Sukses

Alasan Profesor AS Ini 'Ramalkan' Kemenangan Hillary Clinton

Liputan6.com, Miami - Profesor Ilmu Politik dari Universitas Miami, Joseph Uscinski meramalkan pemenang dari pemilu Amerika Serikat (AS). Pesta demokrasi tersebut akan diselenggarakan pada 8 November 2016.

Menurutnya, capres yang akan merebut takhta Orang Nomor Satu di Negeri Paman Sam adalah Hillary Clinton. Mantan ibu negara ini diusung oleh Partai Demokrat.

"Prediksi hasil dari pemilu terlihat jelas kalau electoral collage akan dimenangkan oleh Hillary Clinton," sebut Uscinski di Universitas Miami, Kamis (3/11/2016).

Dia menjelaskan, Hillary Clinton mempunyai segala yang dibutuhkan warga AS untuk naik sebagai Presiden. Hal ini diperkuat dengan pengalaman Hillary saat menjabat Menteri Luar Negeri.

Selain pengalaman, faktor utama lain adalah dukungan dari kaum minoritas. Dalam risetnya, Hillary berhasil mendulang suara etnis latin di negara tersebut.

Meski minoritas, kawasan Latin punya suara cukup besar di setiap pemilu AS. Hillary dalam beberapa jajak pendapat terakhir berhasil mendulang suara signifikan dari etnis tersebut.

"Saat ini 70 persen warga AS penduduk kulit putih, tapi etnis Latin terus bertambah. Ke depannya pasti sulit memenangi pemilu tanpa mendapat dukungan kaum Hispanik," ujarnya.

"Donald Trump sama sekali tidak terlihat untuk mendapat suara dari mereka, jadi kaum republik akan terluka dalam beberapa pemilu ke depan," tambahnya.

Bukan cuma itu, di Negara Bagian yang punya swing voters besar seperti Florida juga akan sepertinya akan mendukung Hillary agar bisa mendapat suara.

"Di sini Hillary punya 100 staf dan 100 ribu volunteer di kota ini, mereka siap mengetuk pintu setiap warga untuk memilih dia," paparnya.

Ia yakin cara ini ampuh. Pasalnya, warga akan semakin yakin untuk Hillary dibanding lawannya Donald Trump.

"Trump memang mendapat kesempatan tampil di layar kaca lebih banyak, tapi pastinya mencari dukungan dari televisi tidak akan sebaik orang-orang yang mau keluar dari selimutnya serta mengetuk pintu rumah setiap warga AS," pungkas Uscinski.

Berikut liputannya hasil kerja sama Liputan6.com dengan Kedutaan AS di Jakarta:

Artikel Selanjutnya
Hassan Rouhani Menang Pilpres Iran
Artikel Selanjutnya
Iran Gelar Pilpres, Posisi Capres Petahana Terancam?