Sukses

Top 3: Raibnya Bangkai Kapal Perang Dunia II di Laut Jawa

Liputan6.com, Jakarta - Di kalangan para pelaut seluruh dunia, bahkan yang saling bermusuhan dalam peperangan, kapal yang tenggelam bersama para awaknya dipandang sebagai kuburan bagi sesama pelaut dan tidak diganggu gugat.

Namun demikian, dua bangkai kapal Belanda semasa Perang Dunia II yang tenggelam di Laut Jawa malah dijarah menjadi besi tua. Kisah tersebut paling menyedot perhatian pembaca Liputan6.com pada Kamis (17/11/2016) sore.

Kembali ke kisah seputar pemilu Amerika Serikat. Hillary Clinton akhirnya tampil di muka umum dalam acara penggalangan dana bagi amal. Tapi ia seperti lunglai dengan bibir bergetar dan wajah yang pucat.

Terakhir, para pembaca menyimak tentang temuan buku panduan para pejuang ISIS yang ditemukan di kantong-kantong pertahanan ISIS yang telah direbut. Isinya menguak sejumlah hadiah dan ganjaran yang dijanjikan ISIS kepada para tentaranya.

Berikut adalah Top 3 Global selengkapnya:

 

1. Gadis Cantik di Kapal Nazi, 3 Kisah Kapal Karam di Laut Indonesia

HNLMS De Ruyter yang tenggelam di Laut Jawa pada 1942

Pemerintah Belanda tak habis pikir saat mendengar kabar ini: dua dari tiga bangkai kapal perang mereka, yang tenggelam di tengah Pertempuran Laut Jawa 1942 kini lenyap tanpa bekas.

Tinggal satu kapal yang masih tersisa. Itu pun sebagian besar bagiannya sudah tiada. Diduga dipreteli dan diperlakukan sebagai barang rongsokan.

Padahal, HNLMS Kortenaer, HNLMS De Ruyter, dan HNLMS Java bukan sekedar alat angkut. Bersama kapal-kapal itu, ikut tenggelam 2.200 manusia yang ada di dalamnya. Atau dengan kata lain, tiga bahtera tersebut adalah makam bawah laut bagi mereka yang telah tiada.

Selanjutnya...


2. Berwajah Pucat, Pengakuan Meluncur dari Bibir Hillary Clinton...

Hillary Clinton saat menyampaikan pidato dalam acara tahunan Children's Defense Fund (Reuters)

Setelah cukup lama menghilang pasca-kekalahannya dalam pilpres Amerika Serikat (AS), Hillary Clinton kembali tampil di muka publik. Dalam kesempatan tersebut, ia pun membuat pengakuan.

"Yang ingin aku lakukan adalah hanyalah bersantai," ujar Hillary ketika berpidato dalam acara tahunan Children's Defense Fund, organisasi advokasi anak, tempat di mana ia memulai kariernya di bidang hukum seperti dikutip dari Telegraph, Kamis 17 Noovember 2016.

Hillary yang tampil dalam kondisi lebih pucat dari biasanya itu pun mengatakan bahwa ia merasa seperti tak ingin keluar dari rumah.

Selanjutnya...


3. Emas hingga Gadis Bidadari, Ini 5 'Hadiah' ISIS untuk Militannya

Militan ISIS (Reuters)

Sebuah buku harian ISIS mengungkapkan hal mengerikan, yakni daftar 'hadiah' yang diberikan oleh kelompok teror tersebut kepada militan mereka.

Hadiah itu diberikan sebagai penghargaan atas 'jasa' membunuh musuh, menembak jatuh pesawat, dan meledakkan kendaraan militer.

Daftar benda yang dijadikan sebagai 'pendongkrak' semangat teroris untuk melakukan kekejaman itu ditemukan di rak buku di salah satu 'markas' ISIS di Irak.

Seperti dikutip dari Mirror.co.uk, Rabu 16 November 2016, benda tersebut terletak di antara dokumen-dokumen penting ISIS dan laporan harian lainnya. Buku itu menceritakan apa saja yang dihadiahkan oleh pimpinan tertinggi kelompok teror yang juga dikenal dengan nama Daesh itu.

Selanjutnya...