Sukses

Top 3: Dunia Menyoroti Demo 4 November

Liputan6.com, Jakarta - Berlangsungnya demonstrasi yang digelar pada 4 November 2016 menarik perhatian dunia. Demo yang pada awalnya berlangsung damai, kemudian diwarnai sejumlah ketegangan ketika mendekati akhirnya.

Pada Sabtu (5/11/2016) pagi, ara pembaca Liputan6.com paling tertarik membaca pandangan dan pemantauan dunia terhadap demo 4 November tersebut.

Selain suasana ketegangan di dalam negeri, para pembaca juga tertarik dengan analisa yang mereka-reka menjadi tempat bermulanya ketegangan global skala besar, bahkan mungkin menjurus kepada Perang Dunia III.

Berikut adalah Top 3 Global selengkapnya:

1. Seperti Ini 'Wajah Rusuh' Demo 4 November yang Disaksikan Dunia

Polisi memasang tameng menghindari lemparan dari massa (Liputan6.com/ Richo Pramono)

Demonstrasi yang digelar 4 November 2016 awalnya berlangsung damai. Massa yang berpakaian dominan warna putih sebelumnya menggelar Salat Jumat di Masjid Istiqlal atau sejumlah lokasi lain di pusat Jakarta. Kemudian, mereka berjalan beriringan menuju Istana.

Mereka menyuarakan aspirasi terkait kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama.

Setelah perwakilan pendemo ditemui Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menkopulhukam Wiranto, massa diharapkan bubar. Namun yang terjadi kemudian adalah ricuh.

Sebagian massa bentrok dengan aparat, menyerang polisi, membakar mobil, dan membuat suasana di pusat kota Jakarta mencekam.

Tak hanya disaksikan penduduk Indonesia. Apa yang terjadi di jantung pemerintahan Indonesia juga disorot dunia.

Selanjutnya...


2. Dunia Pantau Demo Damai 4 November di Jakarta

Media asing memantau demo damai 4 November di Jakarta. (Berbagai Sumber)

Demo damai 4 November ternyata tak hanya menjadi sorotan di Tanah Air, tapi juga dunia. Beberapa media asing turut memberitakan aksi massa terkait kasus yang menimpa Gubernur DKI Jakarta Basuki TjahajaPurnama.

Melalui artikel berjudul "Thousands march in Jakarta protest", media Australia News.com.au, memberitakan ribuan orang turun ke jalan dan melakukan long march ke Istana Negara.

"Ketika salat Jumat, orang-orang memenuhi masjid terbesar di Jakarta, Masjid Istiqlal, meletakkan kain dan koran untuk salat. Setelah itu, kerumunan di depan Monumen Nasional di dekatnya mulai melambaikan bendera dan berteriak 'tangkap Ahok'," tulis media Negeri Kanguru itu.

Selanjutnya...


3. 'Sangkakala' Perang Dunia III Berawal dari Wilayah Ini?

Celah Suwalki yang menghubungkan Rusia dengan wilayahnya di Kaliningrad. (Sumber stratfor.com)

Irak, Suriah, Timur Tengah, Ukraina, Laut China Selatan, dan Semenanjung Korea -- sejumlah titik panas (hot spots) konflik memanaskan kondisi dunia akhir-akhir ini.

Namun, perang global yang dikhawatirkan penduduk Bumi mungkin tak akan berawal di sana.

Wilayah yang sejatinya lebih rentan berada di sepanjang garis perbatasan NATO, terutama Celah Suwalki (Suwalki Gap), yaitu kawasan sepanjang 96 kilometer yang memiliki jalur kritis kereta antara Polandia dan Lithuania, sekaligus menghubungkan Kaliningrad (Rusia) dengan sekutu dekatnya, Belarus.

Selanjutnya...