Nasional Partai Republik di Cleveland pada Juli lalu.

Yang terbaru, biodatanya di laman Greatagain.gov berubah. Di laman situs tersebut, ia tidak lagi diperkenalkan sebagai lulusan arsitektur dan desain dari University of Ljubljana, Slovenia.

Sebaliknya, situs itu memuat bahwa Melania "berhenti bersekolah" pada usia 16 tahun untuk mengejar karier modelingnya di Milan dan Paris sebelum akhirnya pindah ke New York pada 1996. Demikian seperti Liputan6.com kutip dari Greatagaian.gov pada Jumat, 18 November 2016.

Selanjutnya...


3. Melania dan Barron Trump Tidak 'Menghuni' Gedung Putih, Kenapa?

Donald Trump, Barron Trump dan Melania (Reuters)

First lady "masa depan" AS, Melania dan anak lelakinya, Barron Trump, dipastikan tak akan pindah ke Gedung Putih setelah Donald Trump dilantik pada Januari 2017 mendatang.

Istri dari presiden terpilih dan Barron yang masih berusia 10 tahun akan tetap tinggal di penthouse mereka yang berlapis emas di Trump Tower. Dikutip dari New York Post pada Senin, 21 November 2016, alasannya adalah agar Barron tetap melanjutkan sekolah swastanya di kawasan elite Upper West Side.

"Melania sangat dekat dengan Barron. Keduanya semakin lekat saat kampanye Donald Trup berlangsung," kata sumber dari tim transisi Trump.

Selanjutnya...